alexametrics
28.1 C
Bojonegoro
Wednesday, May 25, 2022

Suporter Lampiaskan Kekecewaan Atas Kekalahan Persela Melawan Arema FC

Radar Lamongan – Kekalahan Persela tiga gol tanpa balas dari Arema FC Minggu lalu (3/10) memicu kekecewaan suporter. Mereka melampiaskan kekecewaannya dengan memasang dua tulisan di depan mes pemain Persela. Dua tulisan itu yakni, ‘’Bikin Malu’’ dan ‘’Bosan Papan Bawah’’.

Tak Hanya itu, suporter juga menggaungkan tulisan ‘’Iwan – Didik Out’’ di depan Kantor Sekretariat Persela. ‘’Kami memahami, masyarakat Lamongan dan suporter ingin Persela meraih hasil yang terbaik. Tapi kami masih memberikan kesempatan kepada tim pelatih untuk membawa Persela lebih baik lagi,’’ tutur Manajer Persela, Edy Yunan Achmadi kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (4/10).

Tak hanya itu, suporter juga ramai-ramai membuat hastag Iwan – Didik Out di Instagram. Selain kesal karena takluk secara mudah di laga Derby Jatim itu, kekalahan tersebut juga membuat Persela terpaksa mendekam di papan bawah klasemen sementara Liga 1.

‘’Sorotan dari suporter harus menjadi tantangan dan instrospeksi jajaran pelatih, agar semakin terlecut memperbaiki posisi Persela di klasemen Liga 1,’’ terang Anggota Exco Asprov Jatim tersebut.

Baca Juga :  Lima Pertemuan, Lawan Lebih Berjaya

Diberitakan sebelumnya, Singo Edan – julukan Arema FC terlihat begitu mudah mencetak gol ke gawang Persela. Hanya membutuhkan waktu sekitar 17 menit untuk membobol gawang Ravi Murdianto. Disusul gol kedua yang hanya berselisih lima menit.

Kedua gol tersebut dilesakkan Carlos Fortes, berawal dari lemahnya sisi kiri pertahanan Persela. Gol terakhir Arema FC dilesakkan M. Rafli melalui tendangan bebas di menit ke-34.

‘’Tentu hasil ini akan menjadi bahan evaluasi. Kami akan berkomunikasi dengan jajaran pelatih, untuk memperbaiki kekurangan tim. Semoga di seri dua nanti lebih baik,’’ ucap Yunan.

Terpisah, Head Coach Persela, Iwan Setiawan mengaku berupaya untuk belajar menjadi lebih baik lagi. Terutama melakukan evaluasi dan introspeksi diri. ‘’Apakah saya sudah melakukan yang terbaik? Kalau sudah semuanya, saya kembalikan kepada Allah,’’ imbuh Iwan saat dikonfirmasi via ponsel.

Baca Juga :  Tak Lolos Skrining, 151 Orang Tunda Vaksin

Persaingan di kompetisi Liga 1 musim ini cukup kompetitif. Tim-tim bertabur bintang sekelas Persebaya juga baru mengoleksi enam poin, yang berada satu strip di atas Persela di posisi ke-13.

Selain itu, tim sekelas PSS Sleman dan Barito Putera kesulitan keluar dari papan bawah klasemen Liga 1, yang kini berada di bawah Persela. ‘’Coba kita lihat beberapa tim yang peringkatnya di bawah kita, materi pemainnya seperti apa. Mestinya dengan posisi sekarang, kita harus bersyukur,’’ imbuh pelatih kelahiran Banda Aceh tersebut.

Namun, performa Persela ketika malawan Arema FC menurun drastis jika dibandingkan lima laga sebelumnya. Laskar Joko Tingkir bermain cukup bagus meski takluk dari PSIS, Persita, dan Persija. Itu yang menjadi pertanyaan besar publik Lamongan. ‘’Akan berusaha bekerja semaksimal mungkin, karena saya sudah berkomitmen dengan Persela,’’ ucap Iwan.

Radar Lamongan – Kekalahan Persela tiga gol tanpa balas dari Arema FC Minggu lalu (3/10) memicu kekecewaan suporter. Mereka melampiaskan kekecewaannya dengan memasang dua tulisan di depan mes pemain Persela. Dua tulisan itu yakni, ‘’Bikin Malu’’ dan ‘’Bosan Papan Bawah’’.

Tak Hanya itu, suporter juga menggaungkan tulisan ‘’Iwan – Didik Out’’ di depan Kantor Sekretariat Persela. ‘’Kami memahami, masyarakat Lamongan dan suporter ingin Persela meraih hasil yang terbaik. Tapi kami masih memberikan kesempatan kepada tim pelatih untuk membawa Persela lebih baik lagi,’’ tutur Manajer Persela, Edy Yunan Achmadi kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (4/10).

Tak hanya itu, suporter juga ramai-ramai membuat hastag Iwan – Didik Out di Instagram. Selain kesal karena takluk secara mudah di laga Derby Jatim itu, kekalahan tersebut juga membuat Persela terpaksa mendekam di papan bawah klasemen sementara Liga 1.

‘’Sorotan dari suporter harus menjadi tantangan dan instrospeksi jajaran pelatih, agar semakin terlecut memperbaiki posisi Persela di klasemen Liga 1,’’ terang Anggota Exco Asprov Jatim tersebut.

Baca Juga :  Tim Bubar, Uang Pertandingan Belum Disalurkan¬†

Diberitakan sebelumnya, Singo Edan – julukan Arema FC terlihat begitu mudah mencetak gol ke gawang Persela. Hanya membutuhkan waktu sekitar 17 menit untuk membobol gawang Ravi Murdianto. Disusul gol kedua yang hanya berselisih lima menit.

Kedua gol tersebut dilesakkan Carlos Fortes, berawal dari lemahnya sisi kiri pertahanan Persela. Gol terakhir Arema FC dilesakkan M. Rafli melalui tendangan bebas di menit ke-34.

‘’Tentu hasil ini akan menjadi bahan evaluasi. Kami akan berkomunikasi dengan jajaran pelatih, untuk memperbaiki kekurangan tim. Semoga di seri dua nanti lebih baik,’’ ucap Yunan.

Terpisah, Head Coach Persela, Iwan Setiawan mengaku berupaya untuk belajar menjadi lebih baik lagi. Terutama melakukan evaluasi dan introspeksi diri. ‘’Apakah saya sudah melakukan yang terbaik? Kalau sudah semuanya, saya kembalikan kepada Allah,’’ imbuh Iwan saat dikonfirmasi via ponsel.

Baca Juga :  Tim Esge Runner-Up Piala Pertiwi 2018

Persaingan di kompetisi Liga 1 musim ini cukup kompetitif. Tim-tim bertabur bintang sekelas Persebaya juga baru mengoleksi enam poin, yang berada satu strip di atas Persela di posisi ke-13.

Selain itu, tim sekelas PSS Sleman dan Barito Putera kesulitan keluar dari papan bawah klasemen Liga 1, yang kini berada di bawah Persela. ‘’Coba kita lihat beberapa tim yang peringkatnya di bawah kita, materi pemainnya seperti apa. Mestinya dengan posisi sekarang, kita harus bersyukur,’’ imbuh pelatih kelahiran Banda Aceh tersebut.

Namun, performa Persela ketika malawan Arema FC menurun drastis jika dibandingkan lima laga sebelumnya. Laskar Joko Tingkir bermain cukup bagus meski takluk dari PSIS, Persita, dan Persija. Itu yang menjadi pertanyaan besar publik Lamongan. ‘’Akan berusaha bekerja semaksimal mungkin, karena saya sudah berkomitmen dengan Persela,’’ ucap Iwan.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/