alexametrics
27.2 C
Bojonegoro
Friday, May 27, 2022

Misi Memutus Tren Negatif

LAMONGAN, Radar Lamongan – Persela dituntut meraih tiga poin saat menghadapi Persikabo 1973 di Stadion Sultan Agung Bantul, sore ini (27/11). Karena tim Persela itu harus memutus tren negatif, yakni tiga kekalahan beruntun di laga sebelumnya, sekaligus mengamankan posisi dari ancaman degradasi.  
‘’Pertandingan sebelumnya kita mengalami kekalahan dari Borneo FC. Ini PR (pekerjaan rumah) kami untuk mengangkat moril tim, agar besok (hari ini, Red) bermain dalam kemampuan maksimal,’’ tutur Head Coach Persela, Iwan Setiawan kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (26/11).
Coach Iwan mengaku telah melakukan sejumlah langkah untuk mengembalikan kepercayaan diri seluruh pemain Persela. Diantaranya menjadwalkan classroom dan mengangkat video motivasi. ‘’Itulah yang harus saya lakukan. Tapi semuanya terpulang kepada individu (pemain di lapangan),’’ imbuhnya.
Dia mengatakan, semangat pemainnya terus dipompa agar tidak terlalu down akibat tiga kekalahan beruntun. Dia mengaku juga memberi pemahaman kepada pemainnya, bahwa situasi seperti ini wajar terjadi dalam dunia sepakbola profesional.  ‘’Kalau kita bertekad terjun ke dunia profesional, maka hal seperti ini akan sering kita alami,’’ ujar Coach Iwan.
Pelatih berkacamata tersebut menginginkan pemainnya memiliki mental yang kuat, dan tidak larut dalam keterpurukan ketika tim dalam performa yang kurang bagus. ‘’Pada saat menang semua orang senang, tapi pada saat kalah semua dihujat. Kita harus bangkit, kita tidak boleh cengeng, kita harus memiliki mental laki-laki, mental baja,’’ imbuh Coach Iwan.
Situasi sulit juga sedang dialami Persikabo 1973. ‘’Kita harus fokus menghadapi pertandingan melawan Persela nanti,’’ ujar asisten pelatih Persikabo 1973, Hermansyah saat pre match press conference.
Apakah tiga kekalahan beruntun yang dialami Persela menjadi keuntungan bagi Persikabo 1973? Herman mengaku tidak ingin terpancing dengan kondisi buruk yang dialami lawan. ‘’Semua tim harus diwaspadai,’’ terang Herman.
Menurut dia, Persela menjadi salah satu tim dengan pelatih dan kombinasi pemain yang cukup bagus. Diantaranya Ivan Carlos Franca Coelho, Jabar Sharza, dan sederet pemain muda yang memberikan kontribusi besar untuk Persela. ‘’Apalagi coach iwan dengan pengalamannya. Sebelumnya kita mempelajari, cara permainannya. Kami mewaspadai key player. Semoga kita bisa meredam mereka,’’ ucap Herman.

Baca Juga :  Kualifikasi Urutan Pertama, Final Raih Perunggu

LAMONGAN, Radar Lamongan – Persela dituntut meraih tiga poin saat menghadapi Persikabo 1973 di Stadion Sultan Agung Bantul, sore ini (27/11). Karena tim Persela itu harus memutus tren negatif, yakni tiga kekalahan beruntun di laga sebelumnya, sekaligus mengamankan posisi dari ancaman degradasi.  
‘’Pertandingan sebelumnya kita mengalami kekalahan dari Borneo FC. Ini PR (pekerjaan rumah) kami untuk mengangkat moril tim, agar besok (hari ini, Red) bermain dalam kemampuan maksimal,’’ tutur Head Coach Persela, Iwan Setiawan kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (26/11).
Coach Iwan mengaku telah melakukan sejumlah langkah untuk mengembalikan kepercayaan diri seluruh pemain Persela. Diantaranya menjadwalkan classroom dan mengangkat video motivasi. ‘’Itulah yang harus saya lakukan. Tapi semuanya terpulang kepada individu (pemain di lapangan),’’ imbuhnya.
Dia mengatakan, semangat pemainnya terus dipompa agar tidak terlalu down akibat tiga kekalahan beruntun. Dia mengaku juga memberi pemahaman kepada pemainnya, bahwa situasi seperti ini wajar terjadi dalam dunia sepakbola profesional.  ‘’Kalau kita bertekad terjun ke dunia profesional, maka hal seperti ini akan sering kita alami,’’ ujar Coach Iwan.
Pelatih berkacamata tersebut menginginkan pemainnya memiliki mental yang kuat, dan tidak larut dalam keterpurukan ketika tim dalam performa yang kurang bagus. ‘’Pada saat menang semua orang senang, tapi pada saat kalah semua dihujat. Kita harus bangkit, kita tidak boleh cengeng, kita harus memiliki mental laki-laki, mental baja,’’ imbuh Coach Iwan.
Situasi sulit juga sedang dialami Persikabo 1973. ‘’Kita harus fokus menghadapi pertandingan melawan Persela nanti,’’ ujar asisten pelatih Persikabo 1973, Hermansyah saat pre match press conference.
Apakah tiga kekalahan beruntun yang dialami Persela menjadi keuntungan bagi Persikabo 1973? Herman mengaku tidak ingin terpancing dengan kondisi buruk yang dialami lawan. ‘’Semua tim harus diwaspadai,’’ terang Herman.
Menurut dia, Persela menjadi salah satu tim dengan pelatih dan kombinasi pemain yang cukup bagus. Diantaranya Ivan Carlos Franca Coelho, Jabar Sharza, dan sederet pemain muda yang memberikan kontribusi besar untuk Persela. ‘’Apalagi coach iwan dengan pengalamannya. Sebelumnya kita mempelajari, cara permainannya. Kami mewaspadai key player. Semoga kita bisa meredam mereka,’’ ucap Herman.

Baca Juga :  Raih Sembilan Poin, Lamongan Juara Grup

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/