alexametrics
30.7 C
Bojonegoro
Monday, May 16, 2022

Mulai Debut Liga 1, Persela Ingin Cetak Sejarah Baru

Radar Lamongan – Persela Lamongan memulai debutnya di Liga 1 2021 lusa (4/9). Tim berjuluk Laskar Joko Tingkir ini bakal menantang PSIS Semarang di Stadion Ribawa Mukti Cikarang. Laga perdana itu bakal menjadi ajang pembuktian bagi Iwan Setiawan, yang mengawali karir pelatih lagi di Persela musim ini.

Apalagi, dalam tiga laga terakhir, tim berkostum kebesaran biru muda ini selalu keok. Bahkan pertemuang paling akhir, PSIS memermalukan Persela di hadapan LA Mania dan Curva Boys yang memadati Stadion Surajaya dengan skor 1-3. ‘’Kita sudah mensimulasikan, bagaimana cara PSIS bermain. Doain moga-moga di tangan saya, sejarah itu bisa terhapus. Motivasi buat tim, motivasi buat kami juga, untuk bisa memenangkan pertandingan,’’ tekad Iwan.

Dia dan jajaran asisten pelatihnya memanfaatkan persiapan terakhir di Lamongan kemarin (1/9) pagi. ‘’Alhamdulillah kita sudah melakoni akhir latihan kita selama persiapan di Lamongan. Hari ini (nanti malam) insya Allah kita berangkat,’’ imbuhnya kepada Jawa Pos Radar Lamongan.

Baca Juga :  Bertekad Imbangi Pemuncak Klasemen

Dalam latihan terakhir di Surajaya, Iwan memberikan pemahaman taktik dan strategi tiap individu pemain untuk menghadapi PSIS. Mantan pelatih Borneo FC itu menginginkan seluruh pemain bahagia dan konsentrasi penuh menjelang laga pertama pada kompetisi level tertinggi di tanah air ini.

‘’Latihan terakhir kita lihat anak-anak begitu happy (bahagia). Karena itu yang saya sampaikan ke tim, kita harus happy dan fokus,’’ ujarnya. Persiapan Persela di musim ini tidaklah mulus. Gelandang asing Asia Brian Ferera memilih hengkang ke PSIS. Penggantinya belum bisa bergabung.

Selain itu, hasil uji coba yang digelar kurang memuaskan. Dwi Kuswanto dkk hanya bisa menang dengan tim yang kastanya jauh di bawah. Ketika uji coba menghadapi klub selevel, Persela kesulitan untuk menang. Saat uji coba dengan Madura United, Persela kebobolan satu gol.

Baca Juga :  Adu Strategi Dua Pelatih Malang

Tim yang dimanajeri Edy Yunan Achmady itu juga dua kali dipecundangi Persebaya Surabaya. Skor kekalahannya sama, 3-1, baik di Stadion Surajaya maupun Lapangan Polda Jatim. Menurut Iwan, hasil uji coba tidak bisa menjadi tolak ukur. Dia menekankan pada timnya untuk menunjukkan di Liga 1 mendatang.

‘’Mudah-mudahan hasil dari kerja kerasnya kita, hasil pengorbanan kita selama melakukan persiapan di Lamongan, insya Allah akan membawa hasil yang baik di pertandingan besok di kompetisi,’’ ujar pelatih 52 tahun tersebut.

Radar Lamongan – Persela Lamongan memulai debutnya di Liga 1 2021 lusa (4/9). Tim berjuluk Laskar Joko Tingkir ini bakal menantang PSIS Semarang di Stadion Ribawa Mukti Cikarang. Laga perdana itu bakal menjadi ajang pembuktian bagi Iwan Setiawan, yang mengawali karir pelatih lagi di Persela musim ini.

Apalagi, dalam tiga laga terakhir, tim berkostum kebesaran biru muda ini selalu keok. Bahkan pertemuang paling akhir, PSIS memermalukan Persela di hadapan LA Mania dan Curva Boys yang memadati Stadion Surajaya dengan skor 1-3. ‘’Kita sudah mensimulasikan, bagaimana cara PSIS bermain. Doain moga-moga di tangan saya, sejarah itu bisa terhapus. Motivasi buat tim, motivasi buat kami juga, untuk bisa memenangkan pertandingan,’’ tekad Iwan.

Dia dan jajaran asisten pelatihnya memanfaatkan persiapan terakhir di Lamongan kemarin (1/9) pagi. ‘’Alhamdulillah kita sudah melakoni akhir latihan kita selama persiapan di Lamongan. Hari ini (nanti malam) insya Allah kita berangkat,’’ imbuhnya kepada Jawa Pos Radar Lamongan.

Baca Juga :  Persela vs Persipura, Motivasi Menang Tim Terluka

Dalam latihan terakhir di Surajaya, Iwan memberikan pemahaman taktik dan strategi tiap individu pemain untuk menghadapi PSIS. Mantan pelatih Borneo FC itu menginginkan seluruh pemain bahagia dan konsentrasi penuh menjelang laga pertama pada kompetisi level tertinggi di tanah air ini.

‘’Latihan terakhir kita lihat anak-anak begitu happy (bahagia). Karena itu yang saya sampaikan ke tim, kita harus happy dan fokus,’’ ujarnya. Persiapan Persela di musim ini tidaklah mulus. Gelandang asing Asia Brian Ferera memilih hengkang ke PSIS. Penggantinya belum bisa bergabung.

Selain itu, hasil uji coba yang digelar kurang memuaskan. Dwi Kuswanto dkk hanya bisa menang dengan tim yang kastanya jauh di bawah. Ketika uji coba menghadapi klub selevel, Persela kesulitan untuk menang. Saat uji coba dengan Madura United, Persela kebobolan satu gol.

Baca Juga :  Sugeng Terancam Absen Lama

Tim yang dimanajeri Edy Yunan Achmady itu juga dua kali dipecundangi Persebaya Surabaya. Skor kekalahannya sama, 3-1, baik di Stadion Surajaya maupun Lapangan Polda Jatim. Menurut Iwan, hasil uji coba tidak bisa menjadi tolak ukur. Dia menekankan pada timnya untuk menunjukkan di Liga 1 mendatang.

‘’Mudah-mudahan hasil dari kerja kerasnya kita, hasil pengorbanan kita selama melakukan persiapan di Lamongan, insya Allah akan membawa hasil yang baik di pertandingan besok di kompetisi,’’ ujar pelatih 52 tahun tersebut.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/