alexametrics
25.2 C
Bojonegoro
Sunday, August 14, 2022

Siap Ikuti Kejuaraan Se-Jatim di Jombang

- Advertisement -

LAMONGAN, Radar Lamongan – Tiga atlet panjat tebing Universitas Islam Lamongan (Unisla) disiapkan mengikuti kejuaraan panjat tebing tingkat pelajar dan mahasiswa se-Jawa Timur di Jombang pada 24 dan 25 Agustus mendatang. Mereka akan bertanding di kategori lead.

Salah satu atlet, Julius Arjun Irawan Surajaya mengungkapkan, selain berlatih di wall buatan, mereka juga berlatih di Tebing Surowiti Gresik. Sementara wall milik Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Lamongan masih disterilkan dan belum bisa digunakan. 

’’Saat ini latihannya lebih difokuskan ke teknik dasar pemanjatan. Seperti pegangan, pijakan, sama gerakan. Kategori ini rintisannya lebih rumit daripada speed,’’ jelasnya kepada Jawa Pos Radar Lamongan kemarin (6/8).

Baca Juga :  Persela Ditahan Imbang Perseru 0-0

Sementara itu, lanjut dia, latihan fisik yang wajib dilakukan, di antaranya lari, pull-up, push-up, dan sit-up. Seminggu sekali, tim pelatih dari Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Lamongan juga menerapkan tes fisik untuk memastikan stamina para atlet tetap terjaga. Mengingat, bulan lalu mereka juga usai mengikuti kejuaraan Panjat Tebing di Jember.

’’Kita mencoba memaksimalkan waktu yang tersisa untuk latihan. Karena setelah lomba di Jombang, pada 31 Agustus 2019 ada event sirkuit panjat tebing di Lamongan yang diadakan FPTI Lamongan,’’ ungkapnya.

LAMONGAN, Radar Lamongan – Tiga atlet panjat tebing Universitas Islam Lamongan (Unisla) disiapkan mengikuti kejuaraan panjat tebing tingkat pelajar dan mahasiswa se-Jawa Timur di Jombang pada 24 dan 25 Agustus mendatang. Mereka akan bertanding di kategori lead.

Salah satu atlet, Julius Arjun Irawan Surajaya mengungkapkan, selain berlatih di wall buatan, mereka juga berlatih di Tebing Surowiti Gresik. Sementara wall milik Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Lamongan masih disterilkan dan belum bisa digunakan. 

’’Saat ini latihannya lebih difokuskan ke teknik dasar pemanjatan. Seperti pegangan, pijakan, sama gerakan. Kategori ini rintisannya lebih rumit daripada speed,’’ jelasnya kepada Jawa Pos Radar Lamongan kemarin (6/8).

Baca Juga :  Tiar dan Bima Absen

Sementara itu, lanjut dia, latihan fisik yang wajib dilakukan, di antaranya lari, pull-up, push-up, dan sit-up. Seminggu sekali, tim pelatih dari Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Lamongan juga menerapkan tes fisik untuk memastikan stamina para atlet tetap terjaga. Mengingat, bulan lalu mereka juga usai mengikuti kejuaraan Panjat Tebing di Jember.

’’Kita mencoba memaksimalkan waktu yang tersisa untuk latihan. Karena setelah lomba di Jombang, pada 31 Agustus 2019 ada event sirkuit panjat tebing di Lamongan yang diadakan FPTI Lamongan,’’ ungkapnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/