alexametrics
29.7 C
Bojonegoro
Friday, August 12, 2022

Persikaba Gagal Lolos 16 Besar

BLORA, Radar Bojonegoro – Persikaba Blora harus memendam keinginan lolos 16 besar Liga 3 Jawa Tengah. Meski di laga pamungkas Minggu (25/8) berhasil menang 1-0 melawan Persab Brebes. Sementara PPSM Sakti Magelang berhasil mengalahkan Persak Kebumen dengan skor 2-0. Padahal Persikaba sangat berharap PPSM Sakti Magelang kalah atau bermain imbang agar memiliki peluang lolos. ’’Klasemen akhir, Persikaba di urutan 3 dengan 8 poin, sedangkan PPSM Sakti di urutan 2 dengan 9 poin,’’ ujar Pelatih Persikaba Wahyu Agung kemarin (26/8)

Menurut dia, kemenangan di laga pamungkas tersebut bisa sebagai penghibur dan pulang dengan kepala tegak. Dia menjelaskan, gagalnya Persikaba lolos ke-16 besar, secara otomatis Persikaba dibubarkan. Meski sebenarnya dari manajemen Persikaba belum melakukan pembubaran resmi. Namun semua pemain, khususnya yang dari luar kota, sudah lebih dulu pulang kampung. Sebab sudah tidak ada lagi yang dilakukan di Blora. ’’Tadi pagi dan siang (kemarin, Red) pemain sudah banyak yang pulang kampung,’’ imbuh pelatih asal Purwodadi ini.

Baca Juga :  Pelatih Asal Blora Masuk Daftar

Memang skuad Persikaba banyak didominasi pemain luar kota. Dari 25 pemain, hanya 8 pemain asli Blora. Termasuk Wahyu Agung, juga sudah kembali ke Purwodadi. ’’Kembali jaga toko di rumah,’’ ujarnya.

Meski begitu, manajemen meminta semua pemain suatu saat bisa kembali ke Blora, untuk melakukan perpisahan dengan jalan-jalan.

Terkait pesangon, menurut Wahyu, semua pemain sudah dimintai nomor rekening. ’’Tapi saya minta pemain dibayar dulu,’’ pungkasnya.

BLORA, Radar Bojonegoro – Persikaba Blora harus memendam keinginan lolos 16 besar Liga 3 Jawa Tengah. Meski di laga pamungkas Minggu (25/8) berhasil menang 1-0 melawan Persab Brebes. Sementara PPSM Sakti Magelang berhasil mengalahkan Persak Kebumen dengan skor 2-0. Padahal Persikaba sangat berharap PPSM Sakti Magelang kalah atau bermain imbang agar memiliki peluang lolos. ’’Klasemen akhir, Persikaba di urutan 3 dengan 8 poin, sedangkan PPSM Sakti di urutan 2 dengan 9 poin,’’ ujar Pelatih Persikaba Wahyu Agung kemarin (26/8)

Menurut dia, kemenangan di laga pamungkas tersebut bisa sebagai penghibur dan pulang dengan kepala tegak. Dia menjelaskan, gagalnya Persikaba lolos ke-16 besar, secara otomatis Persikaba dibubarkan. Meski sebenarnya dari manajemen Persikaba belum melakukan pembubaran resmi. Namun semua pemain, khususnya yang dari luar kota, sudah lebih dulu pulang kampung. Sebab sudah tidak ada lagi yang dilakukan di Blora. ’’Tadi pagi dan siang (kemarin, Red) pemain sudah banyak yang pulang kampung,’’ imbuh pelatih asal Purwodadi ini.

Baca Juga :  Peluang Lawan Tim Liga 1 asal Jatim

Memang skuad Persikaba banyak didominasi pemain luar kota. Dari 25 pemain, hanya 8 pemain asli Blora. Termasuk Wahyu Agung, juga sudah kembali ke Purwodadi. ’’Kembali jaga toko di rumah,’’ ujarnya.

Meski begitu, manajemen meminta semua pemain suatu saat bisa kembali ke Blora, untuk melakukan perpisahan dengan jalan-jalan.

Terkait pesangon, menurut Wahyu, semua pemain sudah dimintai nomor rekening. ’’Tapi saya minta pemain dibayar dulu,’’ pungkasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Diarahkan Penopang Bahan Baku Pabrikan

Unik Gadis ini Bikin Buket dari Camilan

Muslihan, Anggota Fraksi PKB Tutup Usia

Artikel Terbaru


/