alexametrics
28.7 C
Bojonegoro
Monday, August 8, 2022

Ahmad Baasith Dilarang Bermain Dua Laga, Ini Penyebabnya

LAMONGAN – Menghadapi PSMS Medan Minggu (29/4) mendatang, kekuatan Persela Lamongan tereduksi. Salah satu gelandang andalannya, Ahmad Subagja Baasith dipastikan tidak bisa dimainkan. Sebab pemain asal Bandung itu dihukum dua kali larangan main  karena terlibat bentrokan dengan pemain Bhayangkara FC, Hargianto. Peristiwa itu terjadi pada menit 60 saat Persela menghadapi Bhayangkara FC Senin (23/4). ‘’Cukup disayangkan Baasith terkena hukuman seperti itu,’’ kata Head Coach Persela, Aji Santoso kepada Jawa Pos Radar Lamongan, Kamis (26/4).

Kondisi itu membuat stok gelandang bertahan Laskar Joko Tingkir menjadi terbatas. Apalagi M. Agung Pribadi masih menjalani pemulihan kondisi, akibat cedera yang dialami sejak awal Liga 1 lalu. Sehingga hanya tersisa Syahroni yang bisa mengisi posisi tersebut. 

Baca Juga :  Tanpa Penutup, Dipenuhi Air

Pilihan lainnya, yakni memaksakan Shohei Matsunaga di posisi gelandang bertahan. Meski pemain asal Jepang itu terbiasa sebagai gelandang serang. Namun kondisi Matsunaga juga masih dipantau karena baru pulih dari cedera, yang membuatnya absen pada laga melawan Bhayangkara FC. ‘’Saya siapkan Matsunaga. Mudah-mudahan bisa seratus persen (kondisinya,Red),’’ ucap pelatih 48 tahun tersebut.  

Aji mengaku sudah berkomunikasi dengan Baasith, agar tidak mengulangi tindakannya yang dapat merugikan tim. Padahal kehadiran Baasith cukup dibutuhkan tim untuk memperkuat lini tengah, saat menjamu tim besutan Djajang Nurjaman lusa nanti. ‘’Tim tidak bisa memainkan Baasith, dan dia sendiri tidak bisa main secara individu. Jadi rugi dua-duanya,’’ ujar mantan pemain timnas PSSI era 90’an tersebut. 

Baca Juga :  Dukung Persibo : Seribu Suporter Siap Rayakan Awayday

Pelatih asal Malang itu juga berpesan pada seluruh pemain agar tak melakukan tindakan serupa di laga selanjutnya. Sehingga permasalahan minimnya pemain tidak terjadi hanya karena cedera atau sakit. Apalagi karena tindakan anarkis yang dilakukan pemain di dalam lapangan. 

‘’Ke depan pemain harus lebih dewasa dan tidak perlu melakukan tindakan tidak penting,’’ ujar mantan pelatih Arema FC tersebut. 

Absennya Baasith memperpanjang daftar pemain yang terancam absen di laga kandang nanti. Antara lain Samsul Arifin masih dibekap cedera. Kemudian Ahmad Birrul Walidain juga masih belum seratus persen fisiknya.

LAMONGAN – Menghadapi PSMS Medan Minggu (29/4) mendatang, kekuatan Persela Lamongan tereduksi. Salah satu gelandang andalannya, Ahmad Subagja Baasith dipastikan tidak bisa dimainkan. Sebab pemain asal Bandung itu dihukum dua kali larangan main  karena terlibat bentrokan dengan pemain Bhayangkara FC, Hargianto. Peristiwa itu terjadi pada menit 60 saat Persela menghadapi Bhayangkara FC Senin (23/4). ‘’Cukup disayangkan Baasith terkena hukuman seperti itu,’’ kata Head Coach Persela, Aji Santoso kepada Jawa Pos Radar Lamongan, Kamis (26/4).

Kondisi itu membuat stok gelandang bertahan Laskar Joko Tingkir menjadi terbatas. Apalagi M. Agung Pribadi masih menjalani pemulihan kondisi, akibat cedera yang dialami sejak awal Liga 1 lalu. Sehingga hanya tersisa Syahroni yang bisa mengisi posisi tersebut. 

Baca Juga :  Banjir Rendam 582 Rumah di Lamongan

Pilihan lainnya, yakni memaksakan Shohei Matsunaga di posisi gelandang bertahan. Meski pemain asal Jepang itu terbiasa sebagai gelandang serang. Namun kondisi Matsunaga juga masih dipantau karena baru pulih dari cedera, yang membuatnya absen pada laga melawan Bhayangkara FC. ‘’Saya siapkan Matsunaga. Mudah-mudahan bisa seratus persen (kondisinya,Red),’’ ucap pelatih 48 tahun tersebut.  

Aji mengaku sudah berkomunikasi dengan Baasith, agar tidak mengulangi tindakannya yang dapat merugikan tim. Padahal kehadiran Baasith cukup dibutuhkan tim untuk memperkuat lini tengah, saat menjamu tim besutan Djajang Nurjaman lusa nanti. ‘’Tim tidak bisa memainkan Baasith, dan dia sendiri tidak bisa main secara individu. Jadi rugi dua-duanya,’’ ujar mantan pemain timnas PSSI era 90’an tersebut. 

Baca Juga :  Pelatih Baru, Tetap Tertunduk Lesu

Pelatih asal Malang itu juga berpesan pada seluruh pemain agar tak melakukan tindakan serupa di laga selanjutnya. Sehingga permasalahan minimnya pemain tidak terjadi hanya karena cedera atau sakit. Apalagi karena tindakan anarkis yang dilakukan pemain di dalam lapangan. 

‘’Ke depan pemain harus lebih dewasa dan tidak perlu melakukan tindakan tidak penting,’’ ujar mantan pelatih Arema FC tersebut. 

Absennya Baasith memperpanjang daftar pemain yang terancam absen di laga kandang nanti. Antara lain Samsul Arifin masih dibekap cedera. Kemudian Ahmad Birrul Walidain juga masih belum seratus persen fisiknya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/