alexametrics
23.6 C
Bojonegoro
Friday, May 27, 2022

Persibo 2 v Blitar United 4 : Kalah Dengan Kepala Tegak

KEDIRI – Persibo Bojonegoro tetap menatap babak 32 nasional Liga 3 dengan tegak. Kalah 2-4 melalui adu penalti di laga final tadi malam (30/9) di Stadion Brawijaya, Kediri, menjadi pelajaran menghadapi tim-tim di babak berikutnya.

Drama adu penalti terpaksa dilakukan, setelah Persibo melawan Blitar United ini sama-sama bermain ngeyel.

Adu penalti terpaksa dilakukan setelah laga hingga perpanjangan waktu 2×15 menit, skor tetap 1-1.

Hasil adu penalti, Persibo kalah 3-1. Dari empat eksekutor Persibo, hanya Wirdan Jaka yang sukses melesakkan gol.

Sedangkan, Blitar United berhasil melesakkan tiga gol. ‘’Yang jelas, kita sudah lolos 32 nasional. Kita pastikan siap menghadapi 32 nasional,” kata Chief Executive Officer (CEO) Persibo Abdullah Umar.

Namun, hingga saat ini manajemen belum mendapat kabar apapun perihal babak 32 nasional. Namun dia yakin Persibo mampu menghadapi babak saringan menuju Liga 2 itu dengan optimistis.

Alasannya jelas, kata Umar, ketika menjalani Liga 3 Zona Jatim yang notabene dihuni klub kuat dengan 41 klub saja, Persibo bisa menembus final.

Baca Juga :  Cukur Persemag 8-0, Main Bersih Tanpa Kartu

‘’Tentu kualitas tim di babak 32 nasional lebih bagus. Karena perwakilan di masing-masing provinsi. Namun Persibo juga sudah siap bersaing,” tegasnya.

Bendahara Persibo Sally Atyasasmi membenarkan, sampai saat ini belum mendapat kabar apapun perihal regulasi babak 32 nasional.

‘’Belum ada email dari asprov (asosiasi provinsi) PSSI. Regulasi dan jadwal belum kita terima,” ujarnya yang yakni Persibo lolos Liga 2 tahun depan.

Sejak awal kick off, kedua tim saling jual beli serangan. Blitar United kerap melakukan serangan berbahaya. Menit ke 43, pemain belakang Persibo sempat melanggar di dalam kotak penalti.

Wasit pun mengganjar penalti. Skor 0-1 untuk kemenangan Blitar United. Skor ini menutup babak pertama. 

Babak kedua, Persibo berambisi mempertajam serangan sejak menit awal. Hasilnya memuaskan. Persisnya menit 46, sepakan cantik Angga Pratama dari dalam kotak penalti menyamakan skor menjadi 1-1.

Usai menyamakan kedudukan, Persibo terus melancarkan serangan ke jantung pertahanan Blitar United. 

Baca Juga :  Terkesan Fanatisme Suporter dan Rasa Kekeluargaan Tim

Pertandingan semakin panas. Serangan dilancarkan Persibo kerap membuat panik pemain Blitar United. Kondisi itu memicu sejumlah pelanggaran dilakukan Blitar United demi mengamankan gawangnya. 

Baik Persibo dan Blitar United kerap menciptakan peluang gol. Sayang, belum ada yang berhasil. Hingga 90 menit waktu normal, skor tetap 1-1. Untuk memunculkan pemenang, laga diperpanjang dengan waktu 2×15 menit. 

Namun, permaian dua tim berbeda di kala waktu normal. Para pemain mulai terlihat kelelahan.

Namun, passing-passing pendek dilakukan pemain tengah dua kubu tetap mendebarkan ribuan pasang mata di Stadion Brawijaya, Kediri. 15 menit pertama tidak menghasilkan gol. 

Babak kedua perpanjangan waktu, variasi berbagai serangan dari kedua tim mulai dikeluarkan. Sejumlah pemain belakang mulai maju ke depan untuk memicu momentum terjadinya gol.

Di menit-menit akhir perpanjangan waktu 15 menit kedua, berbagai kesempatan gol belum juga tercipta. Adu tendangan penalti menjadi penentu.

