alexametrics
24.2 C
Bojonegoro
Monday, May 23, 2022

Waktu Singkat, Persiapkan Jamu Persegres

LAMONGAN – Penggawa Persela Lamongan bertolak dari Palembang kemarin (26/9). Head coach Persela Aji Santoso hanya memiliki waktu dua hari, mempersiapkan timnya menjamu Persegres Gresik Sabtu (30/9).

Waktu yang cukup singkat untuk memperbaiki mental Jose Manuela Barbousa Alves dkk, setelah menelan kekalahan dari tuan rumah Sriwijaya FC Selasa sore (26/9). 

‘’Sore ini kita mulai latihan. Jadi hanya ada waktu dua hari latihan,’’ tutur Manajer Persela Edy Yunan Achmadi kepada Jawa Pos Radar Lamongan. 

Eks pelatih Arema FC itu juga dituntut cepat melakukan evaluasi dan pemenahan tim. Sebenarnya, penampilan Laskar Joko Tingkir tak terlalu buruk di laga sebelumnya.

Di babak pertama mampu memberi ancaman pada Sriwijaya FC. Namun, skuad biru muda justru loyo di babak kedua. Menghadapi sepuluh pemain, gawang Ferdiansyah diberondong dua gol. 

Baca Juga :  Cerita Jibril, Winger U-18 yang Dipromosikan ke Persela di Liga 1

‘’Tentu kelemahan di laga sebelumnya akan dievaluasi dan dibenahi,’’ ujarnya. 

Dari pengamatan wartawan koran ini, sisi sayap kiri pertahanan Persela masih cukup lemah. Eky Taufik Febrianto yang didapuk menempati posisi itu, kerap membuat pelanggaran.

Padahal, Eky sebenarnya lebih dominan sebagai bek kanan. Tapi, Persela masih memiliki pilihan Samsul Arifin di pertandingan selanjutnya. 

‘’Secara teknis akan kita serahkan sepenuhnya pada jajaran pelatih, guna memilih pemain yang tepat,’’ katanya. 

Selain itu, lini depan tim yang berdiri Tahun 1967 itu masih cukup tumpul. Absennya Ivan Carlos Franca Coelho, membuat tanggung jawab penuh diberikan pada Samsul Arif Munif.

Perlu ada tandem pada striker kelahiran Bojonegoro itu ketika menemui kebuntuan. 

Baca Juga :  Lini Pertahanan dalam Ancaman 

Di skuad Persela hanya terdapat nama Bima Nizard Nandaka, yang berposisi sebagai striker.

Sedangkan, M. Fahmi Al-Ayyubi baru sembuh dari cedera hamstring. Ini tentu perlu menjadi perhatian pelatih berkacamata tersebut. 

‘’Tidak dipungkiri jika kita minim striker setelah absennya Carlos. Kita juga masih menunggu kondisi Fahmi, apakah bisa diturunkan atau tidak,’’ katanya. 

Jika tidak segera diantisipasi, bukan tidak mungkin Persela bakal kesulitan mencetak gol ke gawang Persegres.

Laga melawan juru kunci tersebut cukup penting untuk mengatrol posisi Persela, yang berada tiga strip di atas zona degradasi. 

‘’Saya berharap anak-anak melupakan kekalahan sebelumnya, serta berjuang keras meraih angka sempurna laga lusa,’’ pungkasnya.

LAMONGAN – Penggawa Persela Lamongan bertolak dari Palembang kemarin (26/9). Head coach Persela Aji Santoso hanya memiliki waktu dua hari, mempersiapkan timnya menjamu Persegres Gresik Sabtu (30/9).

Waktu yang cukup singkat untuk memperbaiki mental Jose Manuela Barbousa Alves dkk, setelah menelan kekalahan dari tuan rumah Sriwijaya FC Selasa sore (26/9). 

‘’Sore ini kita mulai latihan. Jadi hanya ada waktu dua hari latihan,’’ tutur Manajer Persela Edy Yunan Achmadi kepada Jawa Pos Radar Lamongan. 

Eks pelatih Arema FC itu juga dituntut cepat melakukan evaluasi dan pemenahan tim. Sebenarnya, penampilan Laskar Joko Tingkir tak terlalu buruk di laga sebelumnya.

Di babak pertama mampu memberi ancaman pada Sriwijaya FC. Namun, skuad biru muda justru loyo di babak kedua. Menghadapi sepuluh pemain, gawang Ferdiansyah diberondong dua gol. 

Baca Juga :  Baru Miliki 18 Pemain

‘’Tentu kelemahan di laga sebelumnya akan dievaluasi dan dibenahi,’’ ujarnya. 

Dari pengamatan wartawan koran ini, sisi sayap kiri pertahanan Persela masih cukup lemah. Eky Taufik Febrianto yang didapuk menempati posisi itu, kerap membuat pelanggaran.

Padahal, Eky sebenarnya lebih dominan sebagai bek kanan. Tapi, Persela masih memiliki pilihan Samsul Arifin di pertandingan selanjutnya. 

‘’Secara teknis akan kita serahkan sepenuhnya pada jajaran pelatih, guna memilih pemain yang tepat,’’ katanya. 

Selain itu, lini depan tim yang berdiri Tahun 1967 itu masih cukup tumpul. Absennya Ivan Carlos Franca Coelho, membuat tanggung jawab penuh diberikan pada Samsul Arif Munif.

Perlu ada tandem pada striker kelahiran Bojonegoro itu ketika menemui kebuntuan. 

Baca Juga :  Cerita Jibril, Winger U-18 yang Dipromosikan ke Persela di Liga 1

Di skuad Persela hanya terdapat nama Bima Nizard Nandaka, yang berposisi sebagai striker.

Sedangkan, M. Fahmi Al-Ayyubi baru sembuh dari cedera hamstring. Ini tentu perlu menjadi perhatian pelatih berkacamata tersebut. 

‘’Tidak dipungkiri jika kita minim striker setelah absennya Carlos. Kita juga masih menunggu kondisi Fahmi, apakah bisa diturunkan atau tidak,’’ katanya. 

Jika tidak segera diantisipasi, bukan tidak mungkin Persela bakal kesulitan mencetak gol ke gawang Persegres.

Laga melawan juru kunci tersebut cukup penting untuk mengatrol posisi Persela, yang berada tiga strip di atas zona degradasi. 

‘’Saya berharap anak-anak melupakan kekalahan sebelumnya, serta berjuang keras meraih angka sempurna laga lusa,’’ pungkasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

Dari Dangdut ke Salawat

Mampu Berbuah Lebih Cepat

Anak Desa Harus Semangat Kuliah


/