alexametrics
23.4 C
Bojonegoro
Wednesday, August 17, 2022

Ujian Perdana Aji : AREMA FC  V  PERSELA

- Advertisement -

KOTA  – Saat putaran pertama Liga 1, Persela Lamongan yang diasuh Herry Kiswanto mampu membuat pasukan Arema FC Malang pulang dengan kepala tertunduk.

Tim berjuluk Laskar Joko Tingkir itu mengalahkan Arema FC yang ditangani Aji Santoso dengan empat gol tanpa balas di Stadion Surajaya Lamongan.

Nanti malam (16/9) kedua tim bakal bentrok lagi dengan titel putaran kedua. Namun, kondisi kedua tim sudah berbeda.

Aji Santoso balik menukangi Persela setelah Herry Kiswanto mengundurkan diri.  Sementara Arema ditangani Joko ‘’Gethuk’’ Susilo setelah Aji mengundurkan diri dari tim berjuluk Singo Edan tersebut. 

Laga melawan bekas klub yang dibesutnya di putaran pertama lalu, tentu menjadi ajang pembuktian bagi Aji.

- Advertisement -

Motivasi besar diharapkan bisa mampu mengantarkan Jose Manuela Barbousa Alves dkk mencuri poin di hadapan Aremania. 

‘’Sudah disiapkan semuanya. Semoga bisa mencuri poin, syukur-syukur bisa tiga poin,’’ tutur pelatih 47 tahun tersebut kepada Jawa Pos Radar Lamongan kemarin (15/9). 

Kedodoran di babak kedua menjadi salah satu problem utama Persela saat masih dilatih Herry Kiswanto. Namun, Aji menilai pemain ketika bertanding dalam kondisi tidak fresh. 

‘’Tidak tahu permasalahannya apa. Tapi, mudah-mudahan ini anak-anak kondisinya sekarang fresh dan tidak terlalu capek,’’ katanya.  

Dikonfirmasi terpisah, CEO Persela, Yuhronur Efendi cukup optimistis timnya mampu meraup poin di kandang Arema FC dengan pengalaman yang dimiliki pelatih baru.

Dia menilai semangat pemain mulai meningkat serta lebih enjoy menghadapi laga selanjutnya. 

Baca Juga :  Pemain, Manajemen Tim, Panpel Persela Jalani Swab Test

‘’Cukup optimistis bisa meraup hasil maksimal disana,’’ tuturnya. 

Jika mampu mengalahkan Arema FC, maka tim berkostum kebesaran biru muda ini berpeluang menyalip dua tim di atasnya.

Namun, melawan tim sekelas Arema FC di kandang sendiri tentu bukan pekerjaan mudah. Arema FC jelas ngotot menang di kandang untuk merangsek ke papan atas klasemen sementara. 

Sementara itu, Joko Gethuk menilai Persela dengan pelatih Aji bukan hal baru. ‘’Tahun lalu dia sudah bergabung. Tentu sudah tahu bagaimana menangani Persela,” ujarnya. 

Meski demikian, dia tak terlalu khawatir. Sebab selama ini juga tahu karakter Aji dalam melatih. ‘’Coach Aji sama saya, sama-sama tahu. Di luar lapangan bagaimana dan di dalam lapangan bagaimana,” tutur pelatih 47 tahun itu.

Gethuk menjadi asisten pelatih Aji saat masih di Arema sekitar 6 bulan. ‘’Sama-sama tahu, iya tapi saya pikir semua sudah berbenah.

Coach Aji berbenah untuk Persela, dan saya juga berbedah. Sekarang yang terpenting adalah pertandingan besok (nanti malam),’’ tutur dia.

Di luar lapangan, Gethuk juga kenal pribadi Aji. Sebab saat menjadi pemain, keduanya dulu pernah satu tim saat membela Arema.

Sementara di dalam tim, dia juga tahu bagaimana Aji meracik strategi untuk setiap pertandingan agar timnya bisa menang. 

