
LAMONGAN, Radar Lamongan -Selain momong cucu, Joko Nursiyanto, S.H., M.H memelihara ayam dan burung merpati di rumah. Dia juga menanam bunga dan kelapa hibrida di belakang rumah.
‘’Ini merawat ayam yang baru netas, ada ayam semi Bangkok, kedua ayam ekor lidi,’’ ujar Plt Kepala Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Lamongan itu.
Joko mengenang sejak kecil memelihara ayam. Hasil penjualan telur dari memelihara ayam itu digunakan biaya sekolah. Joko harus berjuang untuk menempuh pendidikan karena kondisi keluarganya. Bapaknya meninggal saat ibunya mengandung tujuh bulan dirinya. Joko menjadi anak ke-13 dari 13 bersaudara.
‘’Dari memelihara unggas, bisa jual telur ayamnya, bahkan ada hajatan atau selametan pakai ayam sendiri, sampai sekarang jadi suka,’’ kenang Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Pemkab Lamongan.
Saat ini, di rumahnya ada 20 ekor ayam semi Bangkok, 50 ekor merpati biasa, serta 20 ekor merpati kipas dan pos. ‘’Cara perawatan, tiap pagi habis salat subuh, mengaji, kemudian memberi makan ayam, burung,’’ kata pria yang juga menjabat ketua KPRI Setia Praja Lamongan.
Joko ingin memelihara jenis unggas lainnya. ‘’Seumpama nanti persiapan pensiun, saya ingin memelihara unggas sebanyak-banyaknya,’’ ujar bapak tiga anak ini.
Di lingkungan PMI Lamongan, Joko dikenal pendonor darah aktif. Dia sudah 109 kali donor darah. ‘’Setetes darah kita harapan hidup orang lain,’’ kata laki-laki 55 tahun ini. (sip/yan)
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!





