alexametrics
25.5 C
Bojonegoro
Sunday, July 3, 2022

Tim Bubar, Uang Pertandingan Belum Disalurkan 

TUBAN – Maaf. Itulah yang hanya bisa dilontarkan Manajer Persatu Tuban Fahmi Fikroni setelah gagal membawa Persatu Tuban masuk di jajaran tim yang diperhitungkan pada Liga 2 2017. Entah apa yang harus dilakukan manajemen tim berjuluk Laskar Ronggolawe ini, selain kata evaluasi dan membubarkan.

‘’Mohon maaf kepada masyarakat Tuban belum bisa mempersembahkan prestasi buat Bumi Wali,’’ pesan politikus PKB itu kepada Jawa Pos Radar Tuban pada Kamis (14/9) malam. Persatu sekarang ini harus turun kasta setelah kalah pada pertandingan terakhir melawan PSBI Blitar, Kamis (14/9) lalu. 

Terkait hasil akhir tersebut, manajemen Persatu Tuban langsung membubarkan timnya dengan tidak memperpanjang lagi kontrak pemain dan jajaran pelatih.  ‘’Tim sudah kita nyatakan bubar. Tinggal menyelesaikan administrasi saja,’’ ujar Roni, panggilan akrabnya dengan nada berat.  

Baca Juga :  Kalah, Gaji Pemain Persela Akan Tetap Dibayar Utuh

Administrasi yang dimaksud, terang dia, surat keluar para pemain dan pelatih yang menyatakan mereka pernah membela Laskar Ronggolawe. Surat tersebut diperlukan kalau mereka gabung dengan tim lain. 

Selain itu, masih ada uang pertandingan saat melawan PSBI Blitar yang menjadi hak pemain dan pelatih. ‘’Untuk gaji sudah beres semua. Tinggal uang pertandingan yang belum sempat kita berikan karena saya sakit. Insya Allah secepatnya kita berikan,’’ ungkapnya. 

Apakah perlu pembubaran tim secara resmi (dengan menggelar acara seremonial)? ‘’’Kita lihat nanti, jika diperlukan,’’ tegas dia. Yang jelas, dibubarkannya tim ini karena menanti Liga 3 masih cukup lama. 

Sementara itu, Ketua Umum Persatu Nashruddin Ali saat dikonfirmasi tentang hasil ini mengaku belum bisa berkomentar banyak. ‘’Saya no comment karena belum dapat laporan resmi. Yang jelas, akan kita evaluasi,’’ tegas Nashruddin, yang baru pulang usai menunaikan ibadah haji itu.

Baca Juga :  Pesta Gol 5-0, Jadi Modal Perjuangan Persatu

TUBAN – Maaf. Itulah yang hanya bisa dilontarkan Manajer Persatu Tuban Fahmi Fikroni setelah gagal membawa Persatu Tuban masuk di jajaran tim yang diperhitungkan pada Liga 2 2017. Entah apa yang harus dilakukan manajemen tim berjuluk Laskar Ronggolawe ini, selain kata evaluasi dan membubarkan.

‘’Mohon maaf kepada masyarakat Tuban belum bisa mempersembahkan prestasi buat Bumi Wali,’’ pesan politikus PKB itu kepada Jawa Pos Radar Tuban pada Kamis (14/9) malam. Persatu sekarang ini harus turun kasta setelah kalah pada pertandingan terakhir melawan PSBI Blitar, Kamis (14/9) lalu. 

Terkait hasil akhir tersebut, manajemen Persatu Tuban langsung membubarkan timnya dengan tidak memperpanjang lagi kontrak pemain dan jajaran pelatih.  ‘’Tim sudah kita nyatakan bubar. Tinggal menyelesaikan administrasi saja,’’ ujar Roni, panggilan akrabnya dengan nada berat.  

Baca Juga :  Dwi Kus Silahkan Persela Hubungi Kiper Lain

Administrasi yang dimaksud, terang dia, surat keluar para pemain dan pelatih yang menyatakan mereka pernah membela Laskar Ronggolawe. Surat tersebut diperlukan kalau mereka gabung dengan tim lain. 

Selain itu, masih ada uang pertandingan saat melawan PSBI Blitar yang menjadi hak pemain dan pelatih. ‘’Untuk gaji sudah beres semua. Tinggal uang pertandingan yang belum sempat kita berikan karena saya sakit. Insya Allah secepatnya kita berikan,’’ ungkapnya. 

Apakah perlu pembubaran tim secara resmi (dengan menggelar acara seremonial)? ‘’’Kita lihat nanti, jika diperlukan,’’ tegas dia. Yang jelas, dibubarkannya tim ini karena menanti Liga 3 masih cukup lama. 

Sementara itu, Ketua Umum Persatu Nashruddin Ali saat dikonfirmasi tentang hasil ini mengaku belum bisa berkomentar banyak. ‘’Saya no comment karena belum dapat laporan resmi. Yang jelas, akan kita evaluasi,’’ tegas Nashruddin, yang baru pulang usai menunaikan ibadah haji itu.

Baca Juga :  Loris Arnaud Termotivasi Mencetak Gol 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

Makin Sombong, Makin Bernilai

Kehilangan Akun Line


/