“Namun di laga ini, seorang Gethuk dan Aji sama-sama pasti akan profesional dalam membela tim masing-masing,’’ ujarnya. 

Apakah nantinya sudah bisa menebak permainan lawan? “Tahu, ya mungkin. Tapi tidak bisa saya sebutkan.

Baca Juga :  Persela Lepas 15 Pemain, Pertahankan 19 Pemain

Biarlah mereka mempersiapkan diri mereka. Kami antisipasi yang mungkin dengan gaya permainan yang berbeda dari mereka,” kata pria asal Cepu itu.

Pada laga nanti malam, Arema masih kehilangan Kurnia Meiga yang masih sakit, Juan Pablo Pino yang cedera, dan Ahmet Atayev terkena akumulasi kartu kuning. 

 “Ada beberapa pemain yang mungkin tidak bisa bermain, Pino kami lihat hari ini (kemarin), Atayev kena kartu, namun kami sudah siapkan pengganti,” ujarnya.

Menurut Gethuk, Samsul Arif Munif yang nanti bisa menjadi ancaman. Dia memberikan kewaspadaan penuh pada pemain yang juga pernah berkaus Arema tersebut. 

‘’Samsul tentu tidak bisa satu lawan satu. Dia punya kecepatan dan dribling, jadi tidak bisa satu lawan satu. Kami akan coba meredam pergerakan dia,” kata Gethuk. 

Dengan begitu ancaman Persela ke gawang yang dijaga Dwi Kuswanto bisa sedikit tereduksi.

Menurut dia, hal dasar yang harus diterapkan adalah kerja keras, konsentrasi 90 menit, serta bermain semaksimal mungkin.

‘’Itu (strategi permainan) rahasia lah. Tidak ada kejutan-kejutan pokoknya. Yang penting kami bisa menang,” tutur pelatih dengan lisensi A AFC itu.

Menurut dia, Persela yang bakal dihadapi saat ini akan lebih baik. “Kemarin putaran pertama, kami saja kalah 4-0 di sana.

Karena itu kami harus bisa melakukan lebih, untuk itu kami harus bisa menang,” pungkasnya.

KOTA  – Saat putaran pertama Liga 1, Persela Lamongan yang diasuh Herry Kiswanto mampu membuat pasukan Arema FC Malang pulang dengan kepala tertunduk.

Tim berjuluk Laskar Joko Tingkir itu mengalahkan Arema FC yang ditangani Aji Santoso dengan empat gol tanpa balas di Stadion Surajaya Lamongan.

Nanti malam (16/9) kedua tim bakal bentrok lagi dengan titel putaran kedua. Namun, kondisi kedua tim sudah berbeda.

Aji Santoso balik menukangi Persela setelah Herry Kiswanto mengundurkan diri.  Sementara Arema ditangani Joko ‘’Gethuk’’ Susilo setelah Aji mengundurkan diri dari tim berjuluk Singo Edan tersebut. 

Laga melawan bekas klub yang dibesutnya di putaran pertama lalu, tentu menjadi ajang pembuktian bagi Aji.

- Advertisement -

Motivasi besar diharapkan bisa mampu mengantarkan Jose Manuela Barbousa Alves dkk mencuri poin di hadapan Aremania. 

‘’Sudah disiapkan semuanya. Semoga bisa mencuri poin, syukur-syukur bisa tiga poin,’’ tutur pelatih 47 tahun tersebut kepada Jawa Pos Radar Lamongan kemarin (15/9). 

Kedodoran di babak kedua menjadi salah satu problem utama Persela saat masih dilatih Herry Kiswanto. Namun, Aji menilai pemain ketika bertanding dalam kondisi tidak fresh. 

‘’Tidak tahu permasalahannya apa. Tapi, mudah-mudahan ini anak-anak kondisinya sekarang fresh dan tidak terlalu capek,’’ katanya.  

Dikonfirmasi terpisah, CEO Persela, Yuhronur Efendi cukup optimistis timnya mampu meraup poin di kandang Arema FC dengan pengalaman yang dimiliki pelatih baru.

