alexametrics
27.2 C
Bojonegoro
Friday, May 27, 2022

Mental Pemain Jadi Sorotan

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Skuad Bojonegoro FC (BFC) harus mengakui keunggulan Persekama Kabupaten Madiun dengan 2-1 dalam laga perdana grup M Liga 3 Jatim kemarin (7/11). Mental dan kepercayaan diri para pemain menjadi sorotan manajemen BFC.
Dalam pertandingan di Stadion Ketonggo, Kabupaten Ngawi itu skuad BFC tertinggal terlebih dahulu melalui gol pemain Persekama, Agil menit 36. BFC mampu menyamakan kedudukan melalui gol Taufi k menit 44. Pada babak kedua menit 56, Agil menjadi pahlawan kemenanggan Persekama dengan gol keduanya.
Manajer BFC Ali Mahmudi mengatakan, para pemainnya tidak percaya diri menghadapi pertandingan pertama tersebut. Sehingga sering salah dalam melakukan umpan dan koordinasi antar pemain lemah. “Mereka grogi dan tegang,” ujarnya.
Menurut Ali, tidak adanya pelatih sangat berpengaruh. Sebab selama ini Pelatih BFC, Andika selalu hadir mendampingi para pemain saat berlatih maupun uji coba. Sebenarnya asisten pelatih sudah berperan maksimal memberikan instruksi di pinggir lapangan. ‘’Namun kondisinya berbeda dan sudah terbiasa dengan keberaan pelatih,’’ katanya.
Untuk selajutnya, kata Ali, evaluasi utama dari segi mental akan dilakukan. Karena dari hasil pertandingan menunjukkan ma salah terjadi pada diri pemain. Padahal kemampuan lawan yang dihadapi dinilai masih setara, bahkan lebih baik skuad BFC.
Wakil Ketua Askab PSSI Bojonegoro itu menerangkan, Persepon Ponorogo menjadi lawan yang akan dihadapi BFC di laga selanjutnya pada pada 9 November mendatang. Laga itu dinilai menjadi ujian lebih berat. Namun para pemain diminta untuk tetap fokus ke pertandingan. “Tidak perlu memikirkan siapa lawan dihadapi, terpenting bisa bermain maksimal,” terangnya.
Ali menambahkan seusai laga perdana kemarin, skuad BFC langsung kembali ke Bojoneggoro untuk melakukan persiapan menghadapi laga selanjutnya. (irv)

Baca Juga :  Momen Pulihkan Kondisi

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Skuad Bojonegoro FC (BFC) harus mengakui keunggulan Persekama Kabupaten Madiun dengan 2-1 dalam laga perdana grup M Liga 3 Jatim kemarin (7/11). Mental dan kepercayaan diri para pemain menjadi sorotan manajemen BFC.
Dalam pertandingan di Stadion Ketonggo, Kabupaten Ngawi itu skuad BFC tertinggal terlebih dahulu melalui gol pemain Persekama, Agil menit 36. BFC mampu menyamakan kedudukan melalui gol Taufi k menit 44. Pada babak kedua menit 56, Agil menjadi pahlawan kemenanggan Persekama dengan gol keduanya.
Manajer BFC Ali Mahmudi mengatakan, para pemainnya tidak percaya diri menghadapi pertandingan pertama tersebut. Sehingga sering salah dalam melakukan umpan dan koordinasi antar pemain lemah. “Mereka grogi dan tegang,” ujarnya.
Menurut Ali, tidak adanya pelatih sangat berpengaruh. Sebab selama ini Pelatih BFC, Andika selalu hadir mendampingi para pemain saat berlatih maupun uji coba. Sebenarnya asisten pelatih sudah berperan maksimal memberikan instruksi di pinggir lapangan. ‘’Namun kondisinya berbeda dan sudah terbiasa dengan keberaan pelatih,’’ katanya.
Untuk selajutnya, kata Ali, evaluasi utama dari segi mental akan dilakukan. Karena dari hasil pertandingan menunjukkan ma salah terjadi pada diri pemain. Padahal kemampuan lawan yang dihadapi dinilai masih setara, bahkan lebih baik skuad BFC.
Wakil Ketua Askab PSSI Bojonegoro itu menerangkan, Persepon Ponorogo menjadi lawan yang akan dihadapi BFC di laga selanjutnya pada pada 9 November mendatang. Laga itu dinilai menjadi ujian lebih berat. Namun para pemain diminta untuk tetap fokus ke pertandingan. “Tidak perlu memikirkan siapa lawan dihadapi, terpenting bisa bermain maksimal,” terangnya.
Ali menambahkan seusai laga perdana kemarin, skuad BFC langsung kembali ke Bojoneggoro untuk melakukan persiapan menghadapi laga selanjutnya. (irv)

Baca Juga :  Kinerja Guru Harus Diawasi dengan Share Lokasi

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/