alexametrics
23.5 C
Bojonegoro
Wednesday, August 10, 2022

Barito Putra U-19 V Persela U-19 : Jadi Laga Hidup Mati

LAMONGAN – Persela U-19 bertekad meraih tiga poin perdana di putaran kedua grup 2 Liga 1 U-19. Tapi itu bukan perkara mudah. Sebab, lawan yang dihadapi kali ini jawara kedua grup 2 Barito Putera U-19 malam ini (10/9).

Ini menjadi partai hidup mati bagi Laskar Joko Tingkir muda, yang kini posisinya belum aman. Persela U-19 mengoleksi 10 poin berada di peringkat ketiga.

Dibawah Bali United U-19 dengan 13 poin, serta Barito Putera U-19 yang mengoleksi 12 poin.

‘’Ini memang tidak mudah. Anak-anak dituntut bekerja keras, disiplin, dan fokus di laga ini untuk meraup tiga poin,’’ tutur Pelatih Persela U-19, Didik Ludiyanto.

Nur Ingsan dkk bertolak ke Banjarmasin kemarin pagi (9/9). Lima hari waktu untuk conditioning, game internal, dan pemantapan strategi dinilai cukup.

Baca Juga :  Persatu Bidik Pemain Liga 1

‘’Semuanya sudah kami persiapkan. Tinggal kinerja anak-anak di lapangan,’’ imbuhnya. 

Hasil seri melawan Persegres lalu harus menjadi pembelajaran untuk penggawa Persela U-19. Masih sering terpancing emosi menjadi problem yang masih serang mendera.

Akibatnya banyak peluang lawan dari bola mati. ‘’Gol yang tercipta juga berawal dari bola mati. Itu tak boleh lagi terjadi di pertandingan besok (nanti sore),’’ imbuhnya. 

Didik menekankan anak asuhnya harus fokus di sisa putaran dua grup 2 Liga 1 U-19, jika ingin membuka asa lolos ke fase selanjutnya. Sebab, hanya dua tim yang lolos ke fase selanjutnya.

‘’Jarak poinnya sangat dekat, jadi harus semangat untuk mengejar,’’ katanya. 

Posisi ini membuat Didik harus berani menentukan skema menyerang, meski berposisi sebagai tim tamu. Tapi, menurut dia, kompetisi U-19 ini sulit diprediksi hasilnya.

Baca Juga :  Laga Terhenti

‘’Setiap tim memiliki kekuatan yang merata. Itu terlihat dari jarak poin yang dihasilkan,’’ tukasnya. 

Seperti diketahui sebelumnya, Persela U-19 menambah kekuatan baru di lini depan. Eks striker timnas PSSI besutan Indra Sjafri, serta striker Bumi Wali FC resmi berkaus biru muda.

‘’Makin banyak pilihan, makin bagus. Jadi lebih mudah menyusun skema,’’ pungkasnya. 

Persela U-19 hanya menyisakan tiga pertandingan lagi. Setelah melawat ke markas Barito Putera U-19, dua laga sisa diselenggarakan di Stadion Surajaya Lamongan.

Yakni, menjamu Madura United U-19 Sabtu (16/9), serta partai terakhir menjamu Arema FC U-19 Minggu (24/9). 

LAMONGAN – Persela U-19 bertekad meraih tiga poin perdana di putaran kedua grup 2 Liga 1 U-19. Tapi itu bukan perkara mudah. Sebab, lawan yang dihadapi kali ini jawara kedua grup 2 Barito Putera U-19 malam ini (10/9).

Ini menjadi partai hidup mati bagi Laskar Joko Tingkir muda, yang kini posisinya belum aman. Persela U-19 mengoleksi 10 poin berada di peringkat ketiga.

Dibawah Bali United U-19 dengan 13 poin, serta Barito Putera U-19 yang mengoleksi 12 poin.

‘’Ini memang tidak mudah. Anak-anak dituntut bekerja keras, disiplin, dan fokus di laga ini untuk meraup tiga poin,’’ tutur Pelatih Persela U-19, Didik Ludiyanto.

Nur Ingsan dkk bertolak ke Banjarmasin kemarin pagi (9/9). Lima hari waktu untuk conditioning, game internal, dan pemantapan strategi dinilai cukup.

Baca Juga :  Fokus Liga 2, Persatu Absen Piala Soeratin

‘’Semuanya sudah kami persiapkan. Tinggal kinerja anak-anak di lapangan,’’ imbuhnya. 

Hasil seri melawan Persegres lalu harus menjadi pembelajaran untuk penggawa Persela U-19. Masih sering terpancing emosi menjadi problem yang masih serang mendera.

Akibatnya banyak peluang lawan dari bola mati. ‘’Gol yang tercipta juga berawal dari bola mati. Itu tak boleh lagi terjadi di pertandingan besok (nanti sore),’’ imbuhnya. 

Didik menekankan anak asuhnya harus fokus di sisa putaran dua grup 2 Liga 1 U-19, jika ingin membuka asa lolos ke fase selanjutnya. Sebab, hanya dua tim yang lolos ke fase selanjutnya.

‘’Jarak poinnya sangat dekat, jadi harus semangat untuk mengejar,’’ katanya. 

Posisi ini membuat Didik harus berani menentukan skema menyerang, meski berposisi sebagai tim tamu. Tapi, menurut dia, kompetisi U-19 ini sulit diprediksi hasilnya.

Baca Juga :  Choirul Huda Dikenang Banyak Orang

‘’Setiap tim memiliki kekuatan yang merata. Itu terlihat dari jarak poin yang dihasilkan,’’ tukasnya. 

Seperti diketahui sebelumnya, Persela U-19 menambah kekuatan baru di lini depan. Eks striker timnas PSSI besutan Indra Sjafri, serta striker Bumi Wali FC resmi berkaus biru muda.

‘’Makin banyak pilihan, makin bagus. Jadi lebih mudah menyusun skema,’’ pungkasnya. 

Persela U-19 hanya menyisakan tiga pertandingan lagi. Setelah melawat ke markas Barito Putera U-19, dua laga sisa diselenggarakan di Stadion Surajaya Lamongan.

Yakni, menjamu Madura United U-19 Sabtu (16/9), serta partai terakhir menjamu Arema FC U-19 Minggu (24/9). 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/