KEDIRI – Persibo Bojonegoro tetap menatap babak 32 nasional Liga 3 dengan tegak. Kalah 2-4 melalui adu penalti di laga final tadi malam (30/9) di Stadion Brawijaya, Kediri, menjadi pelajaran menghadapi tim-tim di babak berikutnya.

Drama adu penalti terpaksa dilakukan, setelah Persibo melawan Blitar United ini sama-sama bermain ngeyel.

Adu penalti terpaksa dilakukan setelah laga hingga perpanjangan waktu 2×15 menit, skor tetap 1-1.

Hasil adu penalti, Persibo kalah 3-1. Dari empat eksekutor Persibo, hanya Wirdan Jaka yang sukses melesakkan gol.

Sedangkan, Blitar United berhasil melesakkan tiga gol. ‘’Yang jelas, kita sudah lolos 32 nasional. Kita pastikan siap menghadapi 32 nasional,” kata Chief Executive Officer (CEO) Persibo Abdullah Umar.

Namun, hingga saat ini manajemen belum mendapat kabar apapun perihal babak 32 nasional. Namun dia yakin Persibo mampu menghadapi babak saringan menuju Liga 2 itu dengan optimistis.

Alasannya jelas, kata Umar, ketika menjalani Liga 3 Zona Jatim yang notabene dihuni klub kuat dengan 41 klub saja, Persibo bisa menembus final.

Baca Juga :  Ada Riwayat Cedera, Pasti Gugur

‘’Tentu kualitas tim di babak 32 nasional lebih bagus. Karena perwakilan di masing-masing provinsi. Namun Persibo juga sudah siap bersaing,” tegasnya.

Bendahara Persibo Sally Atyasasmi membenarkan, sampai saat ini belum mendapat kabar apapun perihal regulasi babak 32 nasional.

‘’Belum ada email dari asprov (asosiasi provinsi) PSSI. Regulasi dan jadwal belum kita terima,” ujarnya yang yakni Persibo lolos Liga 2 tahun depan.

Sejak awal kick off, kedua tim saling jual beli serangan. Blitar United kerap melakukan serangan berbahaya. Menit ke 43, pemain belakang Persibo sempat melanggar di dalam kotak penalti.

Wasit pun mengganjar penalti. Skor 0-1 untuk kemenangan Blitar United. Skor ini menutup babak pertama. 

Babak kedua, Persibo berambisi mempertajam serangan sejak menit awal. Hasilnya memuaskan. Persisnya menit 46, sepakan cantik Angga Pratama dari dalam kotak penalti menyamakan skor menjadi 1-1.

Usai menyamakan kedudukan, Persibo terus melancarkan serangan ke jantung pertahanan Blitar United. 

Baca Juga :  Gelandang Bertahan Asal Uzbekistan, Ini Pendapat Aji Santoso¬†

Pertandingan semakin panas. Serangan dilancarkan Persibo kerap membuat panik pemain Blitar United. Kondisi itu memicu sejumlah pelanggaran dilakukan Blitar United demi mengamankan gawangnya. 

Baik Persibo dan Blitar United kerap menciptakan peluang gol. Sayang, belum ada yang berhasil. Hingga 90 menit waktu normal, skor tetap 1-1. Untuk memunculkan pemenang, laga diperpanjang dengan waktu 2×15 menit. 

Namun, permaian dua tim berbeda di kala waktu normal. Para pemain mulai terlihat kelelahan.

Namun, passing-passing pendek dilakukan pemain tengah dua kubu tetap mendebarkan ribuan pasang mata di Stadion Brawijaya, Kediri. 15 menit pertama tidak menghasilkan gol. 

Babak kedua perpanjangan waktu, variasi berbagai serangan dari kedua tim mulai dikeluarkan. Sejumlah pemain belakang mulai maju ke depan untuk memicu momentum terjadinya gol.

Di menit-menit akhir perpanjangan waktu 15 menit kedua, berbagai kesempatan gol belum juga tercipta. Adu tendangan penalti menjadi penentu.

Artikel Terkait

Most Read

Curigai Reseller Main Sendiri

BPR Lelet Sumbang PAD

10 Puskesmas Belum Rawat Inap

Artikel Terbaru


/