Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Muhammad Sholichin, Hobi Memelihara Burung

Y
Penulis: Yuan Edo Ramadhana❯

 

MUHAMMAD SHOLICHIN
MUHAMMAD SHOLICHIN

 


Advertisement

KICAUAN burung di setiap pagi menjadi semangat Muhammad Sholichin memulai harinya. Bahkan, kicauan burung tersebut telah menjadi alarm alami yang rutin berbunyi sejak sebelum Subuh.

Hal ini menjadi kebahagiaan tersendiri bagi Kepala SMPN Kasiman tersebut. Terlebih, ketika hari Minggu, ia bisa mendengar kicauan burung dari sebelum subuh hingga sekitar pukul 7 hingga 8 pagi.

Advertisement

Berbeda dengan weekday, ia hanya bisa mendengarkan kicauan burung tercinta saat sebelum subuh. ’’Sebelum subuh sudah ngebangunin kami, menjadi alarm. Ngoceh-nya paling banyak ketika matahari sudah terbit. Jadi, paling senang kalau hari minggu,” ujarnya.

Pria asal Kecamatan Ngraho tersebut mulai memelihara burung sejak dua tahun terakhir. Kini, ia sudah memiliki dua ekor burung murai, jalak dua ekor, kenari dua ekor, dan burung kacer satu ekor. ’’Paling suka burung murai, karena suaranya bagus dan harga pasarnya bagus,” tambahnya. (ewi/bgs)

 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Sebanyak 345 KDKMP di Bojonegoro Belum Beroperasi

Sebanyak 345 KDKMP di Bojonegoro Belum Beroperasi

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Dindagkopum) Bojonegoro Moh. Akhmadi menyebut, 85 koperasi itu merupakan KDKMP yang diresmikan di Nganjuk pada 16 Mei lalu.

Semua Kecamatan di Blora Rata Digilir Padam

Semua Kecamatan di Blora Rata Digilir Padam

Manajer PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Blora Wardoyo memastikan, tak ada wilayah yang luput dari jadwal pemadaman. “Setiap kecamatan pasti kena,” ujarnya.

Warga Ditangkap karena Mengambil Kayu Dua Batang di Hutan, Istri Sulit Memenuhi Kebutuhan Ekonomi

Warga Ditangkap karena Mengambil Kayu Dua Batang di Hutan, Istri Sulit Memenuhi Kebutuhan Ekonomi

Suniti, 35, istri Suginanto, warga yang ditahan polisi tak memiliki pemasukan ekonomi lagi. Untuk memenuhi kebutuhan setaiap hari, terpaksa utang.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer