alexametrics
29.7 C
Bojonegoro
Friday, August 12, 2022

Tommy Parcep Mundur dari Persikaba

BLORA, Radar Bojonegoro – Pelatih Persikaba Tomy Parcep resmi mengundurkan diri, terhitung sejak Kamis (8/8) lalu. Dia mundur beralasan karena masalah kesehatan. Selain itu Tommy juga kecewa dengan manajemen Persikaba.  

Saat dihubungi oleh wartawan Jawa Pos Radar Blora – Cepu kemarin (9/8), Tommy Parcep yang sudah berada di rumahnya di Tasikmalaya mengatakan, pengunduran dirinya karena masalah kesehatan. Pengunduran diri ini dia sampaikan kepada pemain dan langsung kepada Manajer Persikaba Prayogo Nugroho secara pribadi. ’’Saya pamit, saya ngobrol berdua bersama Mas Yoyok (sapaan Prayogo Nugroho, Red) selama satu jam,’’ ungkapnya.

Tommy memastikan, dirinya mengundurkan diri tidak ada permasalahan secara pribadi dengan Yoyok sebagai manajer Persikaba. Sebab dia mengaku masuk ke Persikaba juga karena Yoyok.

Namun, saat disinggung sejak kapan surat pengunduran dirinya disampaikan, dia mengaku, mengundurkan diri hanya melalui lisan. Itu dia sampaikan kepada manajer saat perbincangan selama satu jam. ’’Di situ Mas Yoyok juga menyampaikan, kalau dirinya sebagai pelatih, pasti sudah mengundurkan diri sejak dua bulan lalu,’’ ujarnya menirukan ucapan Yoyok.

Baca Juga :  Tak Mau Main Aman, Persela Bidik Kemenangan¬†

Menurut Tommy, Yoyok sangat mengerti alasan dirinya mengundurkan diri.

Selain alasan kesehatan, dia juga mengungkapkan kekecewaannya kepada manajemen di Persikaba. Dia menilai, selama ini manajemen Persikaba semuanya hanya dilimpahkan kepada Yoyok. ’’Jadi dia seperti single fighter, yang lainnya hanya pembantu saja,’’ ujarnya.

Karena, lanjut dia, dalam Persikaba ada manajemen lama yang tidak mambantu perkembangan Persikaba. Sedangkan yang baru tidak mudeng. Sehingga imbasnya kepada pemain, yang hanya mendapatkan fasilitas seadanya. Bahkan lebih banyak kekurangan. ’’Pemain saya tidak diopeni, makan tidak jelas, segala macam seadanya. Tapi dituntut begini dan begitu. Orang nuntut itu kalau sudah memberikan sesuatu yang baik,’’ paparnya.

Menurut dia, selama ini fasilitas baik itu tidak pernah diberikan kepada pemain. Sehingga dia meminta manajemen Persikaba realistis. Jika ada kekurangan harus terbuka. ’’Kalau ada kekurangan kita buka saja jangan ditutup-tutupi,’’ tukasnya.

Baca Juga :  Nil Maizar: Jangan Sombong Karena Pertandingan Masih Banyak

Karena hal itulah, dia mengaku terlalu banyak pikiran. Sehingga membuat dirinya drop kemudian sakit. Namun saat berbicang melalui sambungan telepon kemarin (9/8), dia mengaku sudah sehat. Bahkan sempat bercanda menanyakan apakah ada lowongan lagi di Bojonegoro. ’’Saya sudah sehat sekarang,’’ ujarnya sambil terkekeh.

Terkait statusnya selama ini di Persikaba, dia mengaku tidak pernah dikontrak. Bahkan tidak pernah membicarakan honor. Dia bergabung hanya melalui lisan. Dia masuk di Persikaba karena kedekatannya dengan Yoyok, bukan manajemen Persikaba. ’’Sementara saya di Blora itu kekeluargaan, bukan SK,’’ ujarnya.

Manajer Persikaba Prayogo Nugroho saat dikonfirmasi mengiyakan atas pengunduran diri Tommy Parcep. ’’Sejak Kamis kemarin, setelah latihan terakhir,’’ ujarnya.

Menurut dia, alasan pengunduran dirinya karena kurang sehat, terkena gejala tipes. ’’Jadi mengundurkan diri, selanjutnya digantikan asistennya Mas Wahyu Teguh,’’ tukasnya.

