alexametrics
30.7 C
Bojonegoro
Monday, May 16, 2022

Desak Manajemen Persibo Susun Rencana Konkret

BOJONEGORO – Langkah demi langkah Manajemen Persibo dikawal secara intensif. Sebab kalangan suporter tim berjuluk Laskar Angling Darma itu tidak mau tim kesayangannya gagal lagi tahun ini.

Menurut koordinator elemen suporter Boromania, Arif Bondet, manajemen Persibo harus segera menyusun rencana kerja yang konkret. Tidak bisa ditunda-tunda, karena pembinaan tim yang solid tidak mungkin dikerjakan dalam waktu singkat.

“Manajemen Persibo harus berbenah total dan segera menyusun rencana kerja konkret. Selain itu kami juga berharap ada bantuan dari bupati untuk menghidupkan Persibo yang menjadi kebanggaan bersama,” tegasnya kemarin (1/3).

Meskipun saat ini Persibo di bawah naungan PT Semangat Bojonegoro Jaya (SBJ), suporter masih mengharapkan dan menagih janji kepada bupati yang katanya ngayomi dan ngopeni.

Baca Juga :  Panpel Persela Siapkan 10.000 Tiket

Karena, bagi para suporter, kinerja manajemen selama dua musim lalu juga tidak bisa diandalkan sepenuhnya. Sehingga, Persibo hingga kini masih tersungkur di Liga 3.

“Persibo diangkat bersama-sama dan kami masih ingin bertemu bupati untuk lakukan audiensi terkait nasib Persibo,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dinpora) Bojonegoro Dandi Suprayitno menegaskan, manajemen Persibo harus berusaha lebih ekstra lagi untuk menghidupkan Persibo. Karena yang namanya klub profesional itu mandiri. Tapi saat ini harus diakui manajemen Persibo sedang kolaps. Jadi harus dimulai sejak dini untuk memikirkan langkah-langkah konkret demi Persibo.

“Apabila tidak ada upaya yang ekstra berkoordinasi dan berkomunikasi dengan sponsor, tentu Persibo akan kolaps. Harus diakui sekarang Persibo itu kolaps,” katanya.

Namun, kata dia, bupati dalam hal ini akan mendukung penuh Persibo. Setidaknya juga akan membantu mencarikan sponsor untuk Persibo. Karena masyarakat selalu menantikan Persibo. Namun, di sisi lain manajemen Persibo harus segera mempresentasikan rencana kerja, rencana pembinaan, target-target, sekaligus rencana pembiayaan agar bisa dibahas bersama. “Harus segera dibahas bersama bupati, dinpora, maupun Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) terkait rencana kerja secara keseluruhan dari manajemen Persibo,” tuturnya.

Baca Juga :  Teco Tak Mau Kehilangan Bola¬†

Sementara, Sekretaris Persibo Sally Atyasasmi mengatakan, secepatnya akan bertemu dengan Abdulloh Umar selaku chief excecutive officer (CEO) untuk membahas rencana kerja Persibo. Ia mengaku belum bisa berkomentar banyak terkait rencana kerja Persibo. Namun, harapannya tentu ke depan akan memberikan yang terbaik bagi Persibo.

“Saya belum bisa omong banyak, karena saya juga belum dengan Pak Umar, jadi sesegera mungkin kami akan membuat rencana kerja dan rencana pembiayaannya,” pungkasnya.

BOJONEGORO – Langkah demi langkah Manajemen Persibo dikawal secara intensif. Sebab kalangan suporter tim berjuluk Laskar Angling Darma itu tidak mau tim kesayangannya gagal lagi tahun ini.

Menurut koordinator elemen suporter Boromania, Arif Bondet, manajemen Persibo harus segera menyusun rencana kerja yang konkret. Tidak bisa ditunda-tunda, karena pembinaan tim yang solid tidak mungkin dikerjakan dalam waktu singkat.

“Manajemen Persibo harus berbenah total dan segera menyusun rencana kerja konkret. Selain itu kami juga berharap ada bantuan dari bupati untuk menghidupkan Persibo yang menjadi kebanggaan bersama,” tegasnya kemarin (1/3).

Meskipun saat ini Persibo di bawah naungan PT Semangat Bojonegoro Jaya (SBJ), suporter masih mengharapkan dan menagih janji kepada bupati yang katanya ngayomi dan ngopeni.

Baca Juga :  Bekuk Persekabpas 2-0, Pintu Liga 2 Terbuka

Karena, bagi para suporter, kinerja manajemen selama dua musim lalu juga tidak bisa diandalkan sepenuhnya. Sehingga, Persibo hingga kini masih tersungkur di Liga 3.

“Persibo diangkat bersama-sama dan kami masih ingin bertemu bupati untuk lakukan audiensi terkait nasib Persibo,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dinpora) Bojonegoro Dandi Suprayitno menegaskan, manajemen Persibo harus berusaha lebih ekstra lagi untuk menghidupkan Persibo. Karena yang namanya klub profesional itu mandiri. Tapi saat ini harus diakui manajemen Persibo sedang kolaps. Jadi harus dimulai sejak dini untuk memikirkan langkah-langkah konkret demi Persibo.

“Apabila tidak ada upaya yang ekstra berkoordinasi dan berkomunikasi dengan sponsor, tentu Persibo akan kolaps. Harus diakui sekarang Persibo itu kolaps,” katanya.

Namun, kata dia, bupati dalam hal ini akan mendukung penuh Persibo. Setidaknya juga akan membantu mencarikan sponsor untuk Persibo. Karena masyarakat selalu menantikan Persibo. Namun, di sisi lain manajemen Persibo harus segera mempresentasikan rencana kerja, rencana pembinaan, target-target, sekaligus rencana pembiayaan agar bisa dibahas bersama. “Harus segera dibahas bersama bupati, dinpora, maupun Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) terkait rencana kerja secara keseluruhan dari manajemen Persibo,” tuturnya.

Baca Juga :  Polri Tak Keluarkan Izin, Liga 1 Ditunda Lagi Sebulan

Sementara, Sekretaris Persibo Sally Atyasasmi mengatakan, secepatnya akan bertemu dengan Abdulloh Umar selaku chief excecutive officer (CEO) untuk membahas rencana kerja Persibo. Ia mengaku belum bisa berkomentar banyak terkait rencana kerja Persibo. Namun, harapannya tentu ke depan akan memberikan yang terbaik bagi Persibo.

“Saya belum bisa omong banyak, karena saya juga belum dengan Pak Umar, jadi sesegera mungkin kami akan membuat rencana kerja dan rencana pembiayaannya,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/