alexametrics
27.2 C
Bojonegoro
Tuesday, May 24, 2022

Persela Meladeni Bali United Besok

LAMONGAN – Head Coach Persela Nil Maizar mematangkan strategi menjelang laga menjamu Bali United di Stadion Surajaya Lamongan besok (18/7). Beberapa opsi telah dikantongi, termasuk mengantisipasi bola mati yang menjadi andalan Serdadu Tridatu-julukan Bali United dalam mencetak gol.

Menurut pelatih asal Payakumbuh Sumatera tersebut, dari evaluasi yang dilakukan, dari sepuluh gol yang telah diciptakan Bali United, kebanyakan dicetak melalui heading dan bola mati. ’’Seluruh pemain sudah disiapkan untuk mengantisipasi  bola mati dari lawan (Bali United),’’ ujarnya kemarin (16/7).

Evaluasi lain dari mantan pelatih timnas itu, yakni terkait ritme pertandingan tim berjuluk Laskar Joko Tingkir tersebut yang sering lemah di menit-menit akhir. Di babak awal mampu tampil menekan dan mencetak gol, namun di menit-menit akhir justru sering tertekan, bahkan akhirnya kalah.

Baca Juga :  Momen Pulihkan Kondisi

Nil Maizar mengklaim, kondisi itu sebenarnya berlaku di semua tim. Performa  fight (tinggi) umumnya hingga menit 60-67. Sisanya sering kedodoran. Terkait itu, dia akan menyiapkan strategi khusus agar formasi tim saat menyerang dan bertahan bisa maksimal dan stabil sampai akhir pertandingan. ’’Kita masih ada latihan hari ini (kemarin, Red), dan ini akan menjadi penentu,’’ tukasnya.

Menurut mantan pelatih PS Tira, soal rotasi pemain juga menjadi perhatiannya. Apalagi ada pemain yang tidak bisa bermain. Misalnya, stoper Amevour. Sehingga harus disiapkan pemain pengganti agar lini belakang tetap bisa tampil kukuh seperti saat meladeni Kalteng Putra di laga sebelumnya.

Namun, yang menjadi penekanan utamanya, para pemain diminta bisa bermain lepas. Jangan silau dengan kebesaran klub maupun pemain Bali United yang kini berada di papan atas klasemen sementara Liga 1. Sebab, semua tim Liga 1 pada dasarnya memiliki kekuatan yang sama, sehingga bisa bertahan di kasta tertinggi di Indonesia ini. Selain itu setiap tim memiliki kelemahan. Terbukti Barito Putra yang berada di papan bawah mampu mengalahkannya. Dan Persela juga mampu menang, bahkan dengan kemenangan telak atas Kalteng Putra dengan tiga gol tanpa balas. ’’Mental juara ini harus dibangun di kalangan pemain. Agar mereka mampu melawan rasa takut dan kekhawatiran sendiri. Karena itu mereka sudah diingatkan untuk bermain all-out dan percaya diri,’’ tutur pelatih 49 tahun tersebut. 

Baca Juga :  Aktif Jadi Kader Posyandu

LAMONGAN – Head Coach Persela Nil Maizar mematangkan strategi menjelang laga menjamu Bali United di Stadion Surajaya Lamongan besok (18/7). Beberapa opsi telah dikantongi, termasuk mengantisipasi bola mati yang menjadi andalan Serdadu Tridatu-julukan Bali United dalam mencetak gol.

Menurut pelatih asal Payakumbuh Sumatera tersebut, dari evaluasi yang dilakukan, dari sepuluh gol yang telah diciptakan Bali United, kebanyakan dicetak melalui heading dan bola mati. ’’Seluruh pemain sudah disiapkan untuk mengantisipasi  bola mati dari lawan (Bali United),’’ ujarnya kemarin (16/7).

Evaluasi lain dari mantan pelatih timnas itu, yakni terkait ritme pertandingan tim berjuluk Laskar Joko Tingkir tersebut yang sering lemah di menit-menit akhir. Di babak awal mampu tampil menekan dan mencetak gol, namun di menit-menit akhir justru sering tertekan, bahkan akhirnya kalah.

Baca Juga :  I Putu Gede : Penentuan di Dua Laga Terakhir

Nil Maizar mengklaim, kondisi itu sebenarnya berlaku di semua tim. Performa  fight (tinggi) umumnya hingga menit 60-67. Sisanya sering kedodoran. Terkait itu, dia akan menyiapkan strategi khusus agar formasi tim saat menyerang dan bertahan bisa maksimal dan stabil sampai akhir pertandingan. ’’Kita masih ada latihan hari ini (kemarin, Red), dan ini akan menjadi penentu,’’ tukasnya.

Menurut mantan pelatih PS Tira, soal rotasi pemain juga menjadi perhatiannya. Apalagi ada pemain yang tidak bisa bermain. Misalnya, stoper Amevour. Sehingga harus disiapkan pemain pengganti agar lini belakang tetap bisa tampil kukuh seperti saat meladeni Kalteng Putra di laga sebelumnya.

Namun, yang menjadi penekanan utamanya, para pemain diminta bisa bermain lepas. Jangan silau dengan kebesaran klub maupun pemain Bali United yang kini berada di papan atas klasemen sementara Liga 1. Sebab, semua tim Liga 1 pada dasarnya memiliki kekuatan yang sama, sehingga bisa bertahan di kasta tertinggi di Indonesia ini. Selain itu setiap tim memiliki kelemahan. Terbukti Barito Putra yang berada di papan bawah mampu mengalahkannya. Dan Persela juga mampu menang, bahkan dengan kemenangan telak atas Kalteng Putra dengan tiga gol tanpa balas. ’’Mental juara ini harus dibangun di kalangan pemain. Agar mereka mampu melawan rasa takut dan kekhawatiran sendiri. Karena itu mereka sudah diingatkan untuk bermain all-out dan percaya diri,’’ tutur pelatih 49 tahun tersebut. 

Baca Juga :  Pertandingan Persatu Dijadwalkan Usai Lebaran

Artikel Terkait

Most Read

Radar-Temprina Koordinasi Tryout SD

Tugu Ikon Kota

Klaim Bebas Penyakit Anthrax

Artikel Terbaru


/