BLORA, Radar Bojonegoro – Pelatih Persikaba Tomy Parcep resmi mengundurkan diri, terhitung sejak Kamis (8/8) lalu. Dia mundur beralasan karena masalah kesehatan. Selain itu Tommy juga kecewa dengan manajemen Persikaba.  

Saat dihubungi oleh wartawan Jawa Pos Radar Blora – Cepu kemarin (9/8), Tommy Parcep yang sudah berada di rumahnya di Tasikmalaya mengatakan, pengunduran dirinya karena masalah kesehatan. Pengunduran diri ini dia sampaikan kepada pemain dan langsung kepada Manajer Persikaba Prayogo Nugroho secara pribadi. ’’Saya pamit, saya ngobrol berdua bersama Mas Yoyok (sapaan Prayogo Nugroho, Red) selama satu jam,’’ ungkapnya.

Tommy memastikan, dirinya mengundurkan diri tidak ada permasalahan secara pribadi dengan Yoyok sebagai manajer Persikaba. Sebab dia mengaku masuk ke Persikaba juga karena Yoyok.

Namun, saat disinggung sejak kapan surat pengunduran dirinya disampaikan, dia mengaku, mengundurkan diri hanya melalui lisan. Itu dia sampaikan kepada manajer saat perbincangan selama satu jam. ’’Di situ Mas Yoyok juga menyampaikan, kalau dirinya sebagai pelatih, pasti sudah mengundurkan diri sejak dua bulan lalu,’’ ujarnya menirukan ucapan Yoyok.

Baca Juga :  Masih Trauma, Warga Larang PT IEB Beroperasi

Menurut Tommy, Yoyok sangat mengerti alasan dirinya mengundurkan diri.

Selain alasan kesehatan, dia juga mengungkapkan kekecewaannya kepada manajemen di Persikaba. Dia menilai, selama ini manajemen Persikaba semuanya hanya dilimpahkan kepada Yoyok. ’’Jadi dia seperti single fighter, yang lainnya hanya pembantu saja,’’ ujarnya.

Karena, lanjut dia, dalam Persikaba ada manajemen lama yang tidak mambantu perkembangan Persikaba. Sedangkan yang baru tidak mudeng. Sehingga imbasnya kepada pemain, yang hanya mendapatkan fasilitas seadanya. Bahkan lebih banyak kekurangan. ’’Pemain saya tidak diopeni, makan tidak jelas, segala macam seadanya. Tapi dituntut begini dan begitu. Orang nuntut itu kalau sudah memberikan sesuatu yang baik,’’ paparnya.

Menurut dia, selama ini fasilitas baik itu tidak pernah diberikan kepada pemain. Sehingga dia meminta manajemen Persikaba realistis. Jika ada kekurangan harus terbuka. ’’Kalau ada kekurangan kita buka saja jangan ditutup-tutupi,’’ tukasnya.

Baca Juga :  Hari Pertama UNBK Jenjang SMK, Tidak Ada Siswa Absen

Karena hal itulah, dia mengaku terlalu banyak pikiran. Sehingga membuat dirinya drop kemudian sakit. Namun saat berbicang melalui sambungan telepon kemarin (9/8), dia mengaku sudah sehat. Bahkan sempat bercanda menanyakan apakah ada lowongan lagi di Bojonegoro. ’’Saya sudah sehat sekarang,’’ ujarnya sambil terkekeh.

Terkait statusnya selama ini di Persikaba, dia mengaku tidak pernah dikontrak. Bahkan tidak pernah membicarakan honor. Dia bergabung hanya melalui lisan. Dia masuk di Persikaba karena kedekatannya dengan Yoyok, bukan manajemen Persikaba. ’’Sementara saya di Blora itu kekeluargaan, bukan SK,’’ ujarnya.

Manajer Persikaba Prayogo Nugroho saat dikonfirmasi mengiyakan atas pengunduran diri Tommy Parcep. ’’Sejak Kamis kemarin, setelah latihan terakhir,’’ ujarnya.

Menurut dia, alasan pengunduran dirinya karena kurang sehat, terkena gejala tipes. ’’Jadi mengundurkan diri, selanjutnya digantikan asistennya Mas Wahyu Teguh,’’ tukasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/