alexametrics
29.7 C
Bojonegoro
Friday, August 12, 2022

Delvin Ingin Hijrah ke PSBS Biak 

LAMONGAN, Radar Lamongan – Tampaknya satu pemain muda Persela, Delvin Rumbino tak bisa dipertahankan musim depan. Meski kontraknya masih tersisa setahun (satu musim lagi), namun gelandang 24 tahun tersebut berencana hengkang dari Laskar Joko Tingkir. Delvin berencana hijrah ke klub Liga 2, PSBS Biak. 

’’Iya, informasi itu memang benar,’’ tutur Delvin kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (27/12).

Dia mengaku ada sejumlah pertimbangan yang menjadi faktor keinginannya membela klub di kasta lebih rendah tersebut. Gelandang berpostur 175 sentimeter (cm) itu beralasan istrinya memiliki keinginan tinggal di Biak. 

’’Kontrak saya di Persela dua musim. Tapi istri memiliki keinginan untuk tinggal di Biak,’’ terang gelandang berdarah Papua itu. 

Selain itu, Delvin mengakui tak memikirkan karirnya di kompetisi Liga 1. Bagi dia, terpenting adalah kenyamanan keluarga. Apalagi, dia mengaku sudah pernah membela PSBS Biak sebelum bergabung dengan Perseru dan Persela. 

’’Saya akan komunikasikan keinginan saya kepada Manajemen Persela,’’ terang mantan penggawa Perseru Serui tersebut. 

Baca Juga :  Adrianus Dwiki Arya Purnomo, Gelandang Muda Rekrutan Anyar Persela

Seperti diketahui, Delvin menjadi salah satu pemain penting di skuad Persela. Penampilannya yang cukup enerjik di lini tengah, membuat dia kerap menjadi pilihan utama Head Coach Persela Nil Maizar. 

Delvin kerap menjadi partner bagi Kei Hirose untuk mengoyak pertahanan lawan, serta memberikan suplai bola ke striker Persela. Namun, penampilan Delvin di akhir kompetisi sedikit menurun. Kemungkinan itu dipengaruhi faktor keinginannya untuk berlabuh ke klub Liga 2 tersebut. 

’’Saya menunggu keputusan dari manajemen nanti seperti apa,’’ ujar pemilik nomor punggung 99 di Persela tersebut. 

Informasi yang dihimpun wartawan koran ini, Delvin masuk dalam pemain yang memiliki menit bermain cukup banyak di Persela. Namun, hingga kini belum diketahui pemain tersebut akan direkomendasikan oleh Nil untuk musim depan atau tidak. Sebab, hingga kemarin (26/12) pelatih 49 tahun tersebut belum menyerahkan rapor pemain ke Manajemen Persela. Sedangkan, Manajemen Persela menunggu rapor pemain dari Nil untuk segera bergerak membentuk kerangka tim baru. 

Baca Juga :  Ivan Carlos Tak Datang, Tanda Bakal Ditendang?

’’Delvin memang kontraknya kurang setahun lagi. Nanti akan kita komunikasikan dengan tim pelatih,’’ terang CEO Persela Yuhronur Efendi. 

Dia mengatakan, nantinya akan dilihat, apakah Delvin masuk dalam kebutuhan tim pelatih untuk musim depan.  Bagaimana jika nantinya masih dibutuhkan oleh tim pelatih? Yuhronur mengaku, manajemen akan mengupayakan agar Delvin tetap di Persela. ’’Tapi kalau memang dia (Delvin) memaksa karena hatinya sudah tidak di Persela, maka akan tetap kita bicarakan dengan baik-baik,’’ tukasnya. 

Dia menegaskan, manajemen akan menyusun langkah untuk mencari pemain yang memiliki loyalitas dan hatinya berada di Persela. Sebab, kunci utama bukan hanya terkait skill pemain, tapi loyalitas terhadap tim juga memiliki pengaruh besar. ’’Jangan sampai raganya ada di Persela, tapi hatinya tidak di sini. Kan percuma juga,’’ pungkas pria yang juga menjabat Sekkab Lamongan tersebut.

LAMONGAN, Radar Lamongan – Tampaknya satu pemain muda Persela, Delvin Rumbino tak bisa dipertahankan musim depan. Meski kontraknya masih tersisa setahun (satu musim lagi), namun gelandang 24 tahun tersebut berencana hengkang dari Laskar Joko Tingkir. Delvin berencana hijrah ke klub Liga 2, PSBS Biak. 

’’Iya, informasi itu memang benar,’’ tutur Delvin kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (27/12).

Dia mengaku ada sejumlah pertimbangan yang menjadi faktor keinginannya membela klub di kasta lebih rendah tersebut. Gelandang berpostur 175 sentimeter (cm) itu beralasan istrinya memiliki keinginan tinggal di Biak. 

’’Kontrak saya di Persela dua musim. Tapi istri memiliki keinginan untuk tinggal di Biak,’’ terang gelandang berdarah Papua itu. 

Selain itu, Delvin mengakui tak memikirkan karirnya di kompetisi Liga 1. Bagi dia, terpenting adalah kenyamanan keluarga. Apalagi, dia mengaku sudah pernah membela PSBS Biak sebelum bergabung dengan Perseru dan Persela. 

’’Saya akan komunikasikan keinginan saya kepada Manajemen Persela,’’ terang mantan penggawa Perseru Serui tersebut. 

Baca Juga :  Gagal Balas Dendam

Seperti diketahui, Delvin menjadi salah satu pemain penting di skuad Persela. Penampilannya yang cukup enerjik di lini tengah, membuat dia kerap menjadi pilihan utama Head Coach Persela Nil Maizar. 

Delvin kerap menjadi partner bagi Kei Hirose untuk mengoyak pertahanan lawan, serta memberikan suplai bola ke striker Persela. Namun, penampilan Delvin di akhir kompetisi sedikit menurun. Kemungkinan itu dipengaruhi faktor keinginannya untuk berlabuh ke klub Liga 2 tersebut. 

’’Saya menunggu keputusan dari manajemen nanti seperti apa,’’ ujar pemilik nomor punggung 99 di Persela tersebut. 

Informasi yang dihimpun wartawan koran ini, Delvin masuk dalam pemain yang memiliki menit bermain cukup banyak di Persela. Namun, hingga kini belum diketahui pemain tersebut akan direkomendasikan oleh Nil untuk musim depan atau tidak. Sebab, hingga kemarin (26/12) pelatih 49 tahun tersebut belum menyerahkan rapor pemain ke Manajemen Persela. Sedangkan, Manajemen Persela menunggu rapor pemain dari Nil untuk segera bergerak membentuk kerangka tim baru. 

Baca Juga :  Kualitas Pemain Pelapis Persela Lamongan Harus Setara Inti

’’Delvin memang kontraknya kurang setahun lagi. Nanti akan kita komunikasikan dengan tim pelatih,’’ terang CEO Persela Yuhronur Efendi. 

Dia mengatakan, nantinya akan dilihat, apakah Delvin masuk dalam kebutuhan tim pelatih untuk musim depan.  Bagaimana jika nantinya masih dibutuhkan oleh tim pelatih? Yuhronur mengaku, manajemen akan mengupayakan agar Delvin tetap di Persela. ’’Tapi kalau memang dia (Delvin) memaksa karena hatinya sudah tidak di Persela, maka akan tetap kita bicarakan dengan baik-baik,’’ tukasnya. 

Dia menegaskan, manajemen akan menyusun langkah untuk mencari pemain yang memiliki loyalitas dan hatinya berada di Persela. Sebab, kunci utama bukan hanya terkait skill pemain, tapi loyalitas terhadap tim juga memiliki pengaruh besar. ’’Jangan sampai raganya ada di Persela, tapi hatinya tidak di sini. Kan percuma juga,’’ pungkas pria yang juga menjabat Sekkab Lamongan tersebut.

Artikel Terkait

Most Read

Tuntut Sekolah Gratis 

Persela Jamu Persib Malam Ini

Samsul Ucapkan Perpisahan

Artikel Terbaru


/