alexametrics
29.2 C
Bojonegoro
Tuesday, June 28, 2022

Robert Beri Lampu Hijau, Persib Belum Jawab Tertulis

Radar Lamongan – Keinginan Persela Lamongan menggunakan jasa Gian Zola Nasrullah tinggal menunggu jawaban tertulis dari Persib Bandung. Secara teknis, pelatih Persib Robert Rene Alberts bersedia melepas Zola dengan status pinjaman. ‘’Kepindahan tersebut bisa berdampak positif bagi perkembangan potensi Zola. Setidaknya, di Persela, Zola akan mendapat lebih banyak kesempatan bermain,’’ tutur Robert kepada wartawan Jawa Pos Group kemarin (12/8).

Dia mengatakan, dirinya tidak bisa memberikan jaminan tempat utama bagi Zola di skuad Persib musim ini. Selain karena sempat mengalami cedera panjang, Zola juga harus menghadapi persaingan sengit untuk memerebutkan posisi inti di lini tengah Maung Bandung. Apalagi, kini posisi gelandang di klub berjuluk Maung Bandung tersebut menumpuk.

Seperti Abdul Aziz Lufti Akbar, Esteban Vizcarra, Beckham Putra Nugraha, Syafril Lestaluhu, Saiful, dan dua pemain yang baru didatangkan, yakni Mohammed Rashid dan Marc Anthony Klok. ‘’Zola sempat absen dalam waktu yang lama karena cedera yang serius dan tentu sulit bagi Zola untuk mendapat tempatnya jika melihat pemain-pemain yang tersedia,’’ ucap pelatih kelahiran Belanda tersebut.

Baca Juga :  Satgas Covid Lamongan Bakal Ketati Pusat Perbelanjaan

Dia melihat potensi Zola sebagai pesepak bola bertalenta. Untuk menunjang perkembangannya, Zola membutuhkan menit bermain. Setelah masa peminjamannya berakhir, diharapkan Zola menunjukkan progres yang signifikan. ‘’Opsi peminjaman ini menjadi pilihan yang cukup logis bagi Zola untuk terus berkembang. Jika dipinjam klub lain, Zola akan memiliki kans lebih besar untuk mendapat menit bermain secara reguler,’’ ujar pelatih kelahiran 1954 tersebut.

Menurut dia, peminjaman adalah hal lumrah yang biasa dilakukan banyak kesebelasan dalam proses pembinaan pemain muda bertalenta. Jika tetap dibiarkan dalam klub dan sering berada di bangku cadangan, maka kemungkinan pemain tidak akan bisa berkembang.

‘’Untuk Zola jika memang ada klub (tertarik meminjam) itu bagus bagi Persib. Karena ketika masa peminjaman sudah selesai, pemain sudah mulai sering bermain dan siap untuk mendapat posisinya di tim lagi,’’ imbuh Robert.

Baca Juga :  Enam Pemain Masuk Target 

Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Teddy Tjahyono belum bersedia menyebutkan detail pengajuan pinjaman yang diajukan Persela kepada Zola. Juga, masa atau durasi peminjaman Zola di klub bermarkas di Stadion Surajaya Lamongan tersebut.

‘’Iya kami menerima surat permohonan peminjaman dari Persela. Belum diputuskan (durasi), kami sedang bahas secara internal,’’ terang Teddy.

Sementara itu, Manajer Persela Edy Yunan Achmadi merasa cukup senang adanya respons positif dari Robert. Yunan mengaku masih menunggu jawaban tertulis dari manajemen Persib Bandung. ‘’Kami berharap manajemen Persib segera memberikan kepastian, sehingga Zola bisa segera bergabung dengan Persela,’’ harap Plt kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Lamongan tersebut.

Radar Lamongan – Keinginan Persela Lamongan menggunakan jasa Gian Zola Nasrullah tinggal menunggu jawaban tertulis dari Persib Bandung. Secara teknis, pelatih Persib Robert Rene Alberts bersedia melepas Zola dengan status pinjaman. ‘’Kepindahan tersebut bisa berdampak positif bagi perkembangan potensi Zola. Setidaknya, di Persela, Zola akan mendapat lebih banyak kesempatan bermain,’’ tutur Robert kepada wartawan Jawa Pos Group kemarin (12/8).

Dia mengatakan, dirinya tidak bisa memberikan jaminan tempat utama bagi Zola di skuad Persib musim ini. Selain karena sempat mengalami cedera panjang, Zola juga harus menghadapi persaingan sengit untuk memerebutkan posisi inti di lini tengah Maung Bandung. Apalagi, kini posisi gelandang di klub berjuluk Maung Bandung tersebut menumpuk.

Seperti Abdul Aziz Lufti Akbar, Esteban Vizcarra, Beckham Putra Nugraha, Syafril Lestaluhu, Saiful, dan dua pemain yang baru didatangkan, yakni Mohammed Rashid dan Marc Anthony Klok. ‘’Zola sempat absen dalam waktu yang lama karena cedera yang serius dan tentu sulit bagi Zola untuk mendapat tempatnya jika melihat pemain-pemain yang tersedia,’’ ucap pelatih kelahiran Belanda tersebut.

Baca Juga :  Nasib Pemain Asing, Tunggu Piala Presiden

Dia melihat potensi Zola sebagai pesepak bola bertalenta. Untuk menunjang perkembangannya, Zola membutuhkan menit bermain. Setelah masa peminjamannya berakhir, diharapkan Zola menunjukkan progres yang signifikan. ‘’Opsi peminjaman ini menjadi pilihan yang cukup logis bagi Zola untuk terus berkembang. Jika dipinjam klub lain, Zola akan memiliki kans lebih besar untuk mendapat menit bermain secara reguler,’’ ujar pelatih kelahiran 1954 tersebut.

Menurut dia, peminjaman adalah hal lumrah yang biasa dilakukan banyak kesebelasan dalam proses pembinaan pemain muda bertalenta. Jika tetap dibiarkan dalam klub dan sering berada di bangku cadangan, maka kemungkinan pemain tidak akan bisa berkembang.

‘’Untuk Zola jika memang ada klub (tertarik meminjam) itu bagus bagi Persib. Karena ketika masa peminjaman sudah selesai, pemain sudah mulai sering bermain dan siap untuk mendapat posisinya di tim lagi,’’ imbuh Robert.

Baca Juga :  Adu Strategi Dua Pelatih Malang

Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Teddy Tjahyono belum bersedia menyebutkan detail pengajuan pinjaman yang diajukan Persela kepada Zola. Juga, masa atau durasi peminjaman Zola di klub bermarkas di Stadion Surajaya Lamongan tersebut.

‘’Iya kami menerima surat permohonan peminjaman dari Persela. Belum diputuskan (durasi), kami sedang bahas secara internal,’’ terang Teddy.

Sementara itu, Manajer Persela Edy Yunan Achmadi merasa cukup senang adanya respons positif dari Robert. Yunan mengaku masih menunggu jawaban tertulis dari manajemen Persib Bandung. ‘’Kami berharap manajemen Persib segera memberikan kepastian, sehingga Zola bisa segera bergabung dengan Persela,’’ harap Plt kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Lamongan tersebut.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

Delapan Incumbent Kalah Suara

PT DESI Bakal Dilarang Beroperasi

Matangkan Persiapan

Rudjito – Zaenuri Divonis 4 Tahun


/