alexametrics
22.6 C
Bojonegoro
Tuesday, June 28, 2022

Persibo : 84 Persen Pemain Kantongi Kartu Kuning

BOJONEGORO – Laga menegangkan lawan Perseta Tulungagung pada Rabu (20/9) lalu telah terlewati. Jajaran pelatih melakukan evaluasi dan koreksi terkai para performa para pemain.

Khusunya koleksi kartu kartu kuning yang sedang dikantongi 22 pemain atau 84 persen dari jumlah total 26 pemain.

“Hanya empat pemain saja yang tidak terkena kartu kuning yakni Khabib Syukron, Restu Gunawan, Wirdan Jaka, dan Dherry Titis,” ujar pelatih Persibo, I Putu Gede Swisantoso.

Adapun lini belakang Persibo yaitu Ahmad Nuri Fasya yang juga terkena akumulasi kartu kuning. Sehingga praktis Persibo akan kekurangan stopper.

“Stopper kita masih belum fit, Muhammad Irawan dan Saiful juga masih cidera, sehingga perlu dimaksimalkan sisa pemain yang ada,” ujarnya.

Baca Juga :  Modal Hadapi Perseta Tulungagung

Karena laga semifinal melawan Persekabpas pada Rabu (27/9) merupakan penentu bagi Persibo lolos babak nasional.

“Kita akan memaksimalkan skuat, sehingga ketika poin penuh kita rebut, otomatis Persibo melaju babak nasional,” kata pria asal Malang itu.

Putu juga menambahkan hingga saat ini belum memetakan kekuatan tim yang berjuluk Laskar Sakera itu. Dia masih mencari-cari informasi seputar Persekabpas.

Sehingga rasa-rasanya memang butuh antisipasi yang ekstra saat laga semifinal tersebut. Apalagi para pemain Persibo juga perlu mematangkan mentalnya ketika bertanding di lapangan.

“Laga melawan Persekabpas di Stadion Brawijaya Kediri pada Rabu esok merupakan kesempatan yang harus dimaksimalkan oleh Persibo,” ujarnya.

Para pemain selalu diberikan motivasi agar konsisten bermain apik dan mampu menjaga tensi permainan. 

Baca Juga :  Liga 1 Dipastikan Berlangsung Tanpa Penonton

Secara mental, tim-tim yang lolos semifinal dari Grup G hingga J memiliki ambisi yang sama. Sehingga Puru Gede berharap persiapan beberapa hari ini bisa matang.

Dia pun menambahkan untuk memfokuskan pada latihan kekompakan antar pemain.

“Kami benar-benar fokus latihan sejak kemarin (22/9) sore, kami pun tidak ada agenda mengadakan uji coba melawan tim lokal,” ujarnya.

Besar harapan Persibo bisa lolos Zona Jatim, lalu menapaki babak nasional, dan naik kasta ke Liga 2.

BOJONEGORO – Laga menegangkan lawan Perseta Tulungagung pada Rabu (20/9) lalu telah terlewati. Jajaran pelatih melakukan evaluasi dan koreksi terkai para performa para pemain.

Khusunya koleksi kartu kartu kuning yang sedang dikantongi 22 pemain atau 84 persen dari jumlah total 26 pemain.

“Hanya empat pemain saja yang tidak terkena kartu kuning yakni Khabib Syukron, Restu Gunawan, Wirdan Jaka, dan Dherry Titis,” ujar pelatih Persibo, I Putu Gede Swisantoso.

Adapun lini belakang Persibo yaitu Ahmad Nuri Fasya yang juga terkena akumulasi kartu kuning. Sehingga praktis Persibo akan kekurangan stopper.

“Stopper kita masih belum fit, Muhammad Irawan dan Saiful juga masih cidera, sehingga perlu dimaksimalkan sisa pemain yang ada,” ujarnya.

Baca Juga :  Persibo Latihan di Luar SLS

Karena laga semifinal melawan Persekabpas pada Rabu (27/9) merupakan penentu bagi Persibo lolos babak nasional.

“Kita akan memaksimalkan skuat, sehingga ketika poin penuh kita rebut, otomatis Persibo melaju babak nasional,” kata pria asal Malang itu.

Putu juga menambahkan hingga saat ini belum memetakan kekuatan tim yang berjuluk Laskar Sakera itu. Dia masih mencari-cari informasi seputar Persekabpas.

Sehingga rasa-rasanya memang butuh antisipasi yang ekstra saat laga semifinal tersebut. Apalagi para pemain Persibo juga perlu mematangkan mentalnya ketika bertanding di lapangan.

“Laga melawan Persekabpas di Stadion Brawijaya Kediri pada Rabu esok merupakan kesempatan yang harus dimaksimalkan oleh Persibo,” ujarnya.

Para pemain selalu diberikan motivasi agar konsisten bermain apik dan mampu menjaga tensi permainan. 

Baca Juga :  Anak Eks Pelatih Persibo Didakwa Pasal Berlapis

Secara mental, tim-tim yang lolos semifinal dari Grup G hingga J memiliki ambisi yang sama. Sehingga Puru Gede berharap persiapan beberapa hari ini bisa matang.

Dia pun menambahkan untuk memfokuskan pada latihan kekompakan antar pemain.

“Kami benar-benar fokus latihan sejak kemarin (22/9) sore, kami pun tidak ada agenda mengadakan uji coba melawan tim lokal,” ujarnya.

Besar harapan Persibo bisa lolos Zona Jatim, lalu menapaki babak nasional, dan naik kasta ke Liga 2.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/