alexametrics
29.3 C
Bojonegoro
Sunday, June 26, 2022

Penyelesaian Akhir Mengecewakan

BOJONEGORO – Persibo Bojonegoro hanya mampu berbagi 1 poin dalam laga perdana melawan Persedikab Kediri di Stadion Letjend H. Soedirman Minggu (1/4). Laga digelar di bawah hujan deras itu, berakhir dengan skor 1-1. Banyaknya pemain muda masih demam panggung ditengarai membuat Persibo kurang lepas dalam bermain. 

Persedikab Kediri membobol gawang Persibo pada menit ke-13 melalui sontekan pemain nomor punggung 28, Putra Maulana. Kebobolan di menit-menit awal membuat mental para pemain Persibo sempat down. Untungnya, beberapa menit sebelum babak pertama usai, tepatnya menit 34, striker Persibo bernomor punggung 7, Hasan Basri, mampu menyamakan kedudukan. babak pertama usai dengan skor 1-1. 

Pada babak kedua, para pemain bermain di bawah guyuran hujan deras. Kedua tim saling jual beli serangan. Beberapa kali pemain depan Persedikab Kediri mampu mengecoh pemain belakang Persibo. Namun, kiper Persibo Dio Rahmatullah mampu menyelamatkan gawangnya. Sebaliknya, berulang kali Persibo mendapat kesempatan emas di depan gawang lawan. Sayang, tak ada satupun berbuah gol. Hingga peluit panjang ditiup wasit, kedudukan tetap sama.         

Baca Juga :  Suporter Desak Manajemen Evaluasi Total

Pelatih Persibo Jordi Kartiko mengatakan, meski hanya berbagi poin, para pemain sudah bermain optimal. Sebab, semua strategi mampu dimainkan dengan baik. Hanya, dia tidak memungkiri jika mentalitas para pemain Persibo masih rendah karena mayoritas pemain baru. Diseleksi baru beberapa bulan. Sehingga maklum jika minder saat dilihat banyak penonton. Di sisi lain, para pemain Persedikab Kediri hasil seleksi lama dengan komposisi sudah matang. 

“Mereka hasil seleksi lama. Kita seleksi baru. Apapun hasilnya, kita sangat apresiasi dengan para pemain,” kata Jordi. 

Selain mental bermain yang kurang matang, salah satu kelemahan Persibo pada finishing touch. Banyak kesempatan emas didapat Persibo tapi belum bisa jadi gol. Padahal, tinggal berhadapan dengan kiper saja. Pemain masih terlalu terburu-buru dalam mengambil tindakan. Kondisi itu memicu tidak akuratnya tendangan dilesatkan. 

Baca Juga :  Semangat Latihan Melawan Persis Solo

Pelatih Persedikab Kediri Bambang Sudrajat mengatakan, jika permainan kedua tim sama-sama bagus. Hanya, faktor hujan memang membuat bola sulit dikontrol. Sehingga, beberapa kesempatan didapat Persedikab tidak mampu dimaksimalkan menjadi sebuah gol. Terlepas dari itu, Persedikab bermain cukup percaya diri. Bahkan mampu mendominasi serangan.  “Kita bermain bagus, bahkan mampu mendominasi serangan,” ungkap dia. 

Sementara itu, CEO Persibo Abdulloh Umar mengatakan, hasil seri memang wajar didapat karena ini laga resmi perdana yang diikuti para pemain. Terlepas dari itu, hujan juga menyebabkan bola sulit dibawa pemain. Sehingga, Persibo belum bisa membawa 3 poin kemenangan. 

Namun, terlepas dari itu semua,  hasil seri sudah cukup bagus. Satu poin, kata dia, sudah menjadi modal bagus untuk menghadapi laga kedua.  “Ini laga resmi pertama, jadi banyak pemain belum bisa bermain lepas,” pungkas dia.

BOJONEGORO – Persibo Bojonegoro hanya mampu berbagi 1 poin dalam laga perdana melawan Persedikab Kediri di Stadion Letjend H. Soedirman Minggu (1/4). Laga digelar di bawah hujan deras itu, berakhir dengan skor 1-1. Banyaknya pemain muda masih demam panggung ditengarai membuat Persibo kurang lepas dalam bermain. 

Persedikab Kediri membobol gawang Persibo pada menit ke-13 melalui sontekan pemain nomor punggung 28, Putra Maulana. Kebobolan di menit-menit awal membuat mental para pemain Persibo sempat down. Untungnya, beberapa menit sebelum babak pertama usai, tepatnya menit 34, striker Persibo bernomor punggung 7, Hasan Basri, mampu menyamakan kedudukan. babak pertama usai dengan skor 1-1. 

Pada babak kedua, para pemain bermain di bawah guyuran hujan deras. Kedua tim saling jual beli serangan. Beberapa kali pemain depan Persedikab Kediri mampu mengecoh pemain belakang Persibo. Namun, kiper Persibo Dio Rahmatullah mampu menyelamatkan gawangnya. Sebaliknya, berulang kali Persibo mendapat kesempatan emas di depan gawang lawan. Sayang, tak ada satupun berbuah gol. Hingga peluit panjang ditiup wasit, kedudukan tetap sama.         

Baca Juga :  Seri Melawan Persik, Persela Rugi Besar

Pelatih Persibo Jordi Kartiko mengatakan, meski hanya berbagi poin, para pemain sudah bermain optimal. Sebab, semua strategi mampu dimainkan dengan baik. Hanya, dia tidak memungkiri jika mentalitas para pemain Persibo masih rendah karena mayoritas pemain baru. Diseleksi baru beberapa bulan. Sehingga maklum jika minder saat dilihat banyak penonton. Di sisi lain, para pemain Persedikab Kediri hasil seleksi lama dengan komposisi sudah matang. 

“Mereka hasil seleksi lama. Kita seleksi baru. Apapun hasilnya, kita sangat apresiasi dengan para pemain,” kata Jordi. 

Selain mental bermain yang kurang matang, salah satu kelemahan Persibo pada finishing touch. Banyak kesempatan emas didapat Persibo tapi belum bisa jadi gol. Padahal, tinggal berhadapan dengan kiper saja. Pemain masih terlalu terburu-buru dalam mengambil tindakan. Kondisi itu memicu tidak akuratnya tendangan dilesatkan. 

Baca Juga :  Kuncinya Kebugaran Pemain

Pelatih Persedikab Kediri Bambang Sudrajat mengatakan, jika permainan kedua tim sama-sama bagus. Hanya, faktor hujan memang membuat bola sulit dikontrol. Sehingga, beberapa kesempatan didapat Persedikab tidak mampu dimaksimalkan menjadi sebuah gol. Terlepas dari itu, Persedikab bermain cukup percaya diri. Bahkan mampu mendominasi serangan.  “Kita bermain bagus, bahkan mampu mendominasi serangan,” ungkap dia. 

Sementara itu, CEO Persibo Abdulloh Umar mengatakan, hasil seri memang wajar didapat karena ini laga resmi perdana yang diikuti para pemain. Terlepas dari itu, hujan juga menyebabkan bola sulit dibawa pemain. Sehingga, Persibo belum bisa membawa 3 poin kemenangan. 

Namun, terlepas dari itu semua,  hasil seri sudah cukup bagus. Satu poin, kata dia, sudah menjadi modal bagus untuk menghadapi laga kedua.  “Ini laga resmi pertama, jadi banyak pemain belum bisa bermain lepas,” pungkas dia.

Artikel Terkait

Most Read

Dampak Banjir, Harga Gabah Anjlok

Pasar Bisa Ditempati Januari 

Paling Berat Posisi Flank

Artikel Terbaru


/