alexametrics
28.1 C
Bojonegoro
Wednesday, May 25, 2022

Menghadapi Persita, Tim Persela Berusaha Menembus Papan Atas

Radar Lamongan – Persela Lamongan dan Persita Tangerang memiliki sejumlah kesamaan setelah melakoni dua laga awalnya di Liga 1. Laskar Joko Tingkir dan Pendekar Cisadane sama – sama mengoleksi tiga poin.

Raihan tiga poin Persela dan Persita diperoleh setelah mengalahkan klub yang sama, Persipura Jayapura. Margin gol kedua tim juga sama, nol. Bedanya, Persita memasukkan dan kemasukan tiga gol, sedangkan Persela memasukkan dan kemasukan satu gol.

Ketika Iwan Setiawan, pelatih Persela, dan Widodo C Putra, arsitek tim Persita, bertemu pada pre match press conference kemarin (16/9), keduanya sama-sama melemparkan pujian. ‘’Coach Widodo salah satu coach yang terbaik di Liga 1, yang selalu top level Liga 1,’’ tutur Iwan kepada Jawa Pos Radar Lamongan.

‘’Saya tahu coach Iwan sangat luar biasa dalam taktikal. Secara keseluruhan mereka kompak. Mereka banyak pemain muda, yang mengandalkan power dan kerjasama tim yang baik,’’ puji Widodo. Meski saling memuji, keduanya tetap menyimpan rivalitas saat Persela menghadapi Persita di Stadion Pakansari Bogor, nanti sore (17/9).

Baca Juga :  Dijadwalkan Hingga Pekan Depan

Iwan menilai Widodo sudah memiliki kematangan dalam melatih Persita. Apalagi, mantan bomber timnas PSSI itu sudah menangani Persita sejak promosi ke Liga 1 musim lalu. ‘’Coach Widodo sudah memiliki chemistry dengan tim.

Tentu itu menjadi kekuatan yang perlu kita waspadai, ’’ujar pelatih kelahiran Banda Aceh tersebut. Bagi kedua tim, kemenangan bakal sangat berarti.

Sebab, kans menembus papan atas terbuka. ‘’Di sini semua tim memiliki kekuatan yang sama. Tapi bagi kami setiap pertandingan adalah berat, serta semua partai adalah final,’’ ucap Iwan. Dia mengatakan, belum ada tim yang terlihat cukup dominan di awal Liga 1 ini.

Bahkan Iwan menilai prediksi kebanyakan pecinta sepak bola terkait kekuatan tim di Liga 1 meleset. Dia memberikan contoh Persiraja yang diprediksi sulit bersaing, ternyata mampu mengalahkan tim sekelas PSS Sleman.

Baca Juga :  Juara Grup E, Persela Siap Sistem Gugur

‘’Kami juga begitu, kami diprediksi kalah dari Persipura, tapi kami bisa meraih poin melawan Persipura. Kami termotivasi meraih tiga poin dari Persita untuk memperbaiki posisi di klasemen,’’ imbuh eks pelatih Borneo FC dan Persebaya Surabaya tersebut.

Seperti diberitakan, manajemen Persela menargetkan tim kebanggaan warga Lamongan itu finish di peringkat atas Liga 1. Iwan mengatakan, kemenangan atas Persita nanti cukup penting untuk Persela, agar bisa bersaing di papan atas klasemen Liga 1.

‘’Tim ini harus konsisten, motivasi harus lebih besar, dan fighting spirit di setiap pertandingan,’’ kata Iwan. Sementara itu, Widodo berharap timnya bisa bangkit dan meraih hasil positif menghadapi Persela. Namun, menurut dia, tidak mudah menaklukkan tim dengan pelatih yang cukup bagus.

Radar Lamongan – Persela Lamongan dan Persita Tangerang memiliki sejumlah kesamaan setelah melakoni dua laga awalnya di Liga 1. Laskar Joko Tingkir dan Pendekar Cisadane sama – sama mengoleksi tiga poin.

Raihan tiga poin Persela dan Persita diperoleh setelah mengalahkan klub yang sama, Persipura Jayapura. Margin gol kedua tim juga sama, nol. Bedanya, Persita memasukkan dan kemasukan tiga gol, sedangkan Persela memasukkan dan kemasukan satu gol.

Ketika Iwan Setiawan, pelatih Persela, dan Widodo C Putra, arsitek tim Persita, bertemu pada pre match press conference kemarin (16/9), keduanya sama-sama melemparkan pujian. ‘’Coach Widodo salah satu coach yang terbaik di Liga 1, yang selalu top level Liga 1,’’ tutur Iwan kepada Jawa Pos Radar Lamongan.

‘’Saya tahu coach Iwan sangat luar biasa dalam taktikal. Secara keseluruhan mereka kompak. Mereka banyak pemain muda, yang mengandalkan power dan kerjasama tim yang baik,’’ puji Widodo. Meski saling memuji, keduanya tetap menyimpan rivalitas saat Persela menghadapi Persita di Stadion Pakansari Bogor, nanti sore (17/9).

Baca Juga :  Gagal di Liga 3, Fokus Ke PorprovĀ 

Iwan menilai Widodo sudah memiliki kematangan dalam melatih Persita. Apalagi, mantan bomber timnas PSSI itu sudah menangani Persita sejak promosi ke Liga 1 musim lalu. ‘’Coach Widodo sudah memiliki chemistry dengan tim.

Tentu itu menjadi kekuatan yang perlu kita waspadai, ’’ujar pelatih kelahiran Banda Aceh tersebut. Bagi kedua tim, kemenangan bakal sangat berarti.

Sebab, kans menembus papan atas terbuka. ‘’Di sini semua tim memiliki kekuatan yang sama. Tapi bagi kami setiap pertandingan adalah berat, serta semua partai adalah final,’’ ucap Iwan. Dia mengatakan, belum ada tim yang terlihat cukup dominan di awal Liga 1 ini.

Bahkan Iwan menilai prediksi kebanyakan pecinta sepak bola terkait kekuatan tim di Liga 1 meleset. Dia memberikan contoh Persiraja yang diprediksi sulit bersaing, ternyata mampu mengalahkan tim sekelas PSS Sleman.

Baca Juga :  Cabor Petanque Sumbang Dua Emas

‘’Kami juga begitu, kami diprediksi kalah dari Persipura, tapi kami bisa meraih poin melawan Persipura. Kami termotivasi meraih tiga poin dari Persita untuk memperbaiki posisi di klasemen,’’ imbuh eks pelatih Borneo FC dan Persebaya Surabaya tersebut.

Seperti diberitakan, manajemen Persela menargetkan tim kebanggaan warga Lamongan itu finish di peringkat atas Liga 1. Iwan mengatakan, kemenangan atas Persita nanti cukup penting untuk Persela, agar bisa bersaing di papan atas klasemen Liga 1.

‘’Tim ini harus konsisten, motivasi harus lebih besar, dan fighting spirit di setiap pertandingan,’’ kata Iwan. Sementara itu, Widodo berharap timnya bisa bangkit dan meraih hasil positif menghadapi Persela. Namun, menurut dia, tidak mudah menaklukkan tim dengan pelatih yang cukup bagus.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/