alexametrics
30.7 C
Bojonegoro
Monday, May 16, 2022

Tiga Kekalahan Beruntun 

LAMONGAN – Persela Lamongan belum bisa lepas dari kekalahan di putaran kedua ini. Dihadapan LA Mania dan Curva Boys, Choirul Huda dkk takluk 2-3 dari Mitra Kukar tadi malam (21/8). Ini menjadi kekalahan tiga beruntun, serta kekalahan kelima di kandang sendiri. 

”Saya juga tidak tahu persis ada penurunan penampilan,” tutur Head Coach Persela Herry Kiswanto kepada Jawa Pos Radar Lamongan. 

Pertandingan baru berjalan dua menit, Edy Gunawan mengancam melalui tendangan bebas. Winger kiri tersebut menjadi aktor hadiah penalti. Sapuan tangan Hendra Adi Bayaw pada Edy, yang membuat wasit menunjuk titik putih. Samsul Arif Munif sukses memperdayai Joice Sorongan.  

”Terkesan nervous. Sudah unggul tapi tidak tenang,” katanya.

Hendra hampir menebus kesalahan. A’ang Suparman yang salah antisipasi bola justru membuat Hendra terlepas, yang melesakkan tendangan diatas mistar Huda. Meski bermain di sektor tengah, namun Sissoko mampu memberikan ancaman. Tendangan salto pemain bertubuh jangkung itu menyamping di gawang Huda. 

Baca Juga :  Latihan Perdana Persela Fokus Tes Fisik

”Ada kelengahan-kelengahan yang dibuat pemain,” imbuhnya. 

Babak kedua Persela ingin menambah pundi-pundi gol. Herry Kis menarik keluar Jose Coelho, yang digantikan Ivan Carlos Franca Coelho. Bukannya menambah gol, gawang Mitra Kukar justru menyamakan skor. Hendra Adi Bayaw mengirim umpan tendangan sudut yang membuahkan skrimit di depan gawang Huda. Bola liar langsung disambar Wiganda. 

”Kemarin kita siapkan Carlos. Tapi, dia (Carlos) minta diturunkan babak kedua,” ucapnya. 

Skor 1-1 hanya bertahan satu menit. Samsul Arif mengirim umpan disambar tandukan kepala Ahmad Birrul Walidain. Bek kanan putra daerah itu merubah papan skor menjadi 2-1. Mitra Kukar membalas melalui tandukan Marclei Cesar Chaves Santos. Striker bernomor punggung 9 tersebut kembali mencetak gol melalui titik putih, serta menutup laga dengan skor 2-3. 

Baca Juga :  Menghadapi Putaran II Liga 1 2018, Aji Isyaratkan Butuh Amunisi Baru 

”Setiap pemain yang diberi mandat kapten pasti ada tanggung jawab lebih. Ada beban kalah dua kali laga sebelumnya. Mudah-mudahan lebih baik lagi,” ungkap Samsul Arif.

Selain itu, Persela sulit mematahkan mitos kalah dari tiga tim yang ditangani karteker. Sebelumnya, dua kekalahan dengan tim yang dibesut karteker yakni Bali United dan Persipura di putaran pertama lalu. Mitra Kukar datang ke Surajaya juga dengan karteker Sukardi, setelah ditinggal mundur Jafri Sastra. 

”Selama ini banyak kebobolan. Pertama menggantikan, saya tidak pernah memperhatikan lini depan. Lebih fokus membenahi lini belakang,” tutur Sukardi. (ind)

LAMONGAN – Persela Lamongan belum bisa lepas dari kekalahan di putaran kedua ini. Dihadapan LA Mania dan Curva Boys, Choirul Huda dkk takluk 2-3 dari Mitra Kukar tadi malam (21/8). Ini menjadi kekalahan tiga beruntun, serta kekalahan kelima di kandang sendiri. 

”Saya juga tidak tahu persis ada penurunan penampilan,” tutur Head Coach Persela Herry Kiswanto kepada Jawa Pos Radar Lamongan. 

Pertandingan baru berjalan dua menit, Edy Gunawan mengancam melalui tendangan bebas. Winger kiri tersebut menjadi aktor hadiah penalti. Sapuan tangan Hendra Adi Bayaw pada Edy, yang membuat wasit menunjuk titik putih. Samsul Arif Munif sukses memperdayai Joice Sorongan.  

”Terkesan nervous. Sudah unggul tapi tidak tenang,” katanya.

Hendra hampir menebus kesalahan. A’ang Suparman yang salah antisipasi bola justru membuat Hendra terlepas, yang melesakkan tendangan diatas mistar Huda. Meski bermain di sektor tengah, namun Sissoko mampu memberikan ancaman. Tendangan salto pemain bertubuh jangkung itu menyamping di gawang Huda. 

Baca Juga :  Liga 2 Masih Terjaga

”Ada kelengahan-kelengahan yang dibuat pemain,” imbuhnya. 

Babak kedua Persela ingin menambah pundi-pundi gol. Herry Kis menarik keluar Jose Coelho, yang digantikan Ivan Carlos Franca Coelho. Bukannya menambah gol, gawang Mitra Kukar justru menyamakan skor. Hendra Adi Bayaw mengirim umpan tendangan sudut yang membuahkan skrimit di depan gawang Huda. Bola liar langsung disambar Wiganda. 

”Kemarin kita siapkan Carlos. Tapi, dia (Carlos) minta diturunkan babak kedua,” ucapnya. 

Skor 1-1 hanya bertahan satu menit. Samsul Arif mengirim umpan disambar tandukan kepala Ahmad Birrul Walidain. Bek kanan putra daerah itu merubah papan skor menjadi 2-1. Mitra Kukar membalas melalui tandukan Marclei Cesar Chaves Santos. Striker bernomor punggung 9 tersebut kembali mencetak gol melalui titik putih, serta menutup laga dengan skor 2-3. 

Baca Juga :  Persela Menatap Laga Terakhir Putaran I Melawan PSM

”Setiap pemain yang diberi mandat kapten pasti ada tanggung jawab lebih. Ada beban kalah dua kali laga sebelumnya. Mudah-mudahan lebih baik lagi,” ungkap Samsul Arif.

Selain itu, Persela sulit mematahkan mitos kalah dari tiga tim yang ditangani karteker. Sebelumnya, dua kekalahan dengan tim yang dibesut karteker yakni Bali United dan Persipura di putaran pertama lalu. Mitra Kukar datang ke Surajaya juga dengan karteker Sukardi, setelah ditinggal mundur Jafri Sastra. 

”Selama ini banyak kebobolan. Pertama menggantikan, saya tidak pernah memperhatikan lini depan. Lebih fokus membenahi lini belakang,” tutur Sukardi. (ind)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/