alexametrics
27.3 C
Bojonegoro
Thursday, June 30, 2022

Diuntungkan Waktu Recovery

LAMONGAN – Laskar Joko Tingkir mempunyai waktu recovery cukup lama. Setelah menghadapi Arema FC di Stadion Kanjuruhan Malang tadi malam (16/9) ,

Persela Lamongan mendapat tantangan PS TNI di Stadion Surajaya Jumat Sore (22/9).

Meski demikian, aroma rivalitas tinggi mewarnai laga di pekan 25 Liga 1 tersebut. Jarak poin keduanya cukup dekat, sehingga menjadi duel saling sikut.

Hadirnya pelatih baru Aji Santoso di kubu tim berkaus kebesaran biru muda, diharapkan mampu memberikan semangat bagi Choirul Huda dkk.

Selain itu, Persela memiliki pemain ke-12, yakni dukungan penuh LA Mania dan Curva Boys. ‘’Kami sudah melakukan estimasi.

Sisa laga di kandang wajib tiga poin, termasuk menjamu PS TNI,’’ CEO Persela Yuhronur Efendi kepada Jawa Pos Radar Lamongan kemarin (16/9). 

Baca Juga :  Minta Fokus hingga Peluit Terakhir

Apalagi, The Army-julukan PS TNI hanya memiliki waktu persiapan lebih pendek. Anak asuhan Ivan Colev baru menjalani laga menjamu Madura United Senin mendatang (18/9). 

Jajaran pelatih Persela masih menunggu perkembangan pemain yang cedera. Diantaranya M. Fahmi Al-Ayyubi dan Kosuke Yamazaki Uchida.

Sebaliknya, Ivan Carlos Franca Coelho dipastikan belum bisa merumput. Harapannya, Saddil Ramdani sudah bisa bergabung, paska membela timnas PSSI U-18.

 ‘’Kami terus memantau perkembangan mereka. Semoga bisa cepat merumput,’’ tutur CEO yang juga merangkap Sekda Lamongan tersebut. 

Persela belum terlalu perkasa di putaran kedua ini. Lima kekalahan beruntun di awal putaran kedua, membuat langkah tim 1967 terseok-seok di papan bawah.

Baca Juga :  Baru Coret Satu Pemain

Hingga akhirnya mendapat kemenangan menjamu Perseru Serui. 

‘’Harus bekerja keras agar tak lagi membuang poin di kandang, seperti lima kekalahan home sebelumnya,’’ imbuhnya. 

Pemain Persela harus merespon kemenangan Cendrawasih Jingga-julukan Perseru dari Mitra Kukar Kamis lalu (14/9). Anak asuhan Agus Yuwono kini mengoleksi 22 poin. 

‘’Tentu ini harus direspon anak-anak, agar menjauhkan diri dari tim-tim dibawahnya,’’ katanya.

LAMONGAN – Laskar Joko Tingkir mempunyai waktu recovery cukup lama. Setelah menghadapi Arema FC di Stadion Kanjuruhan Malang tadi malam (16/9) ,

Persela Lamongan mendapat tantangan PS TNI di Stadion Surajaya Jumat Sore (22/9).

Meski demikian, aroma rivalitas tinggi mewarnai laga di pekan 25 Liga 1 tersebut. Jarak poin keduanya cukup dekat, sehingga menjadi duel saling sikut.

Hadirnya pelatih baru Aji Santoso di kubu tim berkaus kebesaran biru muda, diharapkan mampu memberikan semangat bagi Choirul Huda dkk.

Selain itu, Persela memiliki pemain ke-12, yakni dukungan penuh LA Mania dan Curva Boys. ‘’Kami sudah melakukan estimasi.

Sisa laga di kandang wajib tiga poin, termasuk menjamu PS TNI,’’ CEO Persela Yuhronur Efendi kepada Jawa Pos Radar Lamongan kemarin (16/9). 

Baca Juga :  Misi Jaga Keangkeran Surajaya

Apalagi, The Army-julukan PS TNI hanya memiliki waktu persiapan lebih pendek. Anak asuhan Ivan Colev baru menjalani laga menjamu Madura United Senin mendatang (18/9). 

Jajaran pelatih Persela masih menunggu perkembangan pemain yang cedera. Diantaranya M. Fahmi Al-Ayyubi dan Kosuke Yamazaki Uchida.

Sebaliknya, Ivan Carlos Franca Coelho dipastikan belum bisa merumput. Harapannya, Saddil Ramdani sudah bisa bergabung, paska membela timnas PSSI U-18.

 ‘’Kami terus memantau perkembangan mereka. Semoga bisa cepat merumput,’’ tutur CEO yang juga merangkap Sekda Lamongan tersebut. 

Persela belum terlalu perkasa di putaran kedua ini. Lima kekalahan beruntun di awal putaran kedua, membuat langkah tim 1967 terseok-seok di papan bawah.

Baca Juga :  Persela Menatap Laga Terakhir Putaran I Melawan PSM

Hingga akhirnya mendapat kemenangan menjamu Perseru Serui. 

‘’Harus bekerja keras agar tak lagi membuang poin di kandang, seperti lima kekalahan home sebelumnya,’’ imbuhnya. 

Pemain Persela harus merespon kemenangan Cendrawasih Jingga-julukan Perseru dari Mitra Kukar Kamis lalu (14/9). Anak asuhan Agus Yuwono kini mengoleksi 22 poin. 

‘’Tentu ini harus direspon anak-anak, agar menjauhkan diri dari tim-tim dibawahnya,’’ katanya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/