alexametrics
29.8 C
Bojonegoro
Sunday, August 14, 2022

PSBI v Persatu : AYO, KUDU MENANG !

- Advertisement -

TUBAN – Menang. Itulah kata yang saat ini berada di benak seluruh pemain, ofisial, dan pendukung Persatu Tuban.

Laskar Ronggolawe bakal berjuang mati-matian melawan tuan rumah PSBI Blitar di Stadion Soepriadi Blitar, sore (14/9) nanti.

Tiga poin menjadi target harga mati untuk membuka keran lolos babak playoff Liga 2.

Demi memetik poin penuh itu, seluruh penggawa tim dibawa ke Kota Proklamator, kemarin (13/9) sekitar pukul 08.00.

Hanya bek kanan Yadi Haditiar yang tidak masuk dalam rombongan tim karena mengalami cedera ligament pada kaki kanan.

- Advertisement -

‘’Dia sudah kami tawari untuk ikut, tapi tidak mau,’’ kata Manajer Persatu Tuban Fahmi Fikroni, kemarin. 

Pertimbangan seluruh pemain dibawa demi memenuhi target. Menurut dia, dengan melibatkan seluruh pemain ke Blitar, sedikit banyak para pemain termotivasi untuk memberikan kemenangan bagi tim. 

Baca Juga :  Buktikan Alex!

Disampaikan Roni, keberlangsungan tim ini tergantung pada seluruh pemain saat bertanding nanti.

Karena selama ini manajemen sudah memberikan semangat yang lebih dengan terus memenuhi hak dan kewajiban seluruh pemain, tanpa terkecuali.

‘’Kita nggak mau gagal,’’ tegas dia yang berharap seluruh pemain konsentrasi untuk memberikan kado manis untuk masyarakat Tuban dan Ronggomania, sebutan suporter Persatu. 

Bagaimana dengan sejumlah pemain yang masuk daftar catatan merah? Dijelaskan dia, mereka tetap dilibatkan untuk kebesaran tim ini.

‘’Catatan merah akan kita evaluasi setelah pertandingan melawan Blitar,’’ tuturnya. 

Ya, Persatu Tuban memiliki modal menang 3-1 saat menjamu PSBI Blitar di Stadion Lokajaya Tuban, 15 Juli lalu.

Untuk kembali memetik kemenangan di leg kedua ini, seluruh pemain sudah diasah kemampuannya. Terlebih, kondisi pemain tidak ada yang diragukan untuk diturunkan.

Baca Juga :  Persatu : Pertahankan Pemain Loyal 

Starting lineup sudah disiapkan matang untuk menggempur pertahanan tuan rumah. 

Asisten pelatih Suparji Karjan menyampaikan, sang predator Wirahadi Kusuma dipastikan turun di babak pertama.

Mesin gol Persatu ini diharapkan mampu menggetarkan jala gawang PSBI Blitar. Selama ini, striker tersebut sudah diasah finishing-nya. Juga, tendangan bola mati dari luar kotak penalti. 

Dua jenderal lapangan tengah Danu Rosade dan M. Sulton diskenario meracik serangan.

Kedua gelandang ini diharapkan mampu memberikan warna dan bisa lebih banyak menguasai bola demi mencipatkan gol lebih banyak.

Sementara empat pemain belakang yang diharapkan menjadi benteng pertahanan Kuda Jingkrak adalah bek Bima Boy Asmara yang duet dengan pemain cadangan Qibdi Reza Fakhrudin.

Duo bek ini dibantu bek kanan Erik Vaisal dan bek kiri Crah Eka Angger.

TUBAN – Menang. Itulah kata yang saat ini berada di benak seluruh pemain, ofisial, dan pendukung Persatu Tuban.

Laskar Ronggolawe bakal berjuang mati-matian melawan tuan rumah PSBI Blitar di Stadion Soepriadi Blitar, sore (14/9) nanti.

Tiga poin menjadi target harga mati untuk membuka keran lolos babak playoff Liga 2.

Demi memetik poin penuh itu, seluruh penggawa tim dibawa ke Kota Proklamator, kemarin (13/9) sekitar pukul 08.00.

Hanya bek kanan Yadi Haditiar yang tidak masuk dalam rombongan tim karena mengalami cedera ligament pada kaki kanan.

- Advertisement -

‘’Dia sudah kami tawari untuk ikut, tapi tidak mau,’’ kata Manajer Persatu Tuban Fahmi Fikroni, kemarin. 

Pertimbangan seluruh pemain dibawa demi memenuhi target. Menurut dia, dengan melibatkan seluruh pemain ke Blitar, sedikit banyak para pemain termotivasi untuk memberikan kemenangan bagi tim. 

Baca Juga :  Keok Lagi, Manajer Janji Evaluasi

Disampaikan Roni, keberlangsungan tim ini tergantung pada seluruh pemain saat bertanding nanti.

Karena selama ini manajemen sudah memberikan semangat yang lebih dengan terus memenuhi hak dan kewajiban seluruh pemain, tanpa terkecuali.

‘’Kita nggak mau gagal,’’ tegas dia yang berharap seluruh pemain konsentrasi untuk memberikan kado manis untuk masyarakat Tuban dan Ronggomania, sebutan suporter Persatu. 

Bagaimana dengan sejumlah pemain yang masuk daftar catatan merah? Dijelaskan dia, mereka tetap dilibatkan untuk kebesaran tim ini.

‘’Catatan merah akan kita evaluasi setelah pertandingan melawan Blitar,’’ tuturnya. 

Ya, Persatu Tuban memiliki modal menang 3-1 saat menjamu PSBI Blitar di Stadion Lokajaya Tuban, 15 Juli lalu.

Untuk kembali memetik kemenangan di leg kedua ini, seluruh pemain sudah diasah kemampuannya. Terlebih, kondisi pemain tidak ada yang diragukan untuk diturunkan.

Baca Juga :  Persela Pertahankan Pertahanan, Rubah Penyerangan

Starting lineup sudah disiapkan matang untuk menggempur pertahanan tuan rumah. 

Asisten pelatih Suparji Karjan menyampaikan, sang predator Wirahadi Kusuma dipastikan turun di babak pertama.

Mesin gol Persatu ini diharapkan mampu menggetarkan jala gawang PSBI Blitar. Selama ini, striker tersebut sudah diasah finishing-nya. Juga, tendangan bola mati dari luar kotak penalti. 

Dua jenderal lapangan tengah Danu Rosade dan M. Sulton diskenario meracik serangan.

Kedua gelandang ini diharapkan mampu memberikan warna dan bisa lebih banyak menguasai bola demi mencipatkan gol lebih banyak.

Sementara empat pemain belakang yang diharapkan menjadi benteng pertahanan Kuda Jingkrak adalah bek Bima Boy Asmara yang duet dengan pemain cadangan Qibdi Reza Fakhrudin.

Duo bek ini dibantu bek kanan Erik Vaisal dan bek kiri Crah Eka Angger.

Artikel Terkait

Most Read

Rumah Jerami Ludes Terbakar

Maksimalkan Jamu Persiba

Artikel Terbaru


/