alexametrics
29.4 C
Bojonegoro
Saturday, June 25, 2022

Persela Pertimbangkan Tambah Penjaga Gawang

Radar Lamongan – Menjelang digulirkan kembali Kompetisi Liga 1, Persela Lamongan mengarahkan perhatiannya untuk menambah penjaga gawang. Sebab tim berjuluk Laskar Joko Tingkir tersebut hanya memiliki dua penjaga gawang. Yakni, Rekky Rahayu dan M Rio Agatha, setelah Alfonsius Kelvan resign (mengundurkan diri) pada akhir Mei lalu.

Jajaran pelatih menilai, hanya dua kiper cukup riskan untuk menghadapi pertandingan padat di lanjutan kompetisi Liga 1 mulai Oktober mendatang. ‘’Ketika kompetisi nanti bergulir lagi, minimal kita harus memiliki tiga kiper,’’ tutur Pelatih Kiper Persela, Erick Ibrahim kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (24/7).

Erick mengaku berencana mencari satu penjaga gawang sebagai pengganti Alfonsius Kelvan. Hal itu didukung dengan konsep regulasi yang telah disusun PT Liga Indonesia Baru (LIB). Yakni, setiap klub boleh menambah pemain, asalkan tidak terikat di klub Liga 1 lain.

Baca Juga :  SIM C Dibagi Berdasarkan Cc Kendaraan

‘’Kalau nanti regulasinya boleh, ya harus tetap nambah satu kiper,’’ ujar Erick. Seperti diketahui, penampilan penjaga gawang Persela masih kurang maksimal. Dalam tiga laga sebelum kompetisi dihentikan akibat pandemi corona virus disease 2019 (Covid-19) Maret lalu, Persela sudah kebobolan delapan gol.

Diantaranya, tiga gol ketika bertandang kemarkas Persib Bandung, tiga gol dari tamunya PSIS Semarang, dan kebobolan dua gol lagi dari tuan rumah Borneo FC. ‘’Tentu penampilan Rekky kemarin di eva lu asi agar lebih baik,’’ tukas nya. Namun mencari penjaga gawang yang sudah memiliki pengalaman di kompetisi Liga 1 tak semudah membalik telapak tangan.

Sebab, penjaga gawang berpengalaman dan memiliki skil bagus rata-rata sudah terikat kontrak di klub Liga 1. ‘’Saat masa persiapan tim saja sulit, apalagi di tengah jalan seperti ini. Itu yang nanti kita cari solusinya,’’ imbuh pelatih berkacamata tersebut.

Baca Juga :  Butuh Investor Hotel

Namun, Persela bisa mempertimbangkan perekrutan kiper muda kelahiran 2001. Sesuai konsep regulasi yang telah digagas oleh PT LIB, masing – masing klub Liga 1 harus memainkan dua pemain kelahiran 2001. Sedangkan Persela belum memiliki pemain usia tersebut.

Pemain muda yang ada yakni M Rio Agatha, Risqky Putro Utomo, dan Ubaidillah kelahiran 2000. ‘’Itu nanti bisa kita per timbangkan,’’ pungkas pelatih berdomisili di Bali tersebut.

Radar Lamongan – Menjelang digulirkan kembali Kompetisi Liga 1, Persela Lamongan mengarahkan perhatiannya untuk menambah penjaga gawang. Sebab tim berjuluk Laskar Joko Tingkir tersebut hanya memiliki dua penjaga gawang. Yakni, Rekky Rahayu dan M Rio Agatha, setelah Alfonsius Kelvan resign (mengundurkan diri) pada akhir Mei lalu.

Jajaran pelatih menilai, hanya dua kiper cukup riskan untuk menghadapi pertandingan padat di lanjutan kompetisi Liga 1 mulai Oktober mendatang. ‘’Ketika kompetisi nanti bergulir lagi, minimal kita harus memiliki tiga kiper,’’ tutur Pelatih Kiper Persela, Erick Ibrahim kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (24/7).

Erick mengaku berencana mencari satu penjaga gawang sebagai pengganti Alfonsius Kelvan. Hal itu didukung dengan konsep regulasi yang telah disusun PT Liga Indonesia Baru (LIB). Yakni, setiap klub boleh menambah pemain, asalkan tidak terikat di klub Liga 1 lain.

Baca Juga :  Genjot Latihan Three Position dan Multirange

‘’Kalau nanti regulasinya boleh, ya harus tetap nambah satu kiper,’’ ujar Erick. Seperti diketahui, penampilan penjaga gawang Persela masih kurang maksimal. Dalam tiga laga sebelum kompetisi dihentikan akibat pandemi corona virus disease 2019 (Covid-19) Maret lalu, Persela sudah kebobolan delapan gol.

Diantaranya, tiga gol ketika bertandang kemarkas Persib Bandung, tiga gol dari tamunya PSIS Semarang, dan kebobolan dua gol lagi dari tuan rumah Borneo FC. ‘’Tentu penampilan Rekky kemarin di eva lu asi agar lebih baik,’’ tukas nya. Namun mencari penjaga gawang yang sudah memiliki pengalaman di kompetisi Liga 1 tak semudah membalik telapak tangan.

Sebab, penjaga gawang berpengalaman dan memiliki skil bagus rata-rata sudah terikat kontrak di klub Liga 1. ‘’Saat masa persiapan tim saja sulit, apalagi di tengah jalan seperti ini. Itu yang nanti kita cari solusinya,’’ imbuh pelatih berkacamata tersebut.

Baca Juga :  Legenda Jawara Liganus 2014 Nostalgia di Lokajaya

Namun, Persela bisa mempertimbangkan perekrutan kiper muda kelahiran 2001. Sesuai konsep regulasi yang telah digagas oleh PT LIB, masing – masing klub Liga 1 harus memainkan dua pemain kelahiran 2001. Sedangkan Persela belum memiliki pemain usia tersebut.

Pemain muda yang ada yakni M Rio Agatha, Risqky Putro Utomo, dan Ubaidillah kelahiran 2000. ‘’Itu nanti bisa kita per timbangkan,’’ pungkas pelatih berdomisili di Bali tersebut.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/