alexametrics
26.6 C
Bojonegoro
Wednesday, May 25, 2022

Selamat Ulang Tahun ke-45 Persatu Tuban-Laskar Ronggolawe

Radar Tuban – Persatu Tuban, merupakan tim kebanggaan masyarakat Tuban. Di usia 45 tahun ini sederet prestasi Laskar Ronggolawe dicatatkan dalam sejarah sepak bola nasional. Mulai keberhasilannya dalam pembinaan pemain, prestasi kejuaraan, hingga kompetisi resmi.

Perlahan tapi pasti, itulah langkah tim yang kini berkostum hijau. Mulai menjadi juara Piala Soeratin U-18 Jawa Timur tahun 2003 era manajer Muhammad Anwar serta runner up pada tahun 2004.

Nama Persatu Tuban semakin dikenal khalayak. Dan pada tahun 2012, Persatu Tuban menjadi salah satu perhatian pembinaan olahraga yang diprogramkan Pemkab Tuban kepemimpinan bupati Fathul Huda dan Wabup Noor Nahar Hussein (Hudanoor).

Melalui dukungan KONI Tuban dan Askab PSSI Tuban, Laskar Ronggolawe kian melangkah pasti dan benderanya berkibar di setiap sudut kota, daerah dan lainnya. Itu tak lepas pula dari semangat pengurus dan manajer Persatu Tuban serta support seluruh elemen masyarakat Tuban.

Tentu suntikan semangat dari Ronggomania, suporter Persatu Tuban dan elemen suporter Persatu lainnya menambah power tersendiri dalam perjalanan Persatu Tuban. Prestasi mulai terus dicapai atas pembinaan yang dilakukan.

Persatu Tuban yang dimanajeri Fahmi Fikroni dan ketua umum Nashruddin Ali berhasil menjadi Juara Liga Nusantara 2014. Kompetisi resmi kali pertama di Indonesia yang turut mengantarkan Persatu naik kasta Divisi Utama (Liga 2, Red).

Baca Juga :  Taufiq Ikuti Jejak Herry Kis,¬†Manajemen Persela : Itu Mah Satu Paket!

Meski sempat terseok di Liga 2 2017, tak membuat patah arang seluruh pengurus, manajemen, dan semua pihak. Lagi-lagi Persatu Tuban kembali naik kasta Liga 2 pada musim kompetisi 2018 untuk musim kompetisi 2019 era pelatih Edy Sutrisno.

Nama Persatu Tuban kian dihati seluruh masyarakat Tuban. Animo pecinta sepak bola Persatu kian merambah dan meluas. Hal itu ditambah dengan kian perhatiannya Pemkab Tuban (kepemimpinan Hudanoor) yang didukung KONI, Persatu Tuban, dan Askab PSSI Tuban serta dukungan masyarakat Tuban berhasil membangun Stadion Bumi Wali di Tuban Sport Center (TSC) bertaraf internasional.

Multi effect berbagai sektor menjadi nilai positif berdirinya stadion megah, terutama saat Liga 2 2019 Bergulir. Salah satunya ekonomi kerakyatan tumbuh pesat. Sarana prasarana penunjang olahraga yang dibangun di Kelurahan Gedongombo Kecamatan Semanding ini menjadi ikon baru Tuban, setelah sebelumnya memiliki Stadion Lokajaya di Sugihwaras Kecamatan Jenu.

Gayung bersambut, fasilitas ditingkatkan prestasi pun meningkat. Berkat sinergitas Persatu Tuban, Pemkab Tuban, KONI Tuban, dan Askab PSSI Tuban, serta tim Bumi Wali FC berhasil melakukan pembinaan atlet sepak bola.

Di stadion berkapasitas 25 ribu penonton itu tim sepak bola Tuban berhasil menjadi jawara Porprov VI 2019. Ini kali pertama dalam sejarah olahraga dan sepak bola di Tuban Bumi Wali selain sukses menjadi tuan rumah Porprov VI 2019.

Baca Juga :  Saddil Ramdani, Satu-satunya Pemain Timnas dari Persela

Di sisi lain, alumnus pemain Persatu Tuban dan berkat pembinaan sepak bola Tuban juga berhasil berbicara di kancah sepak bola nasional. Mulai M. Nasir, Hendro Siswanto, Ikhwan Azka, Eka Febri, Akhmad Dedy Mustofa, Qibdi Reza, dan sejumlah pemain lainnya.

Lebih dari itu, pengurus dan manajemen juga memperhatikan nasib pemain yang terus berjuang bersama Persatu Tuban. Mulai beasiswa hingga lapangan pekerjaan. Sukses pembinaan, sukses peningkatan sarana prasarana, dan sukses prestasi.

Kini, pengurus dan manajemen Persatu terus berusaha keras agar terus nyenengke penggila bola (gibol) dan masyarakat Tuban. Namun pandemi Covid-19 menjadi kendala kompetisi tak digulirkan oleh PSSI. Meski demikian, semangat untuk membesarkan Persatu terus disematkan pengurus dan manajemen dengan didukung semua pihak terutama seluruh elemen suporter, yang menjadi pemain kedua belas tim.

Di ulang tahun ke-45 ini mari PERSATUKAN SEKITARMU untuk terus mendukung mencintai Persatu Tuban. Selamat ulang tahun Persatu ke-45. Dari pengurus dan manajemen mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Tuban, bupati Fathul Huda dan wabup Noor Nahar Hussein (Hudanoor), KONI Tuban, Askab PSSI Tuban, Bumi Wali FC, seluruh elemen suporter Persatu, masyarakat Tuban, dan semua pihak yang telah mendukung atas prestasi Persatu Tuban selama ini. Salam Damai Ronggolawe.

