Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Katam, Senang Main dengan Cucu

Y
Penulis: Yuan Edo Ramadhana❯

 

Katam. (IST/RADAR BOJONEGORO)
Katam. (IST/RADAR BOJONEGORO)

MENGEMBAN amanah sebagai pemimpin membuat sosok Katam, Kepala Desa (Kades) Bondol, Kecamatan Ngambon satu ini semakin sadar tanggung jawab terutama bagi warganya. Meski tinggal lama di Surabaya.


Advertisement

’’Saya asli Kecamatan Ngambon. Tapi, lama di Surabaya,” kata pria 56 tahun itu. Dia mengungkapkan, di sela kesibukannya menjabat amanah sebagai pemimpin tidak membuat lengah. Bahkan, tetap sering menikmati waktu luang dan melakukan aktivitas sehari-hari.

Seperti bertani hingga bermain dengan cucu. ’’Kegiatan lainnya bertani, momong cucu, juga off road,” ucapnya. Namun, disayangkan, kata dia, untuk hobi off road atau kegiatan melintasi medan tidak rata sudah ditinggal sejak lama.

Saat ini, lebih fokus bertani dan menikmati waktu bersama keluarga terutama cucu. ‘’Cucu ada satu. Di sela kesibukan menyempatkan waktu main dengan cucu. Senang rasanya,” tuturnya.

Advertisement

Kalau bertani, tambah dia, sudah dilakukan sejak lama. Sebagian lahan warisan orang tua dan usaha mandiri. ’’Padi dan jagung tanamannya,” imbuh dia. (yna/bgs)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Sebanyak 345 KDKMP di Bojonegoro Belum Beroperasi

Sebanyak 345 KDKMP di Bojonegoro Belum Beroperasi

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Dindagkopum) Bojonegoro Moh. Akhmadi menyebut, 85 koperasi itu merupakan KDKMP yang diresmikan di Nganjuk pada 16 Mei lalu.

Semua Kecamatan di Blora Rata Digilir Padam

Semua Kecamatan di Blora Rata Digilir Padam

Manajer PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Blora Wardoyo memastikan, tak ada wilayah yang luput dari jadwal pemadaman. “Setiap kecamatan pasti kena,” ujarnya.

Rumah Sakit di Persimpangan: Menavigasi Ketidakpastian Menuju Ketangguhan

Rumah Sakit di Persimpangan: Menavigasi Ketidakpastian Menuju Ketangguhan

Di persimpangan yang penuh tekanan ini, rumah sakit Indonesia membutuhkan pemimpin yang tidak hanya adaptif dan visioner, tetapi juga cukup berani untuk tetap optimis, cukup rendah hati untuk terus belajar

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer