alexametrics
32.7 C
Bojonegoro
Monday, August 8, 2022

Final Diulang, Sabet Medali Emas

LAMONGAN, Radar Lamongan – Atlet Atletik Lamongan, Muhammad Suda Hilmi berhasil menyumbang satu medali emas bagi Tim Jawa Timur di ajang Pekan Olahraga dan Seni Antar Pondok Pesantren Tingkat Nasional (Pospenas) VIII 2019 di Bandung. Atlet dari Pondok Pesantren Ismailiyah Almuhtadi Paciran itu bertanding di nomor lomba lari estafet dan lari 100 meter.

Menurut Suda-panggilan akrabnya menuturkan, medali emas didapatkan dari nomor lomba estafet dengan catatan waktu 45,04 detik. Dia satu tim bersama dua pelari dari Kota Malang dan Jombang. Sebelum melenggang di babak final, timnya sempat seri dengan provinsi lain dengan catatan waktu 45,07 detik.

‘’Saat babak final kami melawan tim dari Provinsi Bali, Bangka Belitung, Jawa Barat, Kalimantan Selatan, Riau, Banten, dan D.I. Yogyakarta. Final sempat diulang karena seri dengan tim lain. Alhamdulillah, kemdudian kami berhasil finish urutan pertama,’’ tuturnya kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (4/12).

Baca Juga :  Mumpung Laga di Tempat Netral

Sedangkan di nomor lari 100 meter, Suda hanya bisa finish di urutan keempat, dengan catatan waktu 11,60 detik. Di babak final, dia bersaing dengan rekan setimnya, Muhammad Rahadi Zidan yang berhasil finish di urutan pertama dengan catatan waktu 11,38 detik.

‘’Babak final di nomor lomba lari 100 meter diikuti delapan atlet dari Provinsi Jawa Tengah, Bali, Banten, Riau, Sumatera Utara, dan Bangka Belitung. Dari Jatim ada dua atlet yang sama-sama final. Rahadi yang menjadi juara pertama dan saya juara keempat,’’ ungkapnya.

Medali emas yang disumbangkan Suda, akhirnya berhasil membawa Tim Jatim menjadi juara umum ketiga dalam Pospenas VIII itu. Dengan total perolehan medali 10 emas, 14 perak, dan 16 perunggu. ‘’Sebelumnya saya menjalani pemusatan latihan daerah (puslatda) di Surabaya selama satu bulan,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Dukung Persibo : Seribu Suporter Siap Rayakan Awayday

LAMONGAN, Radar Lamongan – Atlet Atletik Lamongan, Muhammad Suda Hilmi berhasil menyumbang satu medali emas bagi Tim Jawa Timur di ajang Pekan Olahraga dan Seni Antar Pondok Pesantren Tingkat Nasional (Pospenas) VIII 2019 di Bandung. Atlet dari Pondok Pesantren Ismailiyah Almuhtadi Paciran itu bertanding di nomor lomba lari estafet dan lari 100 meter.

Menurut Suda-panggilan akrabnya menuturkan, medali emas didapatkan dari nomor lomba estafet dengan catatan waktu 45,04 detik. Dia satu tim bersama dua pelari dari Kota Malang dan Jombang. Sebelum melenggang di babak final, timnya sempat seri dengan provinsi lain dengan catatan waktu 45,07 detik.

‘’Saat babak final kami melawan tim dari Provinsi Bali, Bangka Belitung, Jawa Barat, Kalimantan Selatan, Riau, Banten, dan D.I. Yogyakarta. Final sempat diulang karena seri dengan tim lain. Alhamdulillah, kemdudian kami berhasil finish urutan pertama,’’ tuturnya kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (4/12).

Baca Juga :  Degradasi di Depan Mata

Sedangkan di nomor lari 100 meter, Suda hanya bisa finish di urutan keempat, dengan catatan waktu 11,60 detik. Di babak final, dia bersaing dengan rekan setimnya, Muhammad Rahadi Zidan yang berhasil finish di urutan pertama dengan catatan waktu 11,38 detik.

‘’Babak final di nomor lomba lari 100 meter diikuti delapan atlet dari Provinsi Jawa Tengah, Bali, Banten, Riau, Sumatera Utara, dan Bangka Belitung. Dari Jatim ada dua atlet yang sama-sama final. Rahadi yang menjadi juara pertama dan saya juara keempat,’’ ungkapnya.

Medali emas yang disumbangkan Suda, akhirnya berhasil membawa Tim Jatim menjadi juara umum ketiga dalam Pospenas VIII itu. Dengan total perolehan medali 10 emas, 14 perak, dan 16 perunggu. ‘’Sebelumnya saya menjalani pemusatan latihan daerah (puslatda) di Surabaya selama satu bulan,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Minim Dukungan, Persikaba Terancam Tak Bisa Selesaikan Kompetisi

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/