alexametrics
28.6 C
Bojonegoro
Wednesday, August 17, 2022

Isyarat Cari Striker di Putaran Kedua

- Advertisement -

KOTA – Kekalahan Persela 1 – 5 dari tuan rumah Sriwijaya FC, Sabtu (2/5), mempengaruhi mental pemain. Head coach Persela, Aji Santoso, mengajak seluruh pemainnya untuk melupakan kekalahan terbesar yang diderita Laskar Joko Tingkir ini selama kompetisi Liga 1 2018. 

Mantan pelatih Arema FC Malang itu meminta anak asuhnya fokus menghadapi laga selanjutnya, menjamu Mitra Kukar, Kamis (7/5) di Stadion Surajaya Lamongan. ‘’Tentunya berpengaruh. Tapi pemain harus segera melupakan sebab kompetisi masih panjang. Masih ada 23 pertandingan lagi yang harus kita hadapi,’’ tutur Aji kepada Jawa Pos Radar Lamongan, senin (4/5).

Pelatih asal Malang itu menekankan bahwa dalam sepak bola apapun hal tak terduga bisa terjadi. Termasuk, kekalahan telak 5 – 1. Menurut dia, ada beberapa faktor. Salah satunya, faktor beberapa pemain tampil tidak seratus persen. ‘’Tapi kita masih punya kesempatan memperbaiki. Itu yang saya sampaikan pada seluruh pemain,’’ ujarnya. 

Dalam catatan pelatih 48 tahun itu, ada dua hal yang menjadi penyebab utama. Yakni, faktor mental dan kelelahan. Beberapa pemain pilar tak tergantikan dan bermain penuh pada laga sebelumnya. Dia menyebut Loris Arnaud, Costaalves Wallace, dan Arif Satria. 

‘’ Itu kan pemain-pemain yang seharusnya butuh istirahat. Artinya mereka tidak harus selalu tampil di babak pertama,’’ ujarnya. 

- Advertisement -

Aji beralasan tak memiliki pilihan lain. ‘’Permasalahannya kan kita kurang stok pemain. Saya bisa melihat seperti Loris kemarin sedikit kelelahan. Makanya, kemarin saya masukkan Vaiz,’’ imbuhnya. 

Selain itu, Costaalves Wallace tak bisa tampil seratus persen. Sebab jahitan di kepala kapten tim berkaus kebesaran biru muda itu belum kering. Sehingga, stoper berpaspor Brasil itu tak bisa leluasa ketika melakukan duel di segala posisi. Mahamadou Ndiaye pun berhasil mengoyak gawang Dwi Kus melalui dua kali heading. ‘’Kalau kemarin itu ketika duel atas tepat di luka, dia takut robek lagi dan akan lama lagi penyembuhannya,’’ katanya. 

Baca Juga :  Satreskoba Polres Lamongan Amankan Pengedar Sabu-Sabu

Faktor yang kedua, lanjut dia, pemainnya terlambat panas. Baru di babak kedua penggawa tim berdiri 1967 itu memberikan tekanan pada tuan rumah. Namun, Persela sulit bangkit karena sudah tertinggal tiga gol. 

‘’Di putaran kedua ini, kita harus mencari beberapa pemain lagi agar bisa kita rotasi. Striker kan cuma ada dua, si Vaiz dan si Loris,’’ tuturnya. 

Pelatih berkacamata itu juga menilai ada penurunan permainan dari Ahmad Birrul Walidain di beberapa laga terakhir. Dia mengaku kurang puas dengan performa bek kanan asal Kecamatan Babat tersebut. Aji menilai permainan Birrul yang petarung dan fight belum terlihat. 

‘’Saya juga tidak tahu kenapa akhir – akhir ini Birrul penampilannya turun. Rencananya mau saya ajak komunikasi secara pribadi,’’ ujar mantan bek timnas PSSI era 1990-an tersebut. 

Birrul juga kerap melakukan pelanggaran. Dia menjadi pemain dengan kartu kuning terbanyak. Mantan bek kanan Persela U – 21 itu juga tak bisa diturunkan lawan Naga Mekes, –julukan Mitra Kukar– nanti. 

Sementara itu, krisis bek coba diatasi Aji. ‘’ Mungkin nanti saya akan memilih pemain baru yang akan menempati posisi itu. Tapi, kita lihat kondisi terakhir sebelum pertandingan nanti,’’ pintanya. 

