alexametrics
26 C
Bojonegoro
Saturday, May 21, 2022

Keok Lagi, Manajer Janji Evaluasi

TUBAN-Skuad Persatu Tuban nampaknya belum menemukan peak performance terbaiknya. Untuk kesekian kalinya, Laskar Ronggolawe, julukan Persatu Tuban menelan kekalahan. 

Pada matchday kelima  Minggu (14/7) malam, anak asuh Purwanto ditekuk 0-3 kala bersua tuan rumah Persiba Balikpapan di Stadion Batakan. 

Ini merupakan kekalahan ketiga selama paro putaran pertama Liga 2 wilayah timur. Sebelumnya, Persatu kalah 0-2 atas Persiwar Waropen di Stadion Bumi Wali Tuban dan kalah 0-1 atas Martapura FC di Stadion Demang Lehman, Martapura. 

Atas hasil ini Persatu terpuruk di zona degradasi dan mendekati juru kunci dengan poin empat klasemen sementara.

Berdasarkan match summary, pertandingan baru berjalan 12 menit sudah kebobolan melalui striker Ismail Haris. Pola bertahan yang diterapkan pelatih Persatu nampaknya tak berbuah manis. Hanya berselang sembilan menit Persatu kembali kebobolan melalui tendangan penyerang Persiba Yusuf menit ke-21. Skor 0-2 bertahan hingga turun minum. 

Baca Juga :  Kalah Tipis Melawan Timnas U-19

Pada babak kedua, Persatu berusaha bangkit. Alih-alih memperkecil kekalahan, justru sebaliknya Persatu harus menelan pil pahit. Pertandingan baru berjalan lima menit, kiper Persatu Rully Desrian kembali memungut bola ketiga dari gawangnya setelah tendangan striker Persiba Mardiono gagal diantisipasi dengan baik. Skor berakhir 0-3 untuk kemenangan tuan rumah. 

Entah, alasan apa yang bakal dijelaskan head coach Persatu Purwanto atas hasil buruk ini. Padahal, 17 pemain terbaiknya sudah dibawa dalam lawatan ketiganya kali ini. Sampai berita ini ditulis tadi malam sekitar pukul 19.00, Purwanto belum bisa dikonfirmasi. Ponselnya yang dihubungi hanya terdengar nada sambung, namun tidak diangkat. Pertanyaan yang dikirim melalui pesan pendek juga tak dibalas. 

Baca Juga :  Motivasi Curi Poin di Surajaya

Asisten pelatih S. Karjan melalui sambungan telepon menjelaskan, kekalahan tersebut karena mendadaknya perubahan line-up. Full bek Agus Prasetyo mendadak cedera saat uji lapangan. Kondisi tersebut membuat tim pelatih memaksa Sigit Meiko untuk mengisi posisi tersebut. ‘’Hasilnya kurang tenang. Pemain panik dan mentalnya down karena ada tekanan lawan dan terjadi gol yang cepat,’’ terang Karjan. Terkait kondisi tersebut, kini tim pelatih segera melakukan evaluasi perbaikan daerah pertahanan serta memaksimal peluang yang ada. 

Manajer Persatu Fahmi Fikroni ketika dikonfirmasi menyampaikan pihaknya segera mengevaluasi demi  kebaikan tim. ‘’Besok (hari ini) dievaluasi. Sesuai regulasi, masih menunggu putaran kedua untuk menambah pemain,’’ kata Fahmi Fikroni. Ditanya peluang mengevaluasi pelatih, Roni belum memberikan jawaban.

TUBAN-Skuad Persatu Tuban nampaknya belum menemukan peak performance terbaiknya. Untuk kesekian kalinya, Laskar Ronggolawe, julukan Persatu Tuban menelan kekalahan. 

Pada matchday kelima  Minggu (14/7) malam, anak asuh Purwanto ditekuk 0-3 kala bersua tuan rumah Persiba Balikpapan di Stadion Batakan. 

Ini merupakan kekalahan ketiga selama paro putaran pertama Liga 2 wilayah timur. Sebelumnya, Persatu kalah 0-2 atas Persiwar Waropen di Stadion Bumi Wali Tuban dan kalah 0-1 atas Martapura FC di Stadion Demang Lehman, Martapura. 

Atas hasil ini Persatu terpuruk di zona degradasi dan mendekati juru kunci dengan poin empat klasemen sementara.

Berdasarkan match summary, pertandingan baru berjalan 12 menit sudah kebobolan melalui striker Ismail Haris. Pola bertahan yang diterapkan pelatih Persatu nampaknya tak berbuah manis. Hanya berselang sembilan menit Persatu kembali kebobolan melalui tendangan penyerang Persiba Yusuf menit ke-21. Skor 0-2 bertahan hingga turun minum. 

Baca Juga :  Tes Tentukan Rapor Atlet Porprov

Pada babak kedua, Persatu berusaha bangkit. Alih-alih memperkecil kekalahan, justru sebaliknya Persatu harus menelan pil pahit. Pertandingan baru berjalan lima menit, kiper Persatu Rully Desrian kembali memungut bola ketiga dari gawangnya setelah tendangan striker Persiba Mardiono gagal diantisipasi dengan baik. Skor berakhir 0-3 untuk kemenangan tuan rumah. 

Entah, alasan apa yang bakal dijelaskan head coach Persatu Purwanto atas hasil buruk ini. Padahal, 17 pemain terbaiknya sudah dibawa dalam lawatan ketiganya kali ini. Sampai berita ini ditulis tadi malam sekitar pukul 19.00, Purwanto belum bisa dikonfirmasi. Ponselnya yang dihubungi hanya terdengar nada sambung, namun tidak diangkat. Pertanyaan yang dikirim melalui pesan pendek juga tak dibalas. 

Baca Juga :  Pertahankan Mental Bangkit 

Asisten pelatih S. Karjan melalui sambungan telepon menjelaskan, kekalahan tersebut karena mendadaknya perubahan line-up. Full bek Agus Prasetyo mendadak cedera saat uji lapangan. Kondisi tersebut membuat tim pelatih memaksa Sigit Meiko untuk mengisi posisi tersebut. ‘’Hasilnya kurang tenang. Pemain panik dan mentalnya down karena ada tekanan lawan dan terjadi gol yang cepat,’’ terang Karjan. Terkait kondisi tersebut, kini tim pelatih segera melakukan evaluasi perbaikan daerah pertahanan serta memaksimal peluang yang ada. 

Manajer Persatu Fahmi Fikroni ketika dikonfirmasi menyampaikan pihaknya segera mengevaluasi demi  kebaikan tim. ‘’Besok (hari ini) dievaluasi. Sesuai regulasi, masih menunggu putaran kedua untuk menambah pemain,’’ kata Fahmi Fikroni. Ditanya peluang mengevaluasi pelatih, Roni belum memberikan jawaban.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/