alexametrics
25.2 C
Bojonegoro
Tuesday, June 28, 2022

Raih Poin Penuh di Laga penutup

LAMONGAN, Radar Lamongan – Skuad Persela U-20 menutup putaran pertama Elite Pro Academy Liga 1 U-20 dengan positif. Yakni mengalahkan Madura United U-20 dengan skor 1-0 di Stadion Surajaya Lamongan kemarin (9/8) sore. Gol tunggal tersebut melalui tendangan Risqi Putra Utomo yang berhasil membobol gawang kiper Fawaid Ansory. 

Head Coach Persela Lamongan U-20 Pudji Handoko Dwi Haryanto mengatakan, skuadnya  bermain bagus, meski ada perubahan pada line-up. Mereka bisa menjalankan instruksi dengan baik. “Yang jelas saya sangat bangga anak-anak bermain sangat baik. Kita tetap akan evaluasi guna menghadapi putaran kedua,” ujarnya. 

Menurut Puji, pertandingan tersebut memiliki progres yang baik. Para pemain bisa bermain dengan tenang. Keputusan tim pelatih dengan memasukkan Riyatno Abiyoso dengan Ghifari Faiz cukup bisa memperbaiki ritme permainan. Hanya, finishing masih kurang. Tim pelatih sempat bimbang ketika akan memasukkan Faiz. Berbeda dengan Abiyoso yang sudah dipersiapkan sejak awal. Faiz baru bergabung pada babak kedua, karena jersey belum ada. “Secara mental memang dia (Faiz) belum siap, sehingga beberapa peluang terlewatkan,” terangnya. 

Baca Juga :  Persikaba Gagal Lolos 16 Besar

Hampir 95 persen peluang terlewatkan. Puji menilai secara finishing masih kurang. Sehingga dia akan melakukan evaluasi. Termasuk kebutuhan gelandang yang masih kurang. Puji mengaku, Persela U-20 hanya memiliki satu gelandang. Ketika kondisinya melemah, tim pelatih sudah khawatir. Karena itu, Persela Lamongan junior sedang membangun komunikasi untuk mengambil gelandang senior. Rencananya ada satu, Arthur yang akan dibawa ke junior jika diizinkan oleh manajemen Persela senior. “Kita masih komunikasikan, kemarin manajer senior sudah merespons,” paparnya. 

Sementara Head Coach Madura United U-20 Winedy Purwito mengaku, babak pertama sedikit terlambat. Sehingga tidak bisa mengambil peluang dalam menciptakan gol. Bahkan, dia mengakui pertandingan kemarin (9/8) cukup ketat. Kedua tim bermain sangat baik. Dan dia mengaku kecewa karena dua kali gagal meraih poin. Namun, dia memastikan akan memperbaiki pada putaran kedua. “Ada kemungkinan tambal sulam pemain. Intinya putaran kedua akan tampil lebih baik,”jelasnya.

Baca Juga :  KONI Bentuk Tiga Cabor Baru 

LAMONGAN, Radar Lamongan – Skuad Persela U-20 menutup putaran pertama Elite Pro Academy Liga 1 U-20 dengan positif. Yakni mengalahkan Madura United U-20 dengan skor 1-0 di Stadion Surajaya Lamongan kemarin (9/8) sore. Gol tunggal tersebut melalui tendangan Risqi Putra Utomo yang berhasil membobol gawang kiper Fawaid Ansory. 

Head Coach Persela Lamongan U-20 Pudji Handoko Dwi Haryanto mengatakan, skuadnya  bermain bagus, meski ada perubahan pada line-up. Mereka bisa menjalankan instruksi dengan baik. “Yang jelas saya sangat bangga anak-anak bermain sangat baik. Kita tetap akan evaluasi guna menghadapi putaran kedua,” ujarnya. 

Menurut Puji, pertandingan tersebut memiliki progres yang baik. Para pemain bisa bermain dengan tenang. Keputusan tim pelatih dengan memasukkan Riyatno Abiyoso dengan Ghifari Faiz cukup bisa memperbaiki ritme permainan. Hanya, finishing masih kurang. Tim pelatih sempat bimbang ketika akan memasukkan Faiz. Berbeda dengan Abiyoso yang sudah dipersiapkan sejak awal. Faiz baru bergabung pada babak kedua, karena jersey belum ada. “Secara mental memang dia (Faiz) belum siap, sehingga beberapa peluang terlewatkan,” terangnya. 

Baca Juga :  Terus Berinovasi untuk Pulihkan Ekonomi di Masa Pandemi

Hampir 95 persen peluang terlewatkan. Puji menilai secara finishing masih kurang. Sehingga dia akan melakukan evaluasi. Termasuk kebutuhan gelandang yang masih kurang. Puji mengaku, Persela U-20 hanya memiliki satu gelandang. Ketika kondisinya melemah, tim pelatih sudah khawatir. Karena itu, Persela Lamongan junior sedang membangun komunikasi untuk mengambil gelandang senior. Rencananya ada satu, Arthur yang akan dibawa ke junior jika diizinkan oleh manajemen Persela senior. “Kita masih komunikasikan, kemarin manajer senior sudah merespons,” paparnya. 

Sementara Head Coach Madura United U-20 Winedy Purwito mengaku, babak pertama sedikit terlambat. Sehingga tidak bisa mengambil peluang dalam menciptakan gol. Bahkan, dia mengakui pertandingan kemarin (9/8) cukup ketat. Kedua tim bermain sangat baik. Dan dia mengaku kecewa karena dua kali gagal meraih poin. Namun, dia memastikan akan memperbaiki pada putaran kedua. “Ada kemungkinan tambal sulam pemain. Intinya putaran kedua akan tampil lebih baik,”jelasnya.

Baca Juga :  Laga Perdana, Fahmi Bakal Tampil Beda

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/