alexametrics
29.6 C
Bojonegoro
Sunday, May 22, 2022

Target Perunggu, Justru Dapat Emas dan Perak

SUKODADI – Cabang olahraga (cabor) menembak Kabupaten Lamongan melampaui target. Awalnya, menarget medali perunggu di setiap kelas. Namun, selama pertandingan dua hari, mampu mengantongi 1 emas dan 1 perak. 

Emas diraih Tuhfah Sauzan Julizhta kelas 27M three positions scope. Sementara medali perak diraih Ananda Rika Satria di kelas 41M metal shilhoutte air rifle multi range. 

Pelatih Cabor Menembak Hafid mengatakan, perolehan dua medali tersebut di luar prediksi yang ditentukan. Pertandingan kelas 27M three positions scope, peserta harus menembak jatuh 15 sasaran sejauh 27 meter dengan tiga posisi.

“Sasarannya 5 siluet ayam, 5 siluet babi, dan 5 siluet kalkun. Ditembak dari kanan ke kiri. Jika sasaran ditembak jatuh, dinyatakan poin,” katanya. 

Baca Juga :  Pekan Ini Tuntaskan Fase Grup

Sementara pertandingan kelas 41M metal shilhoutte air rifle multi range, peserta wajib menembak jatuh 20 target dengan jarak bertahap. Mulai 18 meter, 27 meter, 33 meter, dan 41 meter. “Bisa dibilang multi range. Elevasi (posisi vertikal) target diperhitungkan, anginnya juga diperhitungkan. Tembak, jatuh, poin. Kalau tidak kena berarti miss,” ujar pria juga Sekretaris Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) Lamongan itu.

Semula Ananda menargetkan medali perak di kelas 10M air rifle match indoor. Namun keberuntungannya justru didapat di kelas 41M metal shilhoutte air rifle multi range.

SUKODADI – Cabang olahraga (cabor) menembak Kabupaten Lamongan melampaui target. Awalnya, menarget medali perunggu di setiap kelas. Namun, selama pertandingan dua hari, mampu mengantongi 1 emas dan 1 perak. 

Emas diraih Tuhfah Sauzan Julizhta kelas 27M three positions scope. Sementara medali perak diraih Ananda Rika Satria di kelas 41M metal shilhoutte air rifle multi range. 

Pelatih Cabor Menembak Hafid mengatakan, perolehan dua medali tersebut di luar prediksi yang ditentukan. Pertandingan kelas 27M three positions scope, peserta harus menembak jatuh 15 sasaran sejauh 27 meter dengan tiga posisi.

“Sasarannya 5 siluet ayam, 5 siluet babi, dan 5 siluet kalkun. Ditembak dari kanan ke kiri. Jika sasaran ditembak jatuh, dinyatakan poin,” katanya. 

Baca Juga :  Bersama Bumi Wali FC Bersama Meraih Prestasi

Sementara pertandingan kelas 41M metal shilhoutte air rifle multi range, peserta wajib menembak jatuh 20 target dengan jarak bertahap. Mulai 18 meter, 27 meter, 33 meter, dan 41 meter. “Bisa dibilang multi range. Elevasi (posisi vertikal) target diperhitungkan, anginnya juga diperhitungkan. Tembak, jatuh, poin. Kalau tidak kena berarti miss,” ujar pria juga Sekretaris Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) Lamongan itu.

Semula Ananda menargetkan medali perak di kelas 10M air rifle match indoor. Namun keberuntungannya justru didapat di kelas 41M metal shilhoutte air rifle multi range.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/