Radar Tuban – Persatu Tuban, merupakan tim kebanggaan masyarakat Tuban. Di usia 45 tahun ini sederet prestasi Laskar Ronggolawe dicatatkan dalam sejarah sepak bola nasional. Mulai keberhasilannya dalam pembinaan pemain, prestasi kejuaraan, hingga kompetisi resmi.

Perlahan tapi pasti, itulah langkah tim yang kini berkostum hijau. Mulai menjadi juara Piala Soeratin U-18 Jawa Timur tahun 2003 era manajer Muhammad Anwar serta runner up pada tahun 2004.

Nama Persatu Tuban semakin dikenal khalayak. Dan pada tahun 2012, Persatu Tuban menjadi salah satu perhatian pembinaan olahraga yang diprogramkan Pemkab Tuban kepemimpinan bupati Fathul Huda dan Wabup Noor Nahar Hussein (Hudanoor).

Melalui dukungan KONI Tuban dan Askab PSSI Tuban, Laskar Ronggolawe kian melangkah pasti dan benderanya berkibar di setiap sudut kota, daerah dan lainnya. Itu tak lepas pula dari semangat pengurus dan manajer Persatu Tuban serta support seluruh elemen masyarakat Tuban.

Tentu suntikan semangat dari Ronggomania, suporter Persatu Tuban dan elemen suporter Persatu lainnya menambah power tersendiri dalam perjalanan Persatu Tuban. Prestasi mulai terus dicapai atas pembinaan yang dilakukan.

Persatu Tuban yang dimanajeri Fahmi Fikroni dan ketua umum Nashruddin Ali berhasil menjadi Juara Liga Nusantara 2014. Kompetisi resmi kali pertama di Indonesia yang turut mengantarkan Persatu naik kasta Divisi Utama (Liga 2, Red).

Baca Juga :  Pendirian Mall di Tuban Kembali Dikebut

Meski sempat terseok di Liga 2 2017, tak membuat patah arang seluruh pengurus, manajemen, dan semua pihak. Lagi-lagi Persatu Tuban kembali naik kasta Liga 2 pada musim kompetisi 2018 untuk musim kompetisi 2019 era pelatih Edy Sutrisno.

Nama Persatu Tuban kian dihati seluruh masyarakat Tuban. Animo pecinta sepak bola Persatu kian merambah dan meluas. Hal itu ditambah dengan kian perhatiannya Pemkab Tuban (kepemimpinan Hudanoor) yang didukung KONI, Persatu Tuban, dan Askab PSSI Tuban serta dukungan masyarakat Tuban berhasil membangun Stadion Bumi Wali di Tuban Sport Center (TSC) bertaraf internasional.

Multi effect berbagai sektor menjadi nilai positif berdirinya stadion megah, terutama saat Liga 2 2019 Bergulir. Salah satunya ekonomi kerakyatan tumbuh pesat. Sarana prasarana penunjang olahraga yang dibangun di Kelurahan Gedongombo Kecamatan Semanding ini menjadi ikon baru Tuban, setelah sebelumnya memiliki Stadion Lokajaya di Sugihwaras Kecamatan Jenu.

Gayung bersambut, fasilitas ditingkatkan prestasi pun meningkat. Berkat sinergitas Persatu Tuban, Pemkab Tuban, KONI Tuban, dan Askab PSSI Tuban, serta tim Bumi Wali FC berhasil melakukan pembinaan atlet sepak bola.

Di stadion berkapasitas 25 ribu penonton itu tim sepak bola Tuban berhasil menjadi jawara Porprov VI 2019. Ini kali pertama dalam sejarah olahraga dan sepak bola di Tuban Bumi Wali selain sukses menjadi tuan rumah Porprov VI 2019.

Baca Juga :  CEO Persatu ''Dilelang''¬†

Di sisi lain, alumnus pemain Persatu Tuban dan berkat pembinaan sepak bola Tuban juga berhasil berbicara di kancah sepak bola nasional. Mulai M. Nasir, Hendro Siswanto, Ikhwan Azka, Eka Febri, Akhmad Dedy Mustofa, Qibdi Reza, dan sejumlah pemain lainnya.

Lebih dari itu, pengurus dan manajemen juga memperhatikan nasib pemain yang terus berjuang bersama Persatu Tuban. Mulai beasiswa hingga lapangan pekerjaan. Sukses pembinaan, sukses peningkatan sarana prasarana, dan sukses prestasi.

Kini, pengurus dan manajemen Persatu terus berusaha keras agar terus nyenengke penggila bola (gibol) dan masyarakat Tuban. Namun pandemi Covid-19 menjadi kendala kompetisi tak digulirkan oleh PSSI. Meski demikian, semangat untuk membesarkan Persatu terus disematkan pengurus dan manajemen dengan didukung semua pihak terutama seluruh elemen suporter, yang menjadi pemain kedua belas tim.

Di ulang tahun ke-45 ini mari PERSATUKAN SEKITARMU untuk terus mendukung mencintai Persatu Tuban. Selamat ulang tahun Persatu ke-45. Dari pengurus dan manajemen mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Tuban, bupati Fathul Huda dan wabup Noor Nahar Hussein (Hudanoor), KONI Tuban, Askab PSSI Tuban, Bumi Wali FC, seluruh elemen suporter Persatu, masyarakat Tuban, dan semua pihak yang telah mendukung atas prestasi Persatu Tuban selama ini. Salam Damai Ronggolawe.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/