alexametrics
26.8 C
Bojonegoro
Friday, May 20, 2022

Lmaongan Siap Bangun Lapangan Sepakbola Berstandar Internasional

Radar Lamongan – Pemkab Lamongan berjanji bakal segera merealisasikan lapangan latihan bagi skuad Persela dan Persela Football Academy (PFA). Ini bisa menjadi kabar gembira untuk meningkatkan fasilitas tim berjuluk Laskar Joko Tingkir tersebut, yang selama ini masih menggunakan Stadion Surajaya sebagai tempat latihan. 

‘’Kita akan menyiapkan lapangan latihan standar internasional, yang akan kita khususkan untuk latihan Persela dan PFA,’’ Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (6/6).

Bupati Yes, sapaan akrabnya mengaku sudah menyiapkan lahan khusus di lapangan Gajahmada Jalan Sumargo. Dia mengklaim sudah memiliki desain untuk proyek lapangan latihan berstandar internasional tersebut. ‘’Mudah-mudahan tahun ini. Kita pematangan tanah dulu, tapi yang jelas segera kita persiapkan,’’ katanya. 

Baca Juga :  Kalah Lagi, Pelatih Bumi Wali Dipecat!

Lapangan latihan bagi Persela dan PFA tersebut sesuai instruksi presiden (Inpres) nomor 3 Tahun 2019, pembinaan sepakbola usia dini dan penyediaan fasilitas sepakbola. Dalam Inpres tersebut, presiden menginstruksikan 18 pihak. Yakni sebelas menteri, dua pimpinan lembaga, serta gubernur, bupati, dan walikota. 

‘’Itu memang sebagai tindak lanjut dari Inpres nomor 3 Tahun 2019,’’ ucap Bupati Yes. Bupati Yes mengaku bertemu dan diskusi panjang dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Jumat malam (4/6) di Surabaya. Dia mengatakan, sepakbola menjadi salah satu cabor yang memiliki Inpres.

‘’Bahwa sepakbola ini harus ada perhatian dari pemda. Bupati dan walaikota diminta untuk lebih peduli,’’ terang Bupati Yes.  Sehingga, lanjut dia, bentuk kepedulian Pemkab Lamongan berupa realisasi lapangan latihan.

Baca Juga :  Lebih Jling Selfie Pakai DSLR

Seperti diketahui, PFA merupakan pergantian nama dari Lamongan Soccer Academy (LSA). Yakni sebuah akademi untuk pesepakbula usia dini. Apakah pergantian nama tersebut instruksi dari pusat? ‘’Sebenarnya tidak, kita mencerminkan lebih profesional. Saat ini kita kelola secara profesional. Jadi tidak sekedar ada dan asal-asalan,’’ tukasnya.

Sedangkan, di tim junior Persela, juga ada elite pro academy (EPA), yang berkompetisi di Liga 1 junior. Sejumlah pemain EPA beberapa masih mengambil dari tim luar daerah. ‘’Nanti kalau misalnya ada EPA, yang bermain anak-anak ini. Jadi tidak perlu mencari dari luar. Kita harapkan ini memberikan kontribusi besar bibit pemain, khususnya untuk Persela,’’ imbuhnya.

Radar Lamongan – Pemkab Lamongan berjanji bakal segera merealisasikan lapangan latihan bagi skuad Persela dan Persela Football Academy (PFA). Ini bisa menjadi kabar gembira untuk meningkatkan fasilitas tim berjuluk Laskar Joko Tingkir tersebut, yang selama ini masih menggunakan Stadion Surajaya sebagai tempat latihan. 

‘’Kita akan menyiapkan lapangan latihan standar internasional, yang akan kita khususkan untuk latihan Persela dan PFA,’’ Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (6/6).

Bupati Yes, sapaan akrabnya mengaku sudah menyiapkan lahan khusus di lapangan Gajahmada Jalan Sumargo. Dia mengklaim sudah memiliki desain untuk proyek lapangan latihan berstandar internasional tersebut. ‘’Mudah-mudahan tahun ini. Kita pematangan tanah dulu, tapi yang jelas segera kita persiapkan,’’ katanya. 

Baca Juga :  Meningkat, Nikah Dini Membuka Pintu Sejahtera atau Jurang Perceraian?

Lapangan latihan bagi Persela dan PFA tersebut sesuai instruksi presiden (Inpres) nomor 3 Tahun 2019, pembinaan sepakbola usia dini dan penyediaan fasilitas sepakbola. Dalam Inpres tersebut, presiden menginstruksikan 18 pihak. Yakni sebelas menteri, dua pimpinan lembaga, serta gubernur, bupati, dan walikota. 

‘’Itu memang sebagai tindak lanjut dari Inpres nomor 3 Tahun 2019,’’ ucap Bupati Yes. Bupati Yes mengaku bertemu dan diskusi panjang dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Jumat malam (4/6) di Surabaya. Dia mengatakan, sepakbola menjadi salah satu cabor yang memiliki Inpres.

‘’Bahwa sepakbola ini harus ada perhatian dari pemda. Bupati dan walaikota diminta untuk lebih peduli,’’ terang Bupati Yes.  Sehingga, lanjut dia, bentuk kepedulian Pemkab Lamongan berupa realisasi lapangan latihan.

Baca Juga :  Sulitnya Penuhi Syarat Kontrak Baru

Seperti diketahui, PFA merupakan pergantian nama dari Lamongan Soccer Academy (LSA). Yakni sebuah akademi untuk pesepakbula usia dini. Apakah pergantian nama tersebut instruksi dari pusat? ‘’Sebenarnya tidak, kita mencerminkan lebih profesional. Saat ini kita kelola secara profesional. Jadi tidak sekedar ada dan asal-asalan,’’ tukasnya.

Sedangkan, di tim junior Persela, juga ada elite pro academy (EPA), yang berkompetisi di Liga 1 junior. Sejumlah pemain EPA beberapa masih mengambil dari tim luar daerah. ‘’Nanti kalau misalnya ada EPA, yang bermain anak-anak ini. Jadi tidak perlu mencari dari luar. Kita harapkan ini memberikan kontribusi besar bibit pemain, khususnya untuk Persela,’’ imbuhnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/