alexametrics
25.2 C
Bojonegoro
Sunday, August 14, 2022

Transisi Menyerang-Bertahan Perlu Pembenahan

- Advertisement -

TUBAN, Radar Tuban – Kemenangan 5-0 atas tim Margosuko FC di lapangan Kanjeng City Desa Margosuko, Kecamatan Bancar, Jumat (20/9) sore belum membuat tim pelatih Bumi Wali FC puas diri. Sebab, berdasarkan hasil evaluasi pertandingan masih banyak kekurangan yang harus dibenahi.

Pelatih Bumi Wali FC Edy Sutrisno menyampaikan, sejumlah pola segera dibenahi untuk kebaikan tim dalam mengarungi putaran kedua Liga 3 PSSI Jatim. Di antaranya pergerakan tanpa bola belum terlihat maksimal. Begitu juga transisi bertahan dan menyerang masih belum optimal. ‘’Ini harus ditingkatkan lagi,’’ tegas dia kemarin.
Selain itu, terang pelatih yang sukses membawa tim Tuban meraih medali emas pada Porprov Jatim VI 2019 ini, tempo permainan belum sesuai dengan instruksi pelatih.

Baca Juga :  Ebol Hengkang, Ade Tjantra MerapatĀ 

Ini menjadi pekerja rumah (PR) bagi pelatih untuk dibenahi.
Karena itu, Bumi Wali FC masih mempunyai waktu sepekan lagi untuk menuntaskan pekerjaan rumah (PR) ini. Sebab, pada 29 September mendatang, Waliholic, julukan Bumi Wali FC sudah bertolak ke Nganjuk untuk menghadapi tuan rumah Nganjuk Ladang FC. ‘’Untuk uji coba lagi, masih perlu melihat kondisi tim,’’ tegasnya.  
Dalam latih tanding dengan tim Margosuko FC, seluruh pemain diturunkan. Di babak pertama,  dipasang striker Nurul Ulum, winger Bisrul Falah dan Mujib. Sementara lini tengah Ahmad Irham, Toni, dan Hengky Sirmanto. Di lini belakang Tokoh Agus Raikan, M. Ali Shodiqin, Pongki dan Nizar. Dan, mistar gawang dijaga Galang. ‘’Tiga gol tercipta melalui kaki Nurul Ulum, Toni dan Ahmad Irham,’’ tegas asisten pelatih Ainur Rofiq.
Sementara di babak kedua, semua lini diubah. Hasilnya, dua gol tercipta melalui kaki striker Akhmad Dedy dan Syahrul Mukarrom Zain.
Sementara itu, dua eks pemain Persatu Sulistiyono dan Wahyu Teguh gagal masuk skuad BWFC karena terbentur regulasi. ‘’Berdasarkan regulasi, harus menunggu satu tahun (dari tim profesional ke tim amatir),’’ terang Ainur Rofiq.

Baca Juga :  Dukung Persibo : Seribu Suporter Siap Rayakan Awayday

TUBAN, Radar Tuban – Kemenangan 5-0 atas tim Margosuko FC di lapangan Kanjeng City Desa Margosuko, Kecamatan Bancar, Jumat (20/9) sore belum membuat tim pelatih Bumi Wali FC puas diri. Sebab, berdasarkan hasil evaluasi pertandingan masih banyak kekurangan yang harus dibenahi.

Pelatih Bumi Wali FC Edy Sutrisno menyampaikan, sejumlah pola segera dibenahi untuk kebaikan tim dalam mengarungi putaran kedua Liga 3 PSSI Jatim. Di antaranya pergerakan tanpa bola belum terlihat maksimal. Begitu juga transisi bertahan dan menyerang masih belum optimal. ‘’Ini harus ditingkatkan lagi,’’ tegas dia kemarin.
Selain itu, terang pelatih yang sukses membawa tim Tuban meraih medali emas pada Porprov Jatim VI 2019 ini, tempo permainan belum sesuai dengan instruksi pelatih.

Baca Juga :  Kalah Tipis Melawan Timnas U-19

Ini menjadi pekerja rumah (PR) bagi pelatih untuk dibenahi.
Karena itu, Bumi Wali FC masih mempunyai waktu sepekan lagi untuk menuntaskan pekerjaan rumah (PR) ini. Sebab, pada 29 September mendatang, Waliholic, julukan Bumi Wali FC sudah bertolak ke Nganjuk untuk menghadapi tuan rumah Nganjuk Ladang FC. ‘’Untuk uji coba lagi, masih perlu melihat kondisi tim,’’ tegasnya.  
Dalam latih tanding dengan tim Margosuko FC, seluruh pemain diturunkan. Di babak pertama,  dipasang striker Nurul Ulum, winger Bisrul Falah dan Mujib. Sementara lini tengah Ahmad Irham, Toni, dan Hengky Sirmanto. Di lini belakang Tokoh Agus Raikan, M. Ali Shodiqin, Pongki dan Nizar. Dan, mistar gawang dijaga Galang. ‘’Tiga gol tercipta melalui kaki Nurul Ulum, Toni dan Ahmad Irham,’’ tegas asisten pelatih Ainur Rofiq.
Sementara di babak kedua, semua lini diubah. Hasilnya, dua gol tercipta melalui kaki striker Akhmad Dedy dan Syahrul Mukarrom Zain.
Sementara itu, dua eks pemain Persatu Sulistiyono dan Wahyu Teguh gagal masuk skuad BWFC karena terbentur regulasi. ‘’Berdasarkan regulasi, harus menunggu satu tahun (dari tim profesional ke tim amatir),’’ terang Ainur Rofiq.

Baca Juga :  Ebol Hengkang, Ade Tjantra MerapatĀ 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/