Baca Juga :  Demerson Mulai Gabung Latihan

Ada beberapa pemain yang belum pernah diturunkan Aji di Liga 1. Di antaranya Andika Dian Asruri, Sendy Pratama, Dicky Prayoga, Dio Permana, dan Danu Saputra. Satu pemain lainnya, Jodi Kustiawan, sempat dimainkan di awal kompetisi menggantikan Wallace yang masih tersangkut permasalahan dengan klub lamanya saat itu. 

Aji menuturkan, dirinya belum melihat performa maksimal dari pemain-pemain tersebut. ‘’Yang jelas, saya menurunkan pemain itu kan berdasar performa di latihan,’’ imbuhnya. 

Seperti diberitakan, selain Birrul, I Gusti Rustiawan juga terkena akumulasi kartu kuning. Sementara Eky Taufik Febrianto dan Samsul Arifin masih dibekap cedera

Aji sedikit lega karena Saddil Ramdani sudah kembali, setelah membela timnas PSSI menghadapi Thailand U-23. Hadirnya Saddil diharapkan mampu meningkatkan agresivitas serangan Persela. ‘’Kami akan berusaha maksimal untuk bisa menjaga posisi di papan atas,’’ kata mantan pemain Persebaya Surabaya itu. 

Dari kacamata Aji, kekuatan Mitra Kukar kurang bagus saat bermain di luar kandang. Meski begitu, dia tak ingin menganggap enteng tim dari Kalimantan Timur  itu. ‘’Kita harus mensiasati kebangkitan mereka ketika bermain di luar kandang, kami tidak berani menganggap remeh,’’ tutur pelatih yang tahun ini mengikuti kursus kepelatihan AFC Pro tersebut. 

Aji berharap besar anak asuhnya mampu mempertahankan tren positif bermain di kandang. Sehingga menutup laga di Ramadan ini dengan kemenangan, serta memberikan kado kebahagiaan pada LA Mania dan Curva Boys. ‘’Saya ingin sebelum libur kita ingin pikirannya tenang. Kalau kita sudah meraih tiga poin, maka kita masih bisa menjadi posisi lima besar,’’ ujarnya.

KOTA – Kekalahan Persela 1 – 5 dari tuan rumah Sriwijaya FC, Sabtu (2/5), mempengaruhi mental pemain. Head coach Persela, Aji Santoso, mengajak seluruh pemainnya untuk melupakan kekalahan terbesar yang diderita Laskar Joko Tingkir ini selama kompetisi Liga 1 2018. 

Mantan pelatih Arema FC Malang itu meminta anak asuhnya fokus menghadapi laga selanjutnya, menjamu Mitra Kukar, Kamis (7/5) di Stadion Surajaya Lamongan. ‘’Tentunya berpengaruh. Tapi pemain harus segera melupakan sebab kompetisi masih panjang. Masih ada 23 pertandingan lagi yang harus kita hadapi,’’ tutur Aji kepada Jawa Pos Radar Lamongan, senin (4/5).

Pelatih asal Malang itu menekankan bahwa dalam sepak bola apapun hal tak terduga bisa terjadi. Termasuk, kekalahan telak 5 – 1. Menurut dia, ada beberapa faktor. Salah satunya, faktor beberapa pemain tampil tidak seratus persen. ‘’Tapi kita masih punya kesempatan memperbaiki. Itu yang saya sampaikan pada seluruh pemain,’’ ujarnya. 

Dalam catatan pelatih 48 tahun itu, ada dua hal yang menjadi penyebab utama. Yakni, faktor mental dan kelelahan. Beberapa pemain pilar tak tergantikan dan bermain penuh pada laga sebelumnya. Dia menyebut Loris Arnaud, Costaalves Wallace, dan Arif Satria. 

‘’ Itu kan pemain-pemain yang seharusnya butuh istirahat. Artinya mereka tidak harus selalu tampil di babak pertama,’’ ujarnya. 

- Advertisement -

Aji beralasan tak memiliki pilihan lain. ‘’Permasalahannya kan kita kurang stok pemain. Saya bisa melihat seperti Loris kemarin sedikit kelelahan. Makanya, kemarin saya masukkan Vaiz,’’ imbuhnya. 

