alexametrics
23.7 C
Bojonegoro
Wednesday, May 25, 2022

Termotivasi Cetak Gol

PERSELA dipastikan tidak bisa menggunakan jasa Ivan Carlos Franca Coelho saat menghadapi Borneo FC nanti sore (23/11). Absennya striker berpaspor Brasil itu memberikan kesempatan kepada striker muda Risqki Putro Utomo untuk merumput sejak menit awal.
‘’Teman-teman sudah siap semua. Besok (nanti sore) maksimal, insyallah bisa curi tiga poin,’’ tutur Bosky, sapaan akrab Risqki Putro Utomo.
Dia sempat digadang-gadang menjadi striker lokal Lamongan yang bisa bersinar di Liga 1. Beberapa kali, Bosky sempat dipinjamkan ke PSG Gresik. Ketika ditangani Iwan Setiawan, dia belum menunjukkan performa yang diharapkan.
Saat persiapan, Bosky bagus ketika ditempatkan di skuad lapis kedua. Dia kurang maksimal ketika masuk dalam line-up utama Persela. ‘’Banyak kesulitan, karena di Liga 1 menghadapi banyak pemain berkualitas,’’ ujar Bosky.
Bosky sempat dimainkan dalam dua laga sebelumnya. Namun, striker jebolan tim junior Persela tersebut belum memberikan kontribusi gol kepada Laskar Joko Tingkir ini. Bosky mengaku masih penasaran sulitnya membobol gawang klub-klub Liga 1.
‘’Semoga saya bisa maksimalkan untuk bisa mencetak gol untuk Persela,’’ ucap striker putera daerah Lamongan tersebut.
Sementara itu, Borneo FC juga tak mau kecolongan. ‘’Kita pemain akan fokus untuk besok (nanti sore) untuk mendapatkan poin,’’ ujar pemain Borneo FC, M Sihran, saat pre match press conference.
Dia mengatakan, rekan-rekannya sudah menunjukkan performa maksimal di laga sebelumnya. Menurut dia, itu menjadi kunci bagi tim untuk kembali tampil maksimal menghadapi Persela. ‘’Kita sudah bekerja keras dipertandingan sebelumnya. Tiga poin harga mati,’’ terang Sihran.

Baca Juga :  Dokter Berkomitmen Berperan Turunkan Angka Stunting

PERSELA dipastikan tidak bisa menggunakan jasa Ivan Carlos Franca Coelho saat menghadapi Borneo FC nanti sore (23/11). Absennya striker berpaspor Brasil itu memberikan kesempatan kepada striker muda Risqki Putro Utomo untuk merumput sejak menit awal.
‘’Teman-teman sudah siap semua. Besok (nanti sore) maksimal, insyallah bisa curi tiga poin,’’ tutur Bosky, sapaan akrab Risqki Putro Utomo.
Dia sempat digadang-gadang menjadi striker lokal Lamongan yang bisa bersinar di Liga 1. Beberapa kali, Bosky sempat dipinjamkan ke PSG Gresik. Ketika ditangani Iwan Setiawan, dia belum menunjukkan performa yang diharapkan.
Saat persiapan, Bosky bagus ketika ditempatkan di skuad lapis kedua. Dia kurang maksimal ketika masuk dalam line-up utama Persela. ‘’Banyak kesulitan, karena di Liga 1 menghadapi banyak pemain berkualitas,’’ ujar Bosky.
Bosky sempat dimainkan dalam dua laga sebelumnya. Namun, striker jebolan tim junior Persela tersebut belum memberikan kontribusi gol kepada Laskar Joko Tingkir ini. Bosky mengaku masih penasaran sulitnya membobol gawang klub-klub Liga 1.
‘’Semoga saya bisa maksimalkan untuk bisa mencetak gol untuk Persela,’’ ucap striker putera daerah Lamongan tersebut.
Sementara itu, Borneo FC juga tak mau kecolongan. ‘’Kita pemain akan fokus untuk besok (nanti sore) untuk mendapatkan poin,’’ ujar pemain Borneo FC, M Sihran, saat pre match press conference.
Dia mengatakan, rekan-rekannya sudah menunjukkan performa maksimal di laga sebelumnya. Menurut dia, itu menjadi kunci bagi tim untuk kembali tampil maksimal menghadapi Persela. ‘’Kita sudah bekerja keras dipertandingan sebelumnya. Tiga poin harga mati,’’ terang Sihran.

Baca Juga :  Loris Arnaud Termotivasi Mencetak Gol 

Artikel Terkait

Most Read

Gangguan Mental, Gantung Diri

Bupati Buka Lamongan Property Expo 2017

Kapten Umar Cek Pekerjaan RTLH

Artikel Terbaru


/