alexametrics
24 C
Bojonegoro
Wednesday, May 25, 2022

Curva Boys Minta Mes Pemain Persela Diperhatikan

Radar Lamongan – Persela Lamongan dinilai Verdi, salah satu perwakilan Curva Boys, belum memiliki fasilitas maksimal. Latihan dan pertandingan bertumpu di Stadion Surajaya Lamongan. Padahal, idealnya Persela memiliki lapangan pertandingan dan lapangan latihan tersendiri. ‘’Kami berharap Persela memiliki fasilitas yang lebih lengkap,’’ harapnya kepada Jawa Pos Radar Lamongan kemarin (26/4).

Menurut dia, fasilitas lain juga harus diperhatikan agar mampu memberikan kenyamanan kepada seluruh pemain. ‘’Fasilitas mes pemain juga harus diperhatikan,’’ ujar Verdi. Dia menjelaskan, manajemen Persela cukup serius dalam memersiapkan skuad tim lalu. ‘’Kami hanya pesan kepada manajemen agar lebih berani memunculkan nama-nama pemain muda. Khususnya pemain yang berstatus putera daerah,’’ katanya.

Baca Juga :  Semangat Raih Kemenangan

Saat ini, pemain putra daerah hanya hitungan jari di skuad inti Persela. Pemain lokal yang mengorbit seperti Dendy Sulistiyawan, dan Ahmad Nurhardianto kini tidak berstatus pemain Persela. Sementara di beberapa kompetisi terakhir, Persela terseok-seok di zona degradasi. Eky Taufik dkk tetap bertahan di Liga 1 setelah melewati zona tersebut. Bahkan, musim lalu Persela menelan hat-trick kekalahan dan berada sebagai juru kunci.

Untungnya kompetisi dihentikan akibat pandemi corona virus disease 2019 (covid-19). ‘’Di ulang tahun Persela ini, kami sebagai suporter berharap ke depan Persela bisa lebih baik dan bisa lebih berprestasi lagi,’’ tukasnya. Persela belum sekalipun merasakan gelar juara Liga 1. Prestasi terbaik hanya meraih juara Piala Gubernur Jatim. ‘’Selain fasilitas harus lengkap, kompetisi junior yang berjenjang harus dimaksimalkan lagi,’’ terang Verdi saat dikonfirmasi via ponsel.

Baca Juga :  Pertandingan Persatu Dijadwalkan Usai Lebaran

Radar Lamongan – Persela Lamongan dinilai Verdi, salah satu perwakilan Curva Boys, belum memiliki fasilitas maksimal. Latihan dan pertandingan bertumpu di Stadion Surajaya Lamongan. Padahal, idealnya Persela memiliki lapangan pertandingan dan lapangan latihan tersendiri. ‘’Kami berharap Persela memiliki fasilitas yang lebih lengkap,’’ harapnya kepada Jawa Pos Radar Lamongan kemarin (26/4).

Menurut dia, fasilitas lain juga harus diperhatikan agar mampu memberikan kenyamanan kepada seluruh pemain. ‘’Fasilitas mes pemain juga harus diperhatikan,’’ ujar Verdi. Dia menjelaskan, manajemen Persela cukup serius dalam memersiapkan skuad tim lalu. ‘’Kami hanya pesan kepada manajemen agar lebih berani memunculkan nama-nama pemain muda. Khususnya pemain yang berstatus putera daerah,’’ katanya.

Baca Juga :  Andika, Mantan Striker PSGC Ciamis Resmi Dikontrak

Saat ini, pemain putra daerah hanya hitungan jari di skuad inti Persela. Pemain lokal yang mengorbit seperti Dendy Sulistiyawan, dan Ahmad Nurhardianto kini tidak berstatus pemain Persela. Sementara di beberapa kompetisi terakhir, Persela terseok-seok di zona degradasi. Eky Taufik dkk tetap bertahan di Liga 1 setelah melewati zona tersebut. Bahkan, musim lalu Persela menelan hat-trick kekalahan dan berada sebagai juru kunci.

Untungnya kompetisi dihentikan akibat pandemi corona virus disease 2019 (covid-19). ‘’Di ulang tahun Persela ini, kami sebagai suporter berharap ke depan Persela bisa lebih baik dan bisa lebih berprestasi lagi,’’ tukasnya. Persela belum sekalipun merasakan gelar juara Liga 1. Prestasi terbaik hanya meraih juara Piala Gubernur Jatim. ‘’Selain fasilitas harus lengkap, kompetisi junior yang berjenjang harus dimaksimalkan lagi,’’ terang Verdi saat dikonfirmasi via ponsel.

Baca Juga :  Raih Dua Medali Perunggu di Makassar

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/