alexametrics
29.3 C
Bojonegoro
Sunday, June 26, 2022

Jadwal Padat, Persela Jamu Persik di Laga Perdana

Radar Lamongan – PT Liga Indonesia Baru (LIB) telah merilis jadwal lanjutan kompetisi Liga 1 kepada seluruh manajemen klub. Jadwal tersebut tidak banyak mengalami perubahan, seperti sebelum libur karena pandemi Covid-19 sejak Maret lalu.

Skuad Persela bakal menghadapi tantangan. Yakni, jadwal kompetisi yang cukup padat. ‘’Iya, PT LIB sudah merilis jadwal lanjutan kompetisi Liga 1 Tahun 2020. Kita sudah menerima,’’ tutur Manajer Persela, Edy Yunan Achmadi kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (9/8).

Namun, di awal rilis jadwal biasanya masih terdapat revisi. Yakni menyesuaikan jadwal kegiatan lainnya. Namun, jadwal pastinya biasanya sesudah dilakukan manager meeting. Yunan mengaku hingga kini belum mendapatkan informasi terkait adanya manager meeting.

‘’Kalaupun nanti ada perubahan, ya kita masih menunggu sampai pada saat manager meeting,’’ terang Yunan saat dikonfirmasi via ponsel. Sesuai jadwal, laga pembuka nanti antara PSS Sleman vs Persebaya di Stadion Maguwoharjo, Sleman pada Kamis (1/10).

Baca Juga :  Rencanakan Jalan Tol di Pantura

Sedangkan, Persela bakal menjamu Persik Kediri di Stadion Surajaya Lamongan pada Sabtu (3/10). ‘’Melihat jadwal yang sudah dirilis, tentu semua pemain, semua tim, harus siap dengan kepadatan jadwal yang ada,’’ imbuh pria yang juga menjabat sebagai Kabag Administrasi Pembangunan Pemkab Lamongan tersebut.

Seperti diketahui, kompetisi Liga 1 baru berjalan tiga pertandingan, sebelum akhirnya ditunda akibat pandemi corona virus disease 2019 (covid-19). Seluruh klub Liga 1 bakal menjalani 31 pertandingan selama lima bulan. ‘’Tidak hanya Persela yang merasakan, tapi semua tim akan merasakan jadwal yang padat juga,’’ terang mantan Camat Turi, Lamongan tersebut.

Apalagi, sesuai protokol yang diterapkan, transportasi tim hanya boleh menggunakan bus. Sehingga, dipastikan perjalanan dari satu tempat ke tempat lainnya juga membutuhkan waktu yang cukup lama dan berat. ‘’Paling tidak, tim pelatih harus jeli, dalam mengantisipasi jadwal yang cukup padat ini,’’ katanya.

Baca Juga :  Tantangan Dua Laga Tandang

Terutama, lanjut dia, harus menyiapkan strategi agar pemain tidak kelelahan ketika bertanding di setiap pertandingan. Sebab, diakuinya, hal itu bakal mempengaruhi hasil yang dipetik oleh Persela. ‘’Pelatih harus bisa mengatur strategi.

Termasuk merotasi pemain. Jadi kapan saatnya memainkan si A, kapan saatnya memainkan si B. Sehingga pemain ini tidak kelelahan,’’ tukasnya. Namun, tanggung jawab tidak hanya dibebankan kepada jajaran pelatih. Sebaliknya, pemain juga memiliki peran dalam menjaga kondisi fisiknya di setiap pertandingan. ‘’Pemain juga dituntut untuk selalu dalam kondisi fit,’’ pungkas Yunan.

Radar Lamongan – PT Liga Indonesia Baru (LIB) telah merilis jadwal lanjutan kompetisi Liga 1 kepada seluruh manajemen klub. Jadwal tersebut tidak banyak mengalami perubahan, seperti sebelum libur karena pandemi Covid-19 sejak Maret lalu.

Skuad Persela bakal menghadapi tantangan. Yakni, jadwal kompetisi yang cukup padat. ‘’Iya, PT LIB sudah merilis jadwal lanjutan kompetisi Liga 1 Tahun 2020. Kita sudah menerima,’’ tutur Manajer Persela, Edy Yunan Achmadi kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (9/8).

Namun, di awal rilis jadwal biasanya masih terdapat revisi. Yakni menyesuaikan jadwal kegiatan lainnya. Namun, jadwal pastinya biasanya sesudah dilakukan manager meeting. Yunan mengaku hingga kini belum mendapatkan informasi terkait adanya manager meeting.

‘’Kalaupun nanti ada perubahan, ya kita masih menunggu sampai pada saat manager meeting,’’ terang Yunan saat dikonfirmasi via ponsel. Sesuai jadwal, laga pembuka nanti antara PSS Sleman vs Persebaya di Stadion Maguwoharjo, Sleman pada Kamis (1/10).

Baca Juga :  Selasa, Nasib Barry Maguire Ditentukan

Sedangkan, Persela bakal menjamu Persik Kediri di Stadion Surajaya Lamongan pada Sabtu (3/10). ‘’Melihat jadwal yang sudah dirilis, tentu semua pemain, semua tim, harus siap dengan kepadatan jadwal yang ada,’’ imbuh pria yang juga menjabat sebagai Kabag Administrasi Pembangunan Pemkab Lamongan tersebut.

Seperti diketahui, kompetisi Liga 1 baru berjalan tiga pertandingan, sebelum akhirnya ditunda akibat pandemi corona virus disease 2019 (covid-19). Seluruh klub Liga 1 bakal menjalani 31 pertandingan selama lima bulan. ‘’Tidak hanya Persela yang merasakan, tapi semua tim akan merasakan jadwal yang padat juga,’’ terang mantan Camat Turi, Lamongan tersebut.

Apalagi, sesuai protokol yang diterapkan, transportasi tim hanya boleh menggunakan bus. Sehingga, dipastikan perjalanan dari satu tempat ke tempat lainnya juga membutuhkan waktu yang cukup lama dan berat. ‘’Paling tidak, tim pelatih harus jeli, dalam mengantisipasi jadwal yang cukup padat ini,’’ katanya.

Baca Juga :  Target Pendapatan Parkir Diturunkan Rp 1 M

Terutama, lanjut dia, harus menyiapkan strategi agar pemain tidak kelelahan ketika bertanding di setiap pertandingan. Sebab, diakuinya, hal itu bakal mempengaruhi hasil yang dipetik oleh Persela. ‘’Pelatih harus bisa mengatur strategi.

Termasuk merotasi pemain. Jadi kapan saatnya memainkan si A, kapan saatnya memainkan si B. Sehingga pemain ini tidak kelelahan,’’ tukasnya. Namun, tanggung jawab tidak hanya dibebankan kepada jajaran pelatih. Sebaliknya, pemain juga memiliki peran dalam menjaga kondisi fisiknya di setiap pertandingan. ‘’Pemain juga dituntut untuk selalu dalam kondisi fit,’’ pungkas Yunan.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/