alexametrics
27 C
Bojonegoro
Sunday, May 22, 2022

Aylton Ferreira Pergi, Vitor Bastos Datang

KOTA – Manajemen Persela Lamongan meminta pelatih kepala Herry Kiswanto untuk segera menentukan pemain asing seleksi yang direkrut. Sebab, batas waktu bursa transfer jeda kompetisi Liga 1 tinggal hitungan hari.

‘’ Tadi Pak Yunan (manajer Persela Edy Yunan Ahmadi) katanya terakhir hari sampai besok (nanti sore untuk menentukan pemain seleksi). Kalau keinginan saya lebih lama. Tapi sama agennya, linknya, mungkin ingin berbeda,’’ kata mantan pelatih PSS Sleman tersebut. 

Pemain asing yang mengadu nasib di Persela masih tetap dua orang. Namun, satu pemain berubah ‘’wajah’’. Sebab, Aylton Ferreira Ananias sudah memutuskan tidak memerpanjang seleksi di tim berjuluk Laskar Joko Tingkir tersebut. Pemain kelahiran Brasil, 22 April 1988 dan bermain terakhir di Khaitan Sporting Club, Kuwait, itu memilih mengadu nasib di klub lain.

Baca Juga :  Dwi Kus Ngambang, Lobi Shunsuke Nakamura

‘’Kesepakatannya kalau di Indonesia hanya tiga hari. Dia mendapatkan tawaran dari klub lain,’’ kata Yunan saat berbincang dengan sejumlah orang di Stadion Surajaya kemarin. 

Sementara rekan senegaranya, Ramon Rodrigues De Mesquita, memilih tetap bertahan. Mantan pemain Than Quang Ninh FC,Vietnam, itu mengikuti latihan bersama Choirul Huda dkk.

Meski Aylton sudah pergi, belum ada jaminan Ramon bakal direkrut. Apalagi, Persela kemarin juga kedatangan satu pemain asing seleksi lagi. Dia adalah Vitor Manuel Dos Santos Bastos asal Portugal. Pemain kelahiran 1 Mei 1990 itu lebih banyak merumput di liga negaranya. Dia pernah berseragam Vizela, Vit. Guimaraes, Freamunde, Atletico CP, Olhanense, dan NK Istra. Namun, musim terakhirnya dihabiskan di Liga Perancis bersama Red Star FC.

Baca Juga :  Persiapan Tim, Persela Bakal Hijrah ke Gresik?

Sebelum seleksi ke Persela, pemain bertinggi badan 190 sentimeter (cm) tersebut juga pernah mengadu nasib di klub lain di tanah air ini. ‘’Dia pernah seleksi di Sriwijaya FC,’’ aku Andika Hangga, media officer Persela saat dikonfirmasi tadi malam. 

Kemampuan Vitor Bastos maupun Ramon bakal diuji nanti sore di Stadion Surajaya. Kebetulan, Persela mengagendakan latihan bersama dengan Lamongan FC. ‘’Yang jelas saya butuh pemain belakang,’’ kata Herry Kiswanto.

Menurut Yunan, latihan bersama dimaksudkan untuk mematangkan tim dan memantau kemampuan pemain seleksi. Karena itu, pemain seleksi tidak harus membela Persela. ‘’Latihannya 3 x 30 menit. Nanti bisa saja pemain seleksi itu diminta jadi pemain belakangnya Lamongan FC,’’ jelas Yunan.

KOTA – Manajemen Persela Lamongan meminta pelatih kepala Herry Kiswanto untuk segera menentukan pemain asing seleksi yang direkrut. Sebab, batas waktu bursa transfer jeda kompetisi Liga 1 tinggal hitungan hari.

‘’ Tadi Pak Yunan (manajer Persela Edy Yunan Ahmadi) katanya terakhir hari sampai besok (nanti sore untuk menentukan pemain seleksi). Kalau keinginan saya lebih lama. Tapi sama agennya, linknya, mungkin ingin berbeda,’’ kata mantan pelatih PSS Sleman tersebut. 

Pemain asing yang mengadu nasib di Persela masih tetap dua orang. Namun, satu pemain berubah ‘’wajah’’. Sebab, Aylton Ferreira Ananias sudah memutuskan tidak memerpanjang seleksi di tim berjuluk Laskar Joko Tingkir tersebut. Pemain kelahiran Brasil, 22 April 1988 dan bermain terakhir di Khaitan Sporting Club, Kuwait, itu memilih mengadu nasib di klub lain.

Baca Juga :  Jangan Remehkan Kabau Sirah

‘’Kesepakatannya kalau di Indonesia hanya tiga hari. Dia mendapatkan tawaran dari klub lain,’’ kata Yunan saat berbincang dengan sejumlah orang di Stadion Surajaya kemarin. 

Sementara rekan senegaranya, Ramon Rodrigues De Mesquita, memilih tetap bertahan. Mantan pemain Than Quang Ninh FC,Vietnam, itu mengikuti latihan bersama Choirul Huda dkk.

Meski Aylton sudah pergi, belum ada jaminan Ramon bakal direkrut. Apalagi, Persela kemarin juga kedatangan satu pemain asing seleksi lagi. Dia adalah Vitor Manuel Dos Santos Bastos asal Portugal. Pemain kelahiran 1 Mei 1990 itu lebih banyak merumput di liga negaranya. Dia pernah berseragam Vizela, Vit. Guimaraes, Freamunde, Atletico CP, Olhanense, dan NK Istra. Namun, musim terakhirnya dihabiskan di Liga Perancis bersama Red Star FC.

Baca Juga :  Tunggu Haus Gol Alex di Laga Away

Sebelum seleksi ke Persela, pemain bertinggi badan 190 sentimeter (cm) tersebut juga pernah mengadu nasib di klub lain di tanah air ini. ‘’Dia pernah seleksi di Sriwijaya FC,’’ aku Andika Hangga, media officer Persela saat dikonfirmasi tadi malam. 

Kemampuan Vitor Bastos maupun Ramon bakal diuji nanti sore di Stadion Surajaya. Kebetulan, Persela mengagendakan latihan bersama dengan Lamongan FC. ‘’Yang jelas saya butuh pemain belakang,’’ kata Herry Kiswanto.

Menurut Yunan, latihan bersama dimaksudkan untuk mematangkan tim dan memantau kemampuan pemain seleksi. Karena itu, pemain seleksi tidak harus membela Persela. ‘’Latihannya 3 x 30 menit. Nanti bisa saja pemain seleksi itu diminta jadi pemain belakangnya Lamongan FC,’’ jelas Yunan.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

Dari Dangdut ke Salawat

Mampu Berbuah Lebih Cepat

Anak Desa Harus Semangat Kuliah


/