Selain itu, Costaalves Wallace tak bisa tampil seratus persen. Sebab jahitan di kepala kapten tim berkaus kebesaran biru muda itu belum kering. Sehingga, stoper berpaspor Brasil itu tak bisa leluasa ketika melakukan duel di segala posisi. Mahamadou Ndiaye pun berhasil mengoyak gawang Dwi Kus melalui dua kali heading. ‘’Kalau kemarin itu ketika duel atas tepat di luka, dia takut robek lagi dan akan lama lagi penyembuhannya,’’ katanya. 

Baca Juga :  Jelang Lebaran, 113 Napi Dapat Remisi

Faktor yang kedua, lanjut dia, pemainnya terlambat panas. Baru di babak kedua penggawa tim berdiri 1967 itu memberikan tekanan pada tuan rumah. Namun, Persela sulit bangkit karena sudah tertinggal tiga gol. 

‘’Di putaran kedua ini, kita harus mencari beberapa pemain lagi agar bisa kita rotasi. Striker kan cuma ada dua, si Vaiz dan si Loris,’’ tuturnya. 

Pelatih berkacamata itu juga menilai ada penurunan permainan dari Ahmad Birrul Walidain di beberapa laga terakhir. Dia mengaku kurang puas dengan performa bek kanan asal Kecamatan Babat tersebut. Aji menilai permainan Birrul yang petarung dan fight belum terlihat. 

‘’Saya juga tidak tahu kenapa akhir – akhir ini Birrul penampilannya turun. Rencananya mau saya ajak komunikasi secara pribadi,’’ ujar mantan bek timnas PSSI era 1990-an tersebut. 

Birrul juga kerap melakukan pelanggaran. Dia menjadi pemain dengan kartu kuning terbanyak. Mantan bek kanan Persela U – 21 itu juga tak bisa diturunkan lawan Naga Mekes, –julukan Mitra Kukar– nanti. 

Sementara itu, krisis bek coba diatasi Aji. ‘’ Mungkin nanti saya akan memilih pemain baru yang akan menempati posisi itu. Tapi, kita lihat kondisi terakhir sebelum pertandingan nanti,’’ pintanya. 

Baca Juga :  SDN Made IV Lamongan Raih SD Terinovatif Hingga Sekolah Tangguh

Ada beberapa pemain yang belum pernah diturunkan Aji di Liga 1. Di antaranya Andika Dian Asruri, Sendy Pratama, Dicky Prayoga, Dio Permana, dan Danu Saputra. Satu pemain lainnya, Jodi Kustiawan, sempat dimainkan di awal kompetisi menggantikan Wallace yang masih tersangkut permasalahan dengan klub lamanya saat itu. 

Aji menuturkan, dirinya belum melihat performa maksimal dari pemain-pemain tersebut. ‘’Yang jelas, saya menurunkan pemain itu kan berdasar performa di latihan,’’ imbuhnya. 

Seperti diberitakan, selain Birrul, I Gusti Rustiawan juga terkena akumulasi kartu kuning. Sementara Eky Taufik Febrianto dan Samsul Arifin masih dibekap cedera

Aji sedikit lega karena Saddil Ramdani sudah kembali, setelah membela timnas PSSI menghadapi Thailand U-23. Hadirnya Saddil diharapkan mampu meningkatkan agresivitas serangan Persela. ‘’Kami akan berusaha maksimal untuk bisa menjaga posisi di papan atas,’’ kata mantan pemain Persebaya Surabaya itu. 

Dari kacamata Aji, kekuatan Mitra Kukar kurang bagus saat bermain di luar kandang. Meski begitu, dia tak ingin menganggap enteng tim dari Kalimantan Timur  itu. ‘’Kita harus mensiasati kebangkitan mereka ketika bermain di luar kandang, kami tidak berani menganggap remeh,’’ tutur pelatih yang tahun ini mengikuti kursus kepelatihan AFC Pro tersebut. 

Aji berharap besar anak asuhnya mampu mempertahankan tren positif bermain di kandang. Sehingga menutup laga di Ramadan ini dengan kemenangan, serta memberikan kado kebahagiaan pada LA Mania dan Curva Boys. ‘’Saya ingin sebelum libur kita ingin pikirannya tenang. Kalau kita sudah meraih tiga poin, maka kita masih bisa menjadi posisi lima besar,’’ ujarnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/