alexametrics
28.7 C
Bojonegoro
Monday, August 8, 2022

Jangan Remehkan Kabau Sirah

LAMONGAN, Radar Lamongan – Semen Padang dipastikan telah terdegradasi ke Liga 2, setelah takluk 2-0 dari PSIS Semarang di laga sebelumnya. Tapi, bukan berarti Persela bisa dengan mudah menaklukkannya di Stadion Surajaya Lamongan, Sabtu (21/12) sore mendatang. Sebaliknya, perlu diwaspadai kebangkitan skuad Kabau Sirah-julukan Semen Padang untuk menorehkan hasil positif di laga terakhirnya itu.

’’Mereka memiliki materi pemain merata yang tidak bisa dipandang sebelah mata kekuatannya,’’ tutur Manajer Persela Edy Yunan Achmadi kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (18/12).

Semen Padang terakhir kali meraih kemenangan ketika mempermalukan tuan rumah Barito Putera 0-3. Tim besutan Eduardo Almeida itu selanjutnya takluk dari tuan rumah PSIS 2-0. Hasil itu yang akhirnya membuat Semen Padang dipastikan turun kasta ke Liga 2. Pekan lalu, Semen Padang juga ditahan imbang 1-1 oleh Borneo FC. 

Baca Juga :  Dua Pemain Papua Merapat

’’Yang perlu kita waspadai, mereka akan bermain lebih lepas dan tanpa beban. Mereka juga memiliki mental yang bagus ketika bermain di luar kandang,’’ ujar Yunan. 

Hasil yang diraih Semen Padang berbanding terbalik dengan Persela. Eky Taufik Febriyanto dkk meraih tren positif enam laga. Di antaranya mengalahkan tamunya Badak Lampung FC (BLFC) dengan skor 1-0, menundukkan tuan rumah Borneo FC dengan skor 1-2, mempermalukan tuan rumah Persib dengan skor 0-2. 

Selanjutnya, tim berjuluk Laskar Joko Tingkir mempertahankan tiga poin di kandang, yang menjadi penyelamat untuk bisa berkompetisi di Liga 1 untuk musim depan. Yakni menaklukkan PSM Makassar dengan skor 3-1, serta menundukkan PSS Sleman dengan skor 1-0. Di pekan ke-33 lalu, Persela menahan imbang tuan rumah PS Tira Persikabo dengan skor 1-1. 

Baca Juga :  Siapkan Berbagai Formasi Strategi

’’Terpenting jangan jemawa. Seluruh pemain harus mempertahankan semangat dan bisa memaksimalkan hasil di laga terakhir nanti,’’ ucap pria yang juga menjabat sebagai Kepala Bagian (Kabag) Pembangunan Pemkab Lamongan tersebut. 

Yunan mengatakan, penggawa Persela masih memiliki pekerjaan rumah (PR) untuk memberikan kado kemenangan kepada LA Mania dan Curva Boys. Mereka tentu ingin ber-euforia ketika Persela mampu memenangkan pertandingan di kandang nanti. 

’’Ini tanggung jawab kita untuk memberikan kebahagiaan kepada fans setia Persela dengan menjaga kemenangan di kandang,’’ pungkas Yunan.(ind/feb)

LAMONGAN, Radar Lamongan – Semen Padang dipastikan telah terdegradasi ke Liga 2, setelah takluk 2-0 dari PSIS Semarang di laga sebelumnya. Tapi, bukan berarti Persela bisa dengan mudah menaklukkannya di Stadion Surajaya Lamongan, Sabtu (21/12) sore mendatang. Sebaliknya, perlu diwaspadai kebangkitan skuad Kabau Sirah-julukan Semen Padang untuk menorehkan hasil positif di laga terakhirnya itu.

’’Mereka memiliki materi pemain merata yang tidak bisa dipandang sebelah mata kekuatannya,’’ tutur Manajer Persela Edy Yunan Achmadi kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (18/12).

Semen Padang terakhir kali meraih kemenangan ketika mempermalukan tuan rumah Barito Putera 0-3. Tim besutan Eduardo Almeida itu selanjutnya takluk dari tuan rumah PSIS 2-0. Hasil itu yang akhirnya membuat Semen Padang dipastikan turun kasta ke Liga 2. Pekan lalu, Semen Padang juga ditahan imbang 1-1 oleh Borneo FC. 

Baca Juga :  Tiga Pemain Baru Dipantau, Taktikal Berjalan tapi Belum Sempurna

’’Yang perlu kita waspadai, mereka akan bermain lebih lepas dan tanpa beban. Mereka juga memiliki mental yang bagus ketika bermain di luar kandang,’’ ujar Yunan. 

Hasil yang diraih Semen Padang berbanding terbalik dengan Persela. Eky Taufik Febriyanto dkk meraih tren positif enam laga. Di antaranya mengalahkan tamunya Badak Lampung FC (BLFC) dengan skor 1-0, menundukkan tuan rumah Borneo FC dengan skor 1-2, mempermalukan tuan rumah Persib dengan skor 0-2. 

Selanjutnya, tim berjuluk Laskar Joko Tingkir mempertahankan tiga poin di kandang, yang menjadi penyelamat untuk bisa berkompetisi di Liga 1 untuk musim depan. Yakni menaklukkan PSM Makassar dengan skor 3-1, serta menundukkan PSS Sleman dengan skor 1-0. Di pekan ke-33 lalu, Persela menahan imbang tuan rumah PS Tira Persikabo dengan skor 1-1. 

Baca Juga :  Dijajal PON Jatim, Dua Pemain Asing Siap Merapat

’’Terpenting jangan jemawa. Seluruh pemain harus mempertahankan semangat dan bisa memaksimalkan hasil di laga terakhir nanti,’’ ucap pria yang juga menjabat sebagai Kepala Bagian (Kabag) Pembangunan Pemkab Lamongan tersebut. 

Yunan mengatakan, penggawa Persela masih memiliki pekerjaan rumah (PR) untuk memberikan kado kemenangan kepada LA Mania dan Curva Boys. Mereka tentu ingin ber-euforia ketika Persela mampu memenangkan pertandingan di kandang nanti. 

’’Ini tanggung jawab kita untuk memberikan kebahagiaan kepada fans setia Persela dengan menjaga kemenangan di kandang,’’ pungkas Yunan.(ind/feb)

Artikel Terkait

Most Read

Cuaca Buruk, Tangkapan Ikan Menurun

Waspadai Jalan Longsor

MUI Perbolehkan Salat Berjamaah

Artikel Terbaru


/