alexametrics
29.3 C
Bojonegoro
Sunday, June 26, 2022

Sudah Kalah, Persela Kena Denda Pula

LAMONGAN – Sudah jatuh tertimpa tangga. Mungkin itulah gambaran bagi Persela Lamongan saat ini. Setelah mengalami kekalahan dari Bali United di kandang Stadion Surajaya Lamongan (18/2), tim berjuluk Laskar Joko Tingkir itu juga kena denda.

Penyebabnya, suporter Persela berulah. Mereka menyalakan flare setelah pertandingan selesai. “Seharusnya kalau mereka mencintai Persela, jangan berulah yang membuat timnya dijatuhi hukuman,” keluh Ketua Panpel Persela Lamongan, Muhajir.

Menurut dia, pihaknya masih mengusut oknum yang berulah tersebut. Perilaku salah tersebut membuat manajemen Persela harus membayar denda Rp 125 juta. Padahal, Muhajir mengklaim pihaknya sudah menegaskan tidak boleh menyalakan flare, membawa petasan, dan lain sebagainya.

Baca Juga :  Saling Klaim Kursi DPRD

Dia juga menyayangkan pihak keamanan saat pertandingan. Seharusnya seluruh suporter dicek sebelum memasuki stadion. Menurut Muhajir, bukan masalah denda yang menjadi persoalan utama. Ketika ulah tersebut sering terjadi, maka tim yang sudah merintis nama dengan sangat baik, akan tercoreng hanya karena ulah suporter  nakal tersebut.

LAMONGAN – Sudah jatuh tertimpa tangga. Mungkin itulah gambaran bagi Persela Lamongan saat ini. Setelah mengalami kekalahan dari Bali United di kandang Stadion Surajaya Lamongan (18/2), tim berjuluk Laskar Joko Tingkir itu juga kena denda.

Penyebabnya, suporter Persela berulah. Mereka menyalakan flare setelah pertandingan selesai. “Seharusnya kalau mereka mencintai Persela, jangan berulah yang membuat timnya dijatuhi hukuman,” keluh Ketua Panpel Persela Lamongan, Muhajir.

Menurut dia, pihaknya masih mengusut oknum yang berulah tersebut. Perilaku salah tersebut membuat manajemen Persela harus membayar denda Rp 125 juta. Padahal, Muhajir mengklaim pihaknya sudah menegaskan tidak boleh menyalakan flare, membawa petasan, dan lain sebagainya.

Baca Juga :  Maksimalkan Kesempatan Terakhir

Dia juga menyayangkan pihak keamanan saat pertandingan. Seharusnya seluruh suporter dicek sebelum memasuki stadion. Menurut Muhajir, bukan masalah denda yang menjadi persoalan utama. Ketika ulah tersebut sering terjadi, maka tim yang sudah merintis nama dengan sangat baik, akan tercoreng hanya karena ulah suporter  nakal tersebut.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/