alexametrics
24.5 C
Bojonegoro
Saturday, May 21, 2022

Striker Persela Lamongan, Ivan Carlos Puasa Gol Lagi

LAMONGAN, Radar Lamongan – Ivan Carlos Franca Coelho kembali puasa gol saat Persela bermain imbang 1-1 menghadapi PSM Makassar, Jumat malam (3/12). Striker berpaspor Brasil tersebut baru mengemas empat gol dari dari 15 pertandingan yang telah dimainkan Persela di kompetisi Liga 1 musim ini.
‘’Dari saya, Persela bagus. Saya minta maaf kepada suporter, karena belum mampu mencetak gol dan mempersembahkan kemenangan untuk Persela,’’ tutur Carlos kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (3/12).
Carlos menyoroti keputusan wasit yang selalu merugikan timnya di setiap pertandingan. Menurut dia, hal itu menjadi penyebab Persela sulit meraih kemenangan di beberapa pertandingan terakhir. ‘’Kinerja wasit perlu diperhatikan. Pemain telah berlatih setiap hari, tapi selalu dirugikan oleh wasit. Ke depan wasit perlu dievaluasi,’’ harap Carlos.
Caretaker Pelatih Persela, Ragil Sudirman juga mengaku cukup kecewa dengan sejumlah keputusan wasit. Padahal timnya bermain cukup bagus sepanjang pertandingan. ‘’Saya lihat dalam pertandingan anak-anak tampil all-out. Jadi menurut saya cukup bagus ya, walaupun hasilnya masih seri. Tapi sayang sekali keputusan wasit kurang jeli.,’’ ujar Ragil.
Persela kini masih berada di posisi ke-14 klasemen Liga 1 dengan 13 poin. Namun, tim berkaus kebesaran biru muda itu masih rawan disalip dua tim di bawahhnya. Yakni Barito Putera yang mengemas 12 poin, serta Persik dengan 11 poin. Keduanya baru memainkan 14 pertandingan.
Ragil mengemban tugas yang cukup berat, karena mental pemainnya sempat runtuh akibat empat kekalahan beruntun. Yakni dari Persib, Bali United, Borneo FC, dan Persikabo 1973.
Hasil seri melawan Juku Eja – julukan PSM Makassar menjadi poin pertama Persela di seri tiga kompetisi Liga 1 ini. Tim kebanggaan warga Lamongan tersebut unggul lebih dulu melalui tendangan bebas Jabar Sharza menit ke-47. Selanjutnya, PSM Makassar menyamakan kedudukan melalui eksekusi penalti Sutanto Tan di menit ke-62.
Ragil berharap satu poin dari PSM Makassar menjadi titik awal kebangkitan Persela. Persela masih memainkan dua laga di putaran pertama ini. Yakni menghadapi Bhayangkara FC dan PSS Sleman. ‘’Saya senang, anak-anak ada kebangkitan. Jadi saya semampunya untuk mengajak pemain bangkit. Dengan membangun suasana latihan yang nyaman kepada seluruh pemain,’’ imbuh Ragil.

Baca Juga :  Galakkan Kesadaran dan Ketertiban Pengelolaan Kearsipan Lamongan

LAMONGAN, Radar Lamongan – Ivan Carlos Franca Coelho kembali puasa gol saat Persela bermain imbang 1-1 menghadapi PSM Makassar, Jumat malam (3/12). Striker berpaspor Brasil tersebut baru mengemas empat gol dari dari 15 pertandingan yang telah dimainkan Persela di kompetisi Liga 1 musim ini.
‘’Dari saya, Persela bagus. Saya minta maaf kepada suporter, karena belum mampu mencetak gol dan mempersembahkan kemenangan untuk Persela,’’ tutur Carlos kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (3/12).
Carlos menyoroti keputusan wasit yang selalu merugikan timnya di setiap pertandingan. Menurut dia, hal itu menjadi penyebab Persela sulit meraih kemenangan di beberapa pertandingan terakhir. ‘’Kinerja wasit perlu diperhatikan. Pemain telah berlatih setiap hari, tapi selalu dirugikan oleh wasit. Ke depan wasit perlu dievaluasi,’’ harap Carlos.
Caretaker Pelatih Persela, Ragil Sudirman juga mengaku cukup kecewa dengan sejumlah keputusan wasit. Padahal timnya bermain cukup bagus sepanjang pertandingan. ‘’Saya lihat dalam pertandingan anak-anak tampil all-out. Jadi menurut saya cukup bagus ya, walaupun hasilnya masih seri. Tapi sayang sekali keputusan wasit kurang jeli.,’’ ujar Ragil.
Persela kini masih berada di posisi ke-14 klasemen Liga 1 dengan 13 poin. Namun, tim berkaus kebesaran biru muda itu masih rawan disalip dua tim di bawahhnya. Yakni Barito Putera yang mengemas 12 poin, serta Persik dengan 11 poin. Keduanya baru memainkan 14 pertandingan.
Ragil mengemban tugas yang cukup berat, karena mental pemainnya sempat runtuh akibat empat kekalahan beruntun. Yakni dari Persib, Bali United, Borneo FC, dan Persikabo 1973.
Hasil seri melawan Juku Eja – julukan PSM Makassar menjadi poin pertama Persela di seri tiga kompetisi Liga 1 ini. Tim kebanggaan warga Lamongan tersebut unggul lebih dulu melalui tendangan bebas Jabar Sharza menit ke-47. Selanjutnya, PSM Makassar menyamakan kedudukan melalui eksekusi penalti Sutanto Tan di menit ke-62.
Ragil berharap satu poin dari PSM Makassar menjadi titik awal kebangkitan Persela. Persela masih memainkan dua laga di putaran pertama ini. Yakni menghadapi Bhayangkara FC dan PSS Sleman. ‘’Saya senang, anak-anak ada kebangkitan. Jadi saya semampunya untuk mengajak pemain bangkit. Dengan membangun suasana latihan yang nyaman kepada seluruh pemain,’’ imbuh Ragil.

Baca Juga :  Gaji ke-13 PNS di Pemkab Lamongan Dianggarkan Rp 43 Miliar

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/