alexametrics
24.5 C
Bojonegoro
Sunday, June 26, 2022

Patenkan Nama dan Logo, Persela Terima Sertifikat dari Menkumham

Radar Lamongan – Manajemen Persela di bawah naungan PT Persela Jaya berhasil mematenkan nama dan logo Persela. Sertifikat merk tim berjuluk Laskar Joko Tingkir tersebut dari Kementerian Hukum dan HAM diterima Manajer Persela, Edy Yunan Achmady Selasa lalu (24/8).

‘’Segala macam penggunaan nama dan logo pada jersey maupun atribut lainnya akan menjadi hak PT Persela Jaya,’’ tutur Kadiv Yankumham Kanwil Kemenkumham Jatim, Subianta Mandala kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (25/8).

Selain Persela, terang dia, ada 50 merek lain yang juga mendapatkan sertifikat secara simbolis. Merek berupa nama dan logo Persela didaftarkan ke Ditjen KI melalui Kanwil Kemenkumham Jatim pada tahun lalu.

Baca Juga :  200 Anak Yatim Tak Bisa Menerima Santunan

‘’PT Persela Jaya akan memiliki hak ekonomi untuk menggunakan nama dan logo Persela. Pihak lain tidak bisa sembarangan mengeluarkan produk dengan nama dan logo Persela,’’ terang Subianta.

Sementara itu, Dirjen Kekayaan Intelektual, Freddy Haris menjelaskan, pematenan merek cukup penting dari segi bisnis dan sisi kriminalnya. Sehingga, siapapun tidak akan bisa mengubah ataupun menjiplak nama dan logo Persela, karena sudah dipatenkan secara hukum.

‘’Semuanya harus diedukasi. Pentingnya mendaftarkan merek, tapi jangan dilupakan juga bahayanya jika melakukan pelanggaran hukumnya,’’ terang dia.

Terpisah, Manajer Persela, Edy Yunan Achmadi mengaku bersyukur. Karena pihaknya sudah menunggu lebih dari setahun untuk mendapatkan sertifikat nama dan logo Persela. ‘’Kami memang mengurus sejak awal tahun lalu. Alhamdulillah sekarang sudah resmi, setelah keluar sertifikat dari Kemenkumham,’’ ujar Anggota Exco PSSI Jatim tersebut.

Baca Juga :  BERAKHIR BAHAGIA

Yunan mengatakan, pengurusan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) cukup penting, untuk menghindari adanya penjiplakan logo dan nama oleh pihak lainnya. ‘’Ini sebagai langkah untuk menjadikan Persela semakin profesional lagi,’’ imbuh Yunan.

Seperti diketahui, sejumlah nama klub berpotensi berubah, ketika ada perpindahan kepemilikan. Yunan berharap, nama Persela nantinya tetap akan melekat menjadi klub kebanggaan masyarakat Lamongan. ‘’Itu menjadi tujuan utama kami,’’ terang Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Lamongan tersebut.

Radar Lamongan – Manajemen Persela di bawah naungan PT Persela Jaya berhasil mematenkan nama dan logo Persela. Sertifikat merk tim berjuluk Laskar Joko Tingkir tersebut dari Kementerian Hukum dan HAM diterima Manajer Persela, Edy Yunan Achmady Selasa lalu (24/8).

‘’Segala macam penggunaan nama dan logo pada jersey maupun atribut lainnya akan menjadi hak PT Persela Jaya,’’ tutur Kadiv Yankumham Kanwil Kemenkumham Jatim, Subianta Mandala kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (25/8).

Selain Persela, terang dia, ada 50 merek lain yang juga mendapatkan sertifikat secara simbolis. Merek berupa nama dan logo Persela didaftarkan ke Ditjen KI melalui Kanwil Kemenkumham Jatim pada tahun lalu.

Baca Juga :  Vaksinasi Pelajar SMP Baru 25 Persen

‘’PT Persela Jaya akan memiliki hak ekonomi untuk menggunakan nama dan logo Persela. Pihak lain tidak bisa sembarangan mengeluarkan produk dengan nama dan logo Persela,’’ terang Subianta.

Sementara itu, Dirjen Kekayaan Intelektual, Freddy Haris menjelaskan, pematenan merek cukup penting dari segi bisnis dan sisi kriminalnya. Sehingga, siapapun tidak akan bisa mengubah ataupun menjiplak nama dan logo Persela, karena sudah dipatenkan secara hukum.

‘’Semuanya harus diedukasi. Pentingnya mendaftarkan merek, tapi jangan dilupakan juga bahayanya jika melakukan pelanggaran hukumnya,’’ terang dia.

Terpisah, Manajer Persela, Edy Yunan Achmadi mengaku bersyukur. Karena pihaknya sudah menunggu lebih dari setahun untuk mendapatkan sertifikat nama dan logo Persela. ‘’Kami memang mengurus sejak awal tahun lalu. Alhamdulillah sekarang sudah resmi, setelah keluar sertifikat dari Kemenkumham,’’ ujar Anggota Exco PSSI Jatim tersebut.

Baca Juga :  BERAKHIR BAHAGIA

Yunan mengatakan, pengurusan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) cukup penting, untuk menghindari adanya penjiplakan logo dan nama oleh pihak lainnya. ‘’Ini sebagai langkah untuk menjadikan Persela semakin profesional lagi,’’ imbuh Yunan.

Seperti diketahui, sejumlah nama klub berpotensi berubah, ketika ada perpindahan kepemilikan. Yunan berharap, nama Persela nantinya tetap akan melekat menjadi klub kebanggaan masyarakat Lamongan. ‘’Itu menjadi tujuan utama kami,’’ terang Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Lamongan tersebut.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/