alexametrics
32.6 C
Bojonegoro
Monday, August 8, 2022

Misi Perbaiki Posisi

LAMONGAN, Radar Lamongan – Persela kini menghadapi situasi yang kurang mengenakkan. Dengan 16 poin, tim berjuluk Laskar Joko Tingkir itu kini masih menghuni zona degradasi. Skuad Persela bertekad untuk memperbaiki posisi di klasemen sementara Liga 1, ketika menjamu Arema FC di Stadion Surajaya Lamongan besok malam (20/9).

‘’Ini kan kan sudah masuk di zona yang tidak baik. Pokoknya perjuangan yang luar biasa untuk Persela untuk mencari poin demi poin,’’ tutur Head Coach Persela Nil Maizar kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (18/9).

Persela harus mampu memanfaatkan inkonsistensi yang mendera tim berjuluk Singo Edan tersebut. Arema FC belum meraih kemenangan di tiga laga sebelumnya. Yakni ditaklukkan tuan rumah Bali United 2-1, ditahan imbang 1-1 tamunya PSIS Semarang, dan ditahan imbang 2-2 tamunya Borneo FC.

Baca Juga :  Nyaman Sebagai Pustakawan

Informasi yang diterima wartawan koran ini, gelombang cedera membekap sejumlah pemain inti tim bermarkas di Stadion Kanjuruhan Malang tersebut. Diantaranya Dedik Setiawan, Ahmad Alfarizy, Arthur Cunha, dam Hendro Siswanto.

Namun, bagi Nil, pertandingan sebelumnya tak bisa menjadi patokan timnya bakal mudah menaklukkan Arema FC. Pelatih kelahiran Payakumbuh, Sumatera Barat itu menilai Arema FC patut diwaspadai dengan materi pemain yang merata. ‘’Mereka tim yang bagus dan harus kita waspadai,’’ ujar mantan pelatih Timnas 2012 – 2013 tersebut.

Pelatih yang pernah menunggangi PS Tira itu sudah memelajari gaya permainan Arema FC. Makan Konate masih menjadi  key player (pemain kunci) tim besutan Milomir Seslija tersebut. Sehingga, kunci untuk meredam serangan Arema FC yakni dengan mematikan pergerakan gelandang kelahiran Mali tersebut.

Baca Juga :  Menghadapi Persita, Tim Persela Berusaha Menembus Papan Atas

Tapi, pelatih berlisensi AFC Pro itu juga harus memutar otak untuk menyiapkan skuad, agar mampu menembus barisan pertahanan kokoh Hamkah Hamzah dkk. Absennya Alex Dos Santos Goncalves membuat daya gedor tim biru muda tak bisa maksimal. 

‘’Mereka ada Si Konate yang perlu diwaspadai. Selain itu, ada pemain senior Hamkah Hamzah yang memiliki detil bagus di belakang,’’ pungkasnya.

LAMONGAN, Radar Lamongan – Persela kini menghadapi situasi yang kurang mengenakkan. Dengan 16 poin, tim berjuluk Laskar Joko Tingkir itu kini masih menghuni zona degradasi. Skuad Persela bertekad untuk memperbaiki posisi di klasemen sementara Liga 1, ketika menjamu Arema FC di Stadion Surajaya Lamongan besok malam (20/9).

‘’Ini kan kan sudah masuk di zona yang tidak baik. Pokoknya perjuangan yang luar biasa untuk Persela untuk mencari poin demi poin,’’ tutur Head Coach Persela Nil Maizar kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (18/9).

Persela harus mampu memanfaatkan inkonsistensi yang mendera tim berjuluk Singo Edan tersebut. Arema FC belum meraih kemenangan di tiga laga sebelumnya. Yakni ditaklukkan tuan rumah Bali United 2-1, ditahan imbang 1-1 tamunya PSIS Semarang, dan ditahan imbang 2-2 tamunya Borneo FC.

Baca Juga :  Matangkan Kesiapan Stadion Surajaya Lamongan

Informasi yang diterima wartawan koran ini, gelombang cedera membekap sejumlah pemain inti tim bermarkas di Stadion Kanjuruhan Malang tersebut. Diantaranya Dedik Setiawan, Ahmad Alfarizy, Arthur Cunha, dam Hendro Siswanto.

Namun, bagi Nil, pertandingan sebelumnya tak bisa menjadi patokan timnya bakal mudah menaklukkan Arema FC. Pelatih kelahiran Payakumbuh, Sumatera Barat itu menilai Arema FC patut diwaspadai dengan materi pemain yang merata. ‘’Mereka tim yang bagus dan harus kita waspadai,’’ ujar mantan pelatih Timnas 2012 – 2013 tersebut.

Pelatih yang pernah menunggangi PS Tira itu sudah memelajari gaya permainan Arema FC. Makan Konate masih menjadi  key player (pemain kunci) tim besutan Milomir Seslija tersebut. Sehingga, kunci untuk meredam serangan Arema FC yakni dengan mematikan pergerakan gelandang kelahiran Mali tersebut.

Baca Juga :  Misi Hindari Juru Kunci

Tapi, pelatih berlisensi AFC Pro itu juga harus memutar otak untuk menyiapkan skuad, agar mampu menembus barisan pertahanan kokoh Hamkah Hamzah dkk. Absennya Alex Dos Santos Goncalves membuat daya gedor tim biru muda tak bisa maksimal. 

‘’Mereka ada Si Konate yang perlu diwaspadai. Selain itu, ada pemain senior Hamkah Hamzah yang memiliki detil bagus di belakang,’’ pungkasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Gadis ini Asah Jiwa Keibuan

Cek Kelayakan Ban dan Rem Bus

Sebagian Korwil Serahkan LJK Siswa

Artikel Terbaru


/