alexametrics
24.5 C
Bojonegoro
Sunday, June 26, 2022

Gembleng Fisik Pemain di Dataran Tinggi

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Jeda kompetisi bukan berarti berhenti latihan bagi penggawa Persibo. Pagi ini (21/9) mereka akan menjalani latihan fisik di salah satu dataran tinggi di Kecamatan Soko, Tuban. Tepatnya Agro Park Klumpit. Lokasi tersebut akan bermanfaat untuk menggembleng fisik para pemain. Sehingga cukup positif untuk meningkatkan fisik dan stamina.

Agenda latihan fisik tersebut merupakan kali kedua. Pekan lalu para pemain Persibo juga telah melakukan hal yang sama di Pantai Mangrove, Kabupaten Tuban.

Stoper Persibo Abdul Muis mengatakan, latihan fisik di lokasi tersebut akan menyegarkan suasana pemain. Sebab, butuh variasi latihan yang berbeda dari biasanya. Meski akan terasa berat dan ketat, latihan fisik tersebut cukup penting dan akan berdampak positif.

Baca Juga :  Terbagi Dua Nomor

’’Sehingga stamina dan fisik para pemain bisa bertambah. Karena durasi kompetisi Liga 3 cukup panjang dibanding kasta lainnya di Indonesia,’’ kata pemain kelahiran Tuban itu kemarin (20/9).

Sebagai pemain, ujar dia, kegiatan tersebut merupakan hal yang lumrah. Seberat apapun latihannya, harus tetap fokus dan giat menjalani. Tak sekadar asal-asalan melahap menu latihan yang disuguhkan tim pelatih.

’’Harus tetap semangat dan bekerja keras. Karena target kita musim ini lolos ke Liga 2,’’ ujar pemain bernomor punggung 16 itu.

Pelatih Persibo M. Nadhif menjelaskan, permasalahan fisik masih menjadi salah satu fokus perhatiannya. Sebab, fisik anak asuhnya masih kerap menurun saat melakoni pertandingan. Terutama memasuki pertengahan babak kedua. ’’Jadi cukup berpengaruh. Salah satu dampaknya, yaitu hilang konsentrasi dan daya juang saat bermain,’’ tutur mantan pemain Arema Galatama itu.

Baca Juga :  Revisi Raperda Bisa Berdampak Pilkades Serentak

Sehingga, lanjut dia, sebelum memasuki putaran kedua dan jadwal kompetisi yang padat, pihaknya berharap ada progres positif dari anak asuhnya. Jeda kompetisi ini merupakan momen tepat untuk melakukan evaluasi.

’’Sedangkan sisanya bisa kita benahi sambil berjalan nanti. Perjalanan kita masih panjang,’’ imbuhnya. (dny/feb)

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Jeda kompetisi bukan berarti berhenti latihan bagi penggawa Persibo. Pagi ini (21/9) mereka akan menjalani latihan fisik di salah satu dataran tinggi di Kecamatan Soko, Tuban. Tepatnya Agro Park Klumpit. Lokasi tersebut akan bermanfaat untuk menggembleng fisik para pemain. Sehingga cukup positif untuk meningkatkan fisik dan stamina.

Agenda latihan fisik tersebut merupakan kali kedua. Pekan lalu para pemain Persibo juga telah melakukan hal yang sama di Pantai Mangrove, Kabupaten Tuban.

Stoper Persibo Abdul Muis mengatakan, latihan fisik di lokasi tersebut akan menyegarkan suasana pemain. Sebab, butuh variasi latihan yang berbeda dari biasanya. Meski akan terasa berat dan ketat, latihan fisik tersebut cukup penting dan akan berdampak positif.

Baca Juga :  Setiap PNS Pernah Terpapar Covid Diimbau Donorkan Plasma

’’Sehingga stamina dan fisik para pemain bisa bertambah. Karena durasi kompetisi Liga 3 cukup panjang dibanding kasta lainnya di Indonesia,’’ kata pemain kelahiran Tuban itu kemarin (20/9).

Sebagai pemain, ujar dia, kegiatan tersebut merupakan hal yang lumrah. Seberat apapun latihannya, harus tetap fokus dan giat menjalani. Tak sekadar asal-asalan melahap menu latihan yang disuguhkan tim pelatih.

’’Harus tetap semangat dan bekerja keras. Karena target kita musim ini lolos ke Liga 2,’’ ujar pemain bernomor punggung 16 itu.

Pelatih Persibo M. Nadhif menjelaskan, permasalahan fisik masih menjadi salah satu fokus perhatiannya. Sebab, fisik anak asuhnya masih kerap menurun saat melakoni pertandingan. Terutama memasuki pertengahan babak kedua. ’’Jadi cukup berpengaruh. Salah satu dampaknya, yaitu hilang konsentrasi dan daya juang saat bermain,’’ tutur mantan pemain Arema Galatama itu.

Baca Juga :  Revisi Raperda Bisa Berdampak Pilkades Serentak

Sehingga, lanjut dia, sebelum memasuki putaran kedua dan jadwal kompetisi yang padat, pihaknya berharap ada progres positif dari anak asuhnya. Jeda kompetisi ini merupakan momen tepat untuk melakukan evaluasi.

’’Sedangkan sisanya bisa kita benahi sambil berjalan nanti. Perjalanan kita masih panjang,’’ imbuhnya. (dny/feb)

Artikel Terkait

Most Read

Ajak Pemuda Berkompetisi

Seriusi Produksi Satu Single Lagi

Diaudit BPK Dulu

Artikel Terbaru


/