alexametrics
23.4 C
Bojonegoro
Wednesday, August 17, 2022

Tetap Fight Curi Poin

- Advertisement -

LAMONGAN, Radar Lamongan – Meski sudah aman dari ancaman degradasi, Persela tetap mematok target mencuri poin saat menantang tuan rumah PS Tira Persikabo petang ini (16/12). Dalam laga di Stadion Pakansari Bogor itu, tim berjuluk Laskar Joko Tingkir tersebut  harus mewaspadai kebangkitan tim berjuluk The Young Warriors itu. Yakni, ditandai keberhasilannya meraih poin penuh di kandang juara Liga 1, Bali United dengan skor 0-1 di laga sebelumnya. Padahal sebelumnya tim asal Bogor itu kalah dalam 15 laga. Hasil tersebut membuat Tira Kabo lolos dari zona degradasi.

’’Artinya mereka sudah menemukan lagi karakter permainan yang sempat hilang di 15 pertandingan sebelumnya. Itu yang harus kita waspadai,’’ tutur Head Coach Persela Nil Maizar kepada Jawa Pos Radar Lamongan kemarin (15/12). 

Nil menilai, Tira Kabo memiliki banyak pemain berkualitas. Di antaranya Chiro Alves, Louis Essengue Parfait, Osas Saha, Prisca Wamsiwor, Guntur Triaji, dan Wawan Febriyanto. Dia mengatakan, Chiro Alves yang selama ini menjadi key player bakal ditempel ketat. ’’Tentu kita sudah menganalisis kelemahan dan kekuatan mereka. Semoga anak-anak bisa bermain maksimal,’’ ujar pelatih kelahiran Payakumbuh, Sumatera Barat tersebut.

Nil mengatakan, timnya datang bertekad untuk mencuri poin. Serta melanjutkan tren positif lima pertandingan. Yakni menang 1-0 atas Badak Lampung FC (BLFC), menundukkan tuan rumah Borneo FC 1-2, mempermalukan tuan rumah Persib 0-2, menang 3-1 atas PSM Makassar, dan menaklukkan 1-0 PSS Sleman. 

Baca Juga :  Terkesan Menang Keberuntungan

’’Mudah-mudahan dua kemenangan away sebelumnya bisa berlanjut di pertandingan nanti,’’ tukasnya.

- Advertisement -

Menurut dia, pemainnya lebih rileks paska dinyatakan lolos degradasi. Atmosfer positif itu diharapkan membawa dampak ke permainan. Yakni membuat anak asuhnya mampu bermain lepas dan lebih percaya diri. 

’’Pasti lebih ringan karena sudah tidak ada beban lagi. Tapi kita harus tetap semangat untuk meraih poin di dua pertandingan sisa ini,’’ ujar mantan pelatih Timnas 2012 – 2013 tersebut.

Terkait strategi, Nil mengaku tak jauh berbeda dengan laga sebelumnya. Perubahan hanya pada pemain yang tidak bisa diturunkan. Seperti, Arif Satria, Eky Taufik Febriyanto, dan Izmy Yaman Hatuwe. anak-anak bisa menjalankan instruksi dengan baik,’’ imbuh mantan penggawa Timnas PSSI era 1990-an tersebut.

Incar Posisi Papan Tengah 

SEMENTARA itu, Persela dipastikan aman dari zona degradasi dengan 40 poin dan berada di posisi ke-14 klasemen Liga 1. Tim berjuluk Laskar Joko Tingkir tersebut berpeluang merangsek ke papan tengah. Dengan catatan mampu sapu bersih dua laga tersisa, serta tim rival meraih hasil minus. Sehingga, Persela bertekad mampu meraih kemenangan di kandang PS Tira Persikabo petang ini (16/12).  

’’Walaupun sudah lolos degradasi, tapi harus tetap fight untuk meraih tiga poin di sisa pertandingan putaran kedua ini,’’ tutur CEO Persela Yuhronur Efendi kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (15/12).

Posisi tim-tim di papan tengah terpaut cukup tipis. Persela masih bisa mengejar  posisi tujuh yang dihuni Persib Bandung dengan 45 poin. Sedangkan, posisi ke-8 dihuni PSS Sleman dengan 44 poin. Sedangkan, posisi sembilan hingga posisi ke-11 mengemas 43 poin. Sementara itu, Persija dan PS Tira Persikabo mengoleksi 41 poin, yang berada di atas Persela. ’’Kita masih berpeluang untuk memperbaiki posisi, paling tidak bisa sepuluh besar di klasemen Liga 1,’’ terang Yuhronur. 

Baca Juga :  Piala Kapolres Tuban 2018: Digelar Partai Final

Persela memiliki rekor bagus ketika bertemu PS Tira. Tentu publik Lamongan belum lupa, tim biru muda itu mampu memutus 15 kemenangan beruntun PS Tira Persikabo di putaran pertama lalu. Bahkan dengan skor telak 6-1. Dia berharap, mentalitas penggawa Persela juga berlanjut di laga nanti. ’’Semoga kita kembali mengulang kemenangan menghadapi PS Tira,’’ ujar pria yang juga menjabat Sekkab Lamongan tersebut. 

Yuhronur cukup optimistis Persela mampu meraih poin di Stadion Pakansari, Bogor. Apalagi  Maizar tahun lalu pernah membesut PS Tira. Sehingga, pelatih 49 tahun tersebut sudah hafal dengan kekuatan dan kelemahan tim asal Bogor itu. ’’Secara teknis kita percayakan kepada jajaran pelatih. Semoga bisa membawa hal positif,’’ tukasnya. 

Seperti diberitakan sebelumnya, Persela tak bisa menggunakan jasa Arif Satria, Eky Taufik Febriyanto, dan Izmy Yaman Hatuwe. Meski begitu, Yuhronur mengaku hal itu tak terlalu berpengaruh terhadap kekuatan Persela. Sebab, Persela masih memainkan dua key player yakni Kei Hirose dan Rafael Gomes De Oliveira.

LAMONGAN, Radar Lamongan – Meski sudah aman dari ancaman degradasi, Persela tetap mematok target mencuri poin saat menantang tuan rumah PS Tira Persikabo petang ini (16/12). Dalam laga di Stadion Pakansari Bogor itu, tim berjuluk Laskar Joko Tingkir tersebut  harus mewaspadai kebangkitan tim berjuluk The Young Warriors itu. Yakni, ditandai keberhasilannya meraih poin penuh di kandang juara Liga 1, Bali United dengan skor 0-1 di laga sebelumnya. Padahal sebelumnya tim asal Bogor itu kalah dalam 15 laga. Hasil tersebut membuat Tira Kabo lolos dari zona degradasi.

’’Artinya mereka sudah menemukan lagi karakter permainan yang sempat hilang di 15 pertandingan sebelumnya. Itu yang harus kita waspadai,’’ tutur Head Coach Persela Nil Maizar kepada Jawa Pos Radar Lamongan kemarin (15/12). 

Nil menilai, Tira Kabo memiliki banyak pemain berkualitas. Di antaranya Chiro Alves, Louis Essengue Parfait, Osas Saha, Prisca Wamsiwor, Guntur Triaji, dan Wawan Febriyanto. Dia mengatakan, Chiro Alves yang selama ini menjadi key player bakal ditempel ketat. ’’Tentu kita sudah menganalisis kelemahan dan kekuatan mereka. Semoga anak-anak bisa bermain maksimal,’’ ujar pelatih kelahiran Payakumbuh, Sumatera Barat tersebut.

Nil mengatakan, timnya datang bertekad untuk mencuri poin. Serta melanjutkan tren positif lima pertandingan. Yakni menang 1-0 atas Badak Lampung FC (BLFC), menundukkan tuan rumah Borneo FC 1-2, mempermalukan tuan rumah Persib 0-2, menang 3-1 atas PSM Makassar, dan menaklukkan 1-0 PSS Sleman. 

Baca Juga :  Manajer Persela kepada Aji: Ramulah Strategi yang Pas

’’Mudah-mudahan dua kemenangan away sebelumnya bisa berlanjut di pertandingan nanti,’’ tukasnya.

- Advertisement -

Menurut dia, pemainnya lebih rileks paska dinyatakan lolos degradasi. Atmosfer positif itu diharapkan membawa dampak ke permainan. Yakni membuat anak asuhnya mampu bermain lepas dan lebih percaya diri. 

’’Pasti lebih ringan karena sudah tidak ada beban lagi. Tapi kita harus tetap semangat untuk meraih poin di dua pertandingan sisa ini,’’ ujar mantan pelatih Timnas 2012 – 2013 tersebut.

Terkait strategi, Nil mengaku tak jauh berbeda dengan laga sebelumnya. Perubahan hanya pada pemain yang tidak bisa diturunkan. Seperti, Arif Satria, Eky Taufik Febriyanto, dan Izmy Yaman Hatuwe. anak-anak bisa menjalankan instruksi dengan baik,’’ imbuh mantan penggawa Timnas PSSI era 1990-an tersebut.

Incar Posisi Papan Tengah 

SEMENTARA itu, Persela dipastikan aman dari zona degradasi dengan 40 poin dan berada di posisi ke-14 klasemen Liga 1. Tim berjuluk Laskar Joko Tingkir tersebut berpeluang merangsek ke papan tengah. Dengan catatan mampu sapu bersih dua laga tersisa, serta tim rival meraih hasil minus. Sehingga, Persela bertekad mampu meraih kemenangan di kandang PS Tira Persikabo petang ini (16/12).  

’’Walaupun sudah lolos degradasi, tapi harus tetap fight untuk meraih tiga poin di sisa pertandingan putaran kedua ini,’’ tutur CEO Persela Yuhronur Efendi kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (15/12).

Posisi tim-tim di papan tengah terpaut cukup tipis. Persela masih bisa mengejar  posisi tujuh yang dihuni Persib Bandung dengan 45 poin. Sedangkan, posisi ke-8 dihuni PSS Sleman dengan 44 poin. Sedangkan, posisi sembilan hingga posisi ke-11 mengemas 43 poin. Sementara itu, Persija dan PS Tira Persikabo mengoleksi 41 poin, yang berada di atas Persela. ’’Kita masih berpeluang untuk memperbaiki posisi, paling tidak bisa sepuluh besar di klasemen Liga 1,’’ terang Yuhronur. 

Baca Juga :  Butuh 16 Atlet di Porprov 2021

Persela memiliki rekor bagus ketika bertemu PS Tira. Tentu publik Lamongan belum lupa, tim biru muda itu mampu memutus 15 kemenangan beruntun PS Tira Persikabo di putaran pertama lalu. Bahkan dengan skor telak 6-1. Dia berharap, mentalitas penggawa Persela juga berlanjut di laga nanti. ’’Semoga kita kembali mengulang kemenangan menghadapi PS Tira,’’ ujar pria yang juga menjabat Sekkab Lamongan tersebut. 

Yuhronur cukup optimistis Persela mampu meraih poin di Stadion Pakansari, Bogor. Apalagi  Maizar tahun lalu pernah membesut PS Tira. Sehingga, pelatih 49 tahun tersebut sudah hafal dengan kekuatan dan kelemahan tim asal Bogor itu. ’’Secara teknis kita percayakan kepada jajaran pelatih. Semoga bisa membawa hal positif,’’ tukasnya. 

Seperti diberitakan sebelumnya, Persela tak bisa menggunakan jasa Arif Satria, Eky Taufik Febriyanto, dan Izmy Yaman Hatuwe. Meski begitu, Yuhronur mengaku hal itu tak terlalu berpengaruh terhadap kekuatan Persela. Sebab, Persela masih memainkan dua key player yakni Kei Hirose dan Rafael Gomes De Oliveira.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/