Dia menilai semangat pemain mulai meningkat serta lebih enjoy menghadapi laga selanjutnya. 

Baca Juga :  Pastikan Tiga Legiun Asing Dipertahankan

‘’Cukup optimistis bisa meraup hasil maksimal disana,’’ tuturnya. 

Jika mampu mengalahkan Arema FC, maka tim berkostum kebesaran biru muda ini berpeluang menyalip dua tim di atasnya.

Namun, melawan tim sekelas Arema FC di kandang sendiri tentu bukan pekerjaan mudah. Arema FC jelas ngotot menang di kandang untuk merangsek ke papan atas klasemen sementara. 

Sementara itu, Joko Gethuk menilai Persela dengan pelatih Aji bukan hal baru. ‘’Tahun lalu dia sudah bergabung. Tentu sudah tahu bagaimana menangani Persela,” ujarnya. 

Meski demikian, dia tak terlalu khawatir. Sebab selama ini juga tahu karakter Aji dalam melatih. ‘’Coach Aji sama saya, sama-sama tahu. Di luar lapangan bagaimana dan di dalam lapangan bagaimana,” tutur pelatih 47 tahun itu.

Gethuk menjadi asisten pelatih Aji saat masih di Arema sekitar 6 bulan. ‘’Sama-sama tahu, iya tapi saya pikir semua sudah berbenah.

Coach Aji berbenah untuk Persela, dan saya juga berbedah. Sekarang yang terpenting adalah pertandingan besok (nanti malam),’’ tutur dia.

Di luar lapangan, Gethuk juga kenal pribadi Aji. Sebab saat menjadi pemain, keduanya dulu pernah satu tim saat membela Arema.

Sementara di dalam tim, dia juga tahu bagaimana Aji meracik strategi untuk setiap pertandingan agar timnya bisa menang. 

“Namun di laga ini, seorang Gethuk dan Aji sama-sama pasti akan profesional dalam membela tim masing-masing,’’ ujarnya. 

Apakah nantinya sudah bisa menebak permainan lawan? “Tahu, ya mungkin. Tapi tidak bisa saya sebutkan.

Baca Juga :  Hat-trick Kalah

Biarlah mereka mempersiapkan diri mereka. Kami antisipasi yang mungkin dengan gaya permainan yang berbeda dari mereka,” kata pria asal Cepu itu.

Pada laga nanti malam, Arema masih kehilangan Kurnia Meiga yang masih sakit, Juan Pablo Pino yang cedera, dan Ahmet Atayev terkena akumulasi kartu kuning. 

 “Ada beberapa pemain yang mungkin tidak bisa bermain, Pino kami lihat hari ini (kemarin), Atayev kena kartu, namun kami sudah siapkan pengganti,” ujarnya.

Menurut Gethuk, Samsul Arif Munif yang nanti bisa menjadi ancaman. Dia memberikan kewaspadaan penuh pada pemain yang juga pernah berkaus Arema tersebut. 

‘’Samsul tentu tidak bisa satu lawan satu. Dia punya kecepatan dan dribling, jadi tidak bisa satu lawan satu. Kami akan coba meredam pergerakan dia,” kata Gethuk. 

Dengan begitu ancaman Persela ke gawang yang dijaga Dwi Kuswanto bisa sedikit tereduksi.

Menurut dia, hal dasar yang harus diterapkan adalah kerja keras, konsentrasi 90 menit, serta bermain semaksimal mungkin.

‘’Itu (strategi permainan) rahasia lah. Tidak ada kejutan-kejutan pokoknya. Yang penting kami bisa menang,” tutur pelatih dengan lisensi A AFC itu.

Menurut dia, Persela yang bakal dihadapi saat ini akan lebih baik. “Kemarin putaran pertama, kami saja kalah 4-0 di sana.

Karena itu kami harus bisa melakukan lebih, untuk itu kami harus bisa menang,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/