alexametrics
23.7 C
Bojonegoro
Wednesday, May 25, 2022

Sulitnya Penuhi Syarat Kontrak Baru

LAMONGAN – Penampilan Wallace Costa Alves, Diego Assis Fiegueiredo, dan Loris Arnaud cukup membantu Persela Lamongan di Liga 1 2018. Sebagai pemain asing pendatang baru, tiga penggawa itu cepat beradaptasi dengan tim. Setelah kompetisi berakhir, manajemen Persela ingin mendapatkan tanda tangan kontrak mereka lagi. Manajemen tim berjuluk Laskar Joko Tingkir ini juga sudah menyiapkan kenaikan nilai kontrak.

‘’Kita sudah mengajukan ke mereka,’’ tutur Sekretaris Persela, Muji Santoso, kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (13/12).

Namun, kenaikan nilai kontrak dari manajemen belum menyentuh angka yang diinginkan tiga pemain asing tersebut.

Diego Assis Fiegueiredo misalnya. Playmaker berpaspor Brasil itu meminta kenaikan tiga kali lipat lebih dari gaji yang diterimanya musim ini. Namun, manajemen enggan membeberkan berapa gaji yang diminta Assis untuk musim depan. ‘’Tapi penawaran Assis segitu. Terlalu tinggi,’’ kata Muji saat dikonfirmasi via ponsel.

Baca Juga :  Ulang Tahun ke-72, Ayo Bangun Persibo!

Assis menjadi roh lini tengah Persela. Meskipun namanya tak masuk dalam 20 besar pengumpan terbanyak, 20 besar pencetak gol terbanyak, 20 besar pemain melakukan tembakan ke gawang terbanyak, dia sering memberikan kontribusi saat Persela membutuhkan kemenangan.

Bek tengah sekaligus kapten tim, Wallace, juga melakukan hal yang sama. Gaji yang diminta sebenarnya masih dianggap manajemen realistis. Namun, stoper 32 tahun itu meminta banyak fasilitas. Itu yang membuat manajemen berpikir beribu kali untuk bisa memenuhi.

‘’Gajinya tidak terlalu tinggi, tapi yang lain minta banyak, kan ketemunya juga tinggi,’’ tutur Muji.

Sedangkan, Loris kabarnya meminta kenaikan yang berlipat bila tim berkaus kebesaran biru muda itu ingin tetap menggunakan jasanya musim depan.

Pada kompetisi lalu, pemain yang pernah memerkuat Paris Saint Germain (PSG) itu menjadi top scorer Persela. Serta menempati posisi ke-7 daftar top scorer di Liga 1 dengan 15 gol. Ketajaman itulah yang menaikkan ratting striker berpaspor Perancis tersebut. 

Baca Juga :  Kota tanpa Perahu

‘’Sepertinya berat untuk kita bisa memenuhi,’’ katanya.

Sementara itu, Assis menyatakan sudah tiba bersama keluarganya di kampung halamannya. Pemilik nomor punggung 88 di Persela itu menjawab singkat beberapa pertanyaan wartawan koran ini melalui direct message (DM) instagram. Yakni terkait informasi penawarannya yang naik tiga kali lipat lebih, serta berapa tim yang mendekatinya.

‘’I have some proposal from Indonesia, and some other from outside. I still talk for make decision (Saya telah menerima beberapa proposal dari klub dari Indonesia, dan beberapa proposal dari negara lain. Saya masih membicarakan untuk membuat keputusan),’’ tulis Assis.

LAMONGAN – Penampilan Wallace Costa Alves, Diego Assis Fiegueiredo, dan Loris Arnaud cukup membantu Persela Lamongan di Liga 1 2018. Sebagai pemain asing pendatang baru, tiga penggawa itu cepat beradaptasi dengan tim. Setelah kompetisi berakhir, manajemen Persela ingin mendapatkan tanda tangan kontrak mereka lagi. Manajemen tim berjuluk Laskar Joko Tingkir ini juga sudah menyiapkan kenaikan nilai kontrak.

‘’Kita sudah mengajukan ke mereka,’’ tutur Sekretaris Persela, Muji Santoso, kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (13/12).

Namun, kenaikan nilai kontrak dari manajemen belum menyentuh angka yang diinginkan tiga pemain asing tersebut.

Diego Assis Fiegueiredo misalnya. Playmaker berpaspor Brasil itu meminta kenaikan tiga kali lipat lebih dari gaji yang diterimanya musim ini. Namun, manajemen enggan membeberkan berapa gaji yang diminta Assis untuk musim depan. ‘’Tapi penawaran Assis segitu. Terlalu tinggi,’’ kata Muji saat dikonfirmasi via ponsel.

Baca Juga :  KEMACETAN TERPARAH

Assis menjadi roh lini tengah Persela. Meskipun namanya tak masuk dalam 20 besar pengumpan terbanyak, 20 besar pencetak gol terbanyak, 20 besar pemain melakukan tembakan ke gawang terbanyak, dia sering memberikan kontribusi saat Persela membutuhkan kemenangan.

Bek tengah sekaligus kapten tim, Wallace, juga melakukan hal yang sama. Gaji yang diminta sebenarnya masih dianggap manajemen realistis. Namun, stoper 32 tahun itu meminta banyak fasilitas. Itu yang membuat manajemen berpikir beribu kali untuk bisa memenuhi.

‘’Gajinya tidak terlalu tinggi, tapi yang lain minta banyak, kan ketemunya juga tinggi,’’ tutur Muji.

Sedangkan, Loris kabarnya meminta kenaikan yang berlipat bila tim berkaus kebesaran biru muda itu ingin tetap menggunakan jasanya musim depan.

Pada kompetisi lalu, pemain yang pernah memerkuat Paris Saint Germain (PSG) itu menjadi top scorer Persela. Serta menempati posisi ke-7 daftar top scorer di Liga 1 dengan 15 gol. Ketajaman itulah yang menaikkan ratting striker berpaspor Perancis tersebut. 

Baca Juga :  Atlet Junior Perlu Jam Terbang

‘’Sepertinya berat untuk kita bisa memenuhi,’’ katanya.

Sementara itu, Assis menyatakan sudah tiba bersama keluarganya di kampung halamannya. Pemilik nomor punggung 88 di Persela itu menjawab singkat beberapa pertanyaan wartawan koran ini melalui direct message (DM) instagram. Yakni terkait informasi penawarannya yang naik tiga kali lipat lebih, serta berapa tim yang mendekatinya.

‘’I have some proposal from Indonesia, and some other from outside. I still talk for make decision (Saya telah menerima beberapa proposal dari klub dari Indonesia, dan beberapa proposal dari negara lain. Saya masih membicarakan untuk membuat keputusan),’’ tulis Assis.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/