alexametrics
27.8 C
Bojonegoro
Sunday, June 26, 2022

Saddil Ramdani, Satu-satunya Pemain Timnas dari Persela

LAMONGAN – Penampilan Saddil Ramdani sempat mendapat kritikan pada beberapa laga di pertengahan putaran pertama Liga 1 musim ini. Namun satu-satunya pemain timnas milik Persela itu kembali ke top performance (penampilan terbaik) pada dua laga terakhir. Bahkan dua gol berhasil dilesakkan ke gawang Mitra Kukar Kamis (7/6) lalu, sebelum libur Lebaran. 

“Setelah Saddil kondisinya fit, sudah tampil seperti biasanya. Tidak ada masalah,” tutur Head Coach Persela Aji Santoso kepada Jawa Pos Radar Lamongan (21/6).  

Di beberapa laga Saddil absen karena harus membela Timnas PSSI. Namun, kontribusinya di tim cukup besar. Pemain yang masih berusia 19 tahun itu sudah membukukan tiga assist (umpan) dan dua gol. Serta satu gol dicetaknya saat Piala Indonesia ke gawang Persik Kediri. 

Baca Juga :  Mulai Lirik Opsi Akuisisi Klub

‘’Tapi saat lawan Mitra Kukar kemarin, Saddil sebenarnya agak capek, karena habis bermain untuk timnas. Tapi dia mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya,’’ ujar pelatih asal Malang tersebut. 

Namun, winger asal Sulawesi Tenggara (Sultra) itu kemungkinan banyak absen di laga-laga selanjutnya. Sebab dia harus membela Timnas pada Asean Games mendatang. ‘’Seperti di laga-laga selanjutnya, kita masih punya opsi ketika Saddil dipanggil timnas,’’ ungkap mantan bek andalan Timnas PSSI era 90-an tersebut. 

Namun ketika Saddil absen, jajaran pelatih Laskar Joko Tingkir masih memiliki sejumlah opsi pemain. Di antaranya M. Fahmi Al-Ayyubi, Sugeng Efendi, Dicky Prayoga, dan Guntur Triaji. 

Di laga sebelumnya, Fahmi dan Guntur sering masuk dalam starting line up. Sedangkan, Sugeng Efendi selalu dimainkan sebagai pemain pengganti.  ‘’Sugeng bagus, tapi belum siap bermain di starting line up,’’ imbuhnya.  

Baca Juga :  Optimistis Raup Poin Penuh

Berdasar litbang Jawa Pos Grup, Saddil juga membukukan 11 keypass (umpan kunci), sebanyak 16 kali tembakan, 44 kali dribel, dan 38 kali melakukan umpan silang. Itu yang membuat peran Saddil cukup dibutuhkan. Terutama jika performa pemain lainnya sedang turun. ‘’Semua juga berkat dukungan dari rekan-rekan di tim. Kalau tidak ada mereka saya juga tidak bisa mencetak gol,’’ ungkap Saddil. 

LAMONGAN – Penampilan Saddil Ramdani sempat mendapat kritikan pada beberapa laga di pertengahan putaran pertama Liga 1 musim ini. Namun satu-satunya pemain timnas milik Persela itu kembali ke top performance (penampilan terbaik) pada dua laga terakhir. Bahkan dua gol berhasil dilesakkan ke gawang Mitra Kukar Kamis (7/6) lalu, sebelum libur Lebaran. 

“Setelah Saddil kondisinya fit, sudah tampil seperti biasanya. Tidak ada masalah,” tutur Head Coach Persela Aji Santoso kepada Jawa Pos Radar Lamongan (21/6).  

Di beberapa laga Saddil absen karena harus membela Timnas PSSI. Namun, kontribusinya di tim cukup besar. Pemain yang masih berusia 19 tahun itu sudah membukukan tiga assist (umpan) dan dua gol. Serta satu gol dicetaknya saat Piala Indonesia ke gawang Persik Kediri. 

Baca Juga :  Pembuktian The Giant Killer

‘’Tapi saat lawan Mitra Kukar kemarin, Saddil sebenarnya agak capek, karena habis bermain untuk timnas. Tapi dia mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya,’’ ujar pelatih asal Malang tersebut. 

Namun, winger asal Sulawesi Tenggara (Sultra) itu kemungkinan banyak absen di laga-laga selanjutnya. Sebab dia harus membela Timnas pada Asean Games mendatang. ‘’Seperti di laga-laga selanjutnya, kita masih punya opsi ketika Saddil dipanggil timnas,’’ ungkap mantan bek andalan Timnas PSSI era 90-an tersebut. 

Namun ketika Saddil absen, jajaran pelatih Laskar Joko Tingkir masih memiliki sejumlah opsi pemain. Di antaranya M. Fahmi Al-Ayyubi, Sugeng Efendi, Dicky Prayoga, dan Guntur Triaji. 

Di laga sebelumnya, Fahmi dan Guntur sering masuk dalam starting line up. Sedangkan, Sugeng Efendi selalu dimainkan sebagai pemain pengganti.  ‘’Sugeng bagus, tapi belum siap bermain di starting line up,’’ imbuhnya.  

Baca Juga :  Realisasi Tunggu Data Penghuni Rusunawa Lamongan

Berdasar litbang Jawa Pos Grup, Saddil juga membukukan 11 keypass (umpan kunci), sebanyak 16 kali tembakan, 44 kali dribel, dan 38 kali melakukan umpan silang. Itu yang membuat peran Saddil cukup dibutuhkan. Terutama jika performa pemain lainnya sedang turun. ‘’Semua juga berkat dukungan dari rekan-rekan di tim. Kalau tidak ada mereka saya juga tidak bisa mencetak gol,’’ ungkap Saddil. 

Artikel Terkait

Most Read

Siapkan Tujuh Saksi Ahli Penting

Awas Manuver Linmas

Pendaftaran Tryout CBT SMP Berakhir

Artikel Terbaru


/