alexametrics
22.5 C
Bojonegoro
Wednesday, June 29, 2022

Skuad Persela Sepakat Tak Saling Menyalahkan

LAMONGAN, Radar Lamongan – Dwi Kuswanto beruntung. Meski menjadi biang kegagalan Persela meraih poin penuh saat melawan Borneo FC, sekaligus terancam sanksi dan denda berlipat, namun pemain berposisi kiper tersebut  tidak mendapat sanksi dari manajemen Laskar Joko Tingkir.

Manajer Persela Edy Yunan Achmadi memastikan tak ada sanksi yang diberikan manajemen terhadap Dwi Kus. Dengan alasan, pemain asal Tuban itu  sudah mendapat banyak sanksi. 

’’Dwi Kus pasti kena hukuman dari Komdis (PSSI). Dia juga menerima sanksi moral. Jadi yang dihadapi Dwi Kus saat ini sudah cukup berat,’’ ucap pria yang juga menjabat sebagai Kabag Pembangunan Pemkab Lamongan tersebut kemarin (31/7). 

Menurut Yunan, terpenting saat ini menjaga kondusitivitas internal tim Persela. Sehingga tidak terpengaruh insiden sebelumnya. Sehingga kekompakan dan kebersamaan yang sudah terbangun tidak berubah, akibat kejadian sebelumnya. Selain itu, perjalanan kompetisi masih cukup panjang. ’’Kami percayakan kepada tim pelatih. Saya yakin tim pelatih bisa membawa suasana pada tim ini agar tetap kondusif,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Pencuri Rokok Bekeliaran, Sudah Tiga Minimarket Kebobolan

’’Ini sebagai pembelajaran, tidak hanya bagi Dwi Kus dan pemain Persela, tapi untuk seluruh pemain yang bermain di Liga 1,’’ tambahnya.

Sementara itu, penggawa Persela berangkat ke Lampung, pagi ini (1/7). Sesuai jadwal, Laskar Joko Tingkir bakal menantang Perseru Badak Lampung FC, Sabtu (3/7) mendatang di Stadion Sumpah Pemuda. 

Kapten Persela Eky Taufik Febriyanto mengajak seluruh rekan-rekannya untuk melupakan insiden menghadapi Borneo FC sebelumnya. ’’Saya dan teman-teman sudah melupakan yang kemarin, dan lebih fokus menghadapi pertandingan selanjutnya,’’ tutur Eky kepada Jawa Pos Radar Lamongan kemarin (31/7).

Di laga sebelumnya, Persela ditahan imbang Borneo FC dengan skor 2-2. Padahal kemenangan sudah di depan mata tim berkaus kebesaran biru muda itu.  

Baca Juga :  Jadwalkan Seleksi Pemain Persela Lamongan Pekan DepanĀ 

Eky menilai gol pertama Borneo FC dari miskomunikasi antarpemain. Yang paling disayangkan gol kedua. Dwi Kus menanduk Wahyu Hamisi di menit akhir, yang membuat Wawan Rapiko memberikan penalti bagi Borneo FC. Sehingga tim berjuluk Pesut Etam tersebut berhasil menyamakan kedudukan.

’’Sekarang kita tidak perlu saling menyalahkan. Terpenting adalah bagaimana mendapatkan poin di kandang Badak Lampung FC nanti,’’ ujar bek sayap 28 tahun tersebut.

LAMONGAN, Radar Lamongan – Dwi Kuswanto beruntung. Meski menjadi biang kegagalan Persela meraih poin penuh saat melawan Borneo FC, sekaligus terancam sanksi dan denda berlipat, namun pemain berposisi kiper tersebut  tidak mendapat sanksi dari manajemen Laskar Joko Tingkir.

Manajer Persela Edy Yunan Achmadi memastikan tak ada sanksi yang diberikan manajemen terhadap Dwi Kus. Dengan alasan, pemain asal Tuban itu  sudah mendapat banyak sanksi. 

’’Dwi Kus pasti kena hukuman dari Komdis (PSSI). Dia juga menerima sanksi moral. Jadi yang dihadapi Dwi Kus saat ini sudah cukup berat,’’ ucap pria yang juga menjabat sebagai Kabag Pembangunan Pemkab Lamongan tersebut kemarin (31/7). 

Menurut Yunan, terpenting saat ini menjaga kondusitivitas internal tim Persela. Sehingga tidak terpengaruh insiden sebelumnya. Sehingga kekompakan dan kebersamaan yang sudah terbangun tidak berubah, akibat kejadian sebelumnya. Selain itu, perjalanan kompetisi masih cukup panjang. ’’Kami percayakan kepada tim pelatih. Saya yakin tim pelatih bisa membawa suasana pada tim ini agar tetap kondusif,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Acuannya Jarak Rumah

’’Ini sebagai pembelajaran, tidak hanya bagi Dwi Kus dan pemain Persela, tapi untuk seluruh pemain yang bermain di Liga 1,’’ tambahnya.

Sementara itu, penggawa Persela berangkat ke Lampung, pagi ini (1/7). Sesuai jadwal, Laskar Joko Tingkir bakal menantang Perseru Badak Lampung FC, Sabtu (3/7) mendatang di Stadion Sumpah Pemuda. 

Kapten Persela Eky Taufik Febriyanto mengajak seluruh rekan-rekannya untuk melupakan insiden menghadapi Borneo FC sebelumnya. ’’Saya dan teman-teman sudah melupakan yang kemarin, dan lebih fokus menghadapi pertandingan selanjutnya,’’ tutur Eky kepada Jawa Pos Radar Lamongan kemarin (31/7).

Di laga sebelumnya, Persela ditahan imbang Borneo FC dengan skor 2-2. Padahal kemenangan sudah di depan mata tim berkaus kebesaran biru muda itu.  

Baca Juga :  Tunggu setelah Sepuluh Laga

Eky menilai gol pertama Borneo FC dari miskomunikasi antarpemain. Yang paling disayangkan gol kedua. Dwi Kus menanduk Wahyu Hamisi di menit akhir, yang membuat Wawan Rapiko memberikan penalti bagi Borneo FC. Sehingga tim berjuluk Pesut Etam tersebut berhasil menyamakan kedudukan.

’’Sekarang kita tidak perlu saling menyalahkan. Terpenting adalah bagaimana mendapatkan poin di kandang Badak Lampung FC nanti,’’ ujar bek sayap 28 tahun tersebut.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/