alexametrics
32.7 C
Bojonegoro
Monday, August 8, 2022

Jangan Tegang Main di Bali

LAMONGAN – Jajaran pelatih Persela melakukan evaluasi menyeluruh dari kekalahan leg pertama babak 16 besar Piala Indonesia. Skuad Persela memiliki waktu untuk melakukan persiapan menghadapi leg kedua di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Jumat (22/2). 

”Kita sudah tiba di Bali. Untuk skema dan strategi, kita melihat persiapan pada latihan terakhir besok (Kamis),” tutur asisten pelatih Persela Danur Dara kepada Jawa Pos Radar Lamongan. 

Danur mengingatkan seluruh pemain belajar dan melakukan instrospeksi atas kekalahan di leg pertama. Terutama kurang tenangnya pemain depan dalam memaksimalkan peluang. ”Kalau kemarin kita lebih tenang, kita bisa menghindari kekalahan. Itu yang harus menjadi pelajaran di leg kedua,” ujar Danur saat dikonfirmasi via ponsel. 

Baca Juga :  Minta Kejelasan Nasib Persibo, Besok Rabu Suporter Turun ke Jalan

Pada leg pertama, jajaran pelatih Persela mencatat ada tiga peluang emas yang seharusnya menjadi gol. Tapi terbuang sia-sia karena kurang tenangnya pemain. Danur menjelaskan, peluang tersebut dari Sugeng Effendy, eksekusi penalti gagal Jairo Rodrigues Peixoto Filho, dan M Ridwan. 

”Kalau pemain bisa mengatasi itu, kita masih memiliki kans dileg kedua,” tukasnya.

LAMONGAN – Jajaran pelatih Persela melakukan evaluasi menyeluruh dari kekalahan leg pertama babak 16 besar Piala Indonesia. Skuad Persela memiliki waktu untuk melakukan persiapan menghadapi leg kedua di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Jumat (22/2). 

”Kita sudah tiba di Bali. Untuk skema dan strategi, kita melihat persiapan pada latihan terakhir besok (Kamis),” tutur asisten pelatih Persela Danur Dara kepada Jawa Pos Radar Lamongan. 

Danur mengingatkan seluruh pemain belajar dan melakukan instrospeksi atas kekalahan di leg pertama. Terutama kurang tenangnya pemain depan dalam memaksimalkan peluang. ”Kalau kemarin kita lebih tenang, kita bisa menghindari kekalahan. Itu yang harus menjadi pelajaran di leg kedua,” ujar Danur saat dikonfirmasi via ponsel. 

Baca Juga :  Manajer Persela kepada Aji: Ramulah Strategi yang Pas

Pada leg pertama, jajaran pelatih Persela mencatat ada tiga peluang emas yang seharusnya menjadi gol. Tapi terbuang sia-sia karena kurang tenangnya pemain. Danur menjelaskan, peluang tersebut dari Sugeng Effendy, eksekusi penalti gagal Jairo Rodrigues Peixoto Filho, dan M Ridwan. 

”Kalau pemain bisa mengatasi itu, kita masih memiliki kans dileg kedua